Ketua Badko HMI Sumut Mengaku Diteror Usai Bahas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Senin, 30 Mar 2026
- visibility 94
- print Cetak

Yusril Mahendra Butar Butar, Ketua Umum Badko HMI Sumatera Utara, menyampaikan keterangan terkait dugaan teror dan intimidasi yang diterimanya usai menggelar forum diskusi kasus penyiraman air keras terhadap aktivis.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com – Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sumatera Utara (Badko HMI Sumut), Yusril Mahendra Butar Butar, mengaku menerima teror dan intimidasi dari pihak tak dikenal.
Teror tersebut terjadi usai dirinya menggelar forum diskusi terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andri Yunus.
Dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/3/2026), Yusril mengungkapkan bahwa ancaman disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp. Pesan tersebut berisi intimidasi serta permintaan agar kegiatan diskusi yang telah digelar dihapus dari media sosial.
“Teror dilakukan oleh pihak tak dikenal melalui pesan WhatsApp, yang berisi ancaman serta upaya intimidasi agar kegiatan diskusi tersebut dihapus dari media sosial,” ujar Yusril.
Ia menjelaskan, pelaku meminta agar video diskusi yang telah diunggah di platform Instagram dan TikTok segera dihapus. Tak hanya itu, pelaku juga mengklaim mengetahui keberadaan keluarga serta aktivitas pribadi Yusril, yang dinilai sebagai bentuk ancaman serius.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar