Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Petuah yang Disangka Mantra

  • account_circle Suaib Prawono
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • visibility 535
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Saya masih ingat betul suasana Kongres Kedua Rakyat Mandar di Assamalebuang, Majene, sekitar tahun 2002 silam. Di tengah ruangan yang hening, budayawan Mandar; Muis Mandra yang kala itu tampil sebagai pembicara menyampaikan sebuah pasang (petuah).

Dengan suara yang menggelegar, ia melafalkan petuah leluhur Mandar yang terdengar begitu sakral hingga membuat para peserta terpesona. Petuah itu berbunyi: ‘Alawe membolong di nawang, nawang membolong di alawe. Alawe membolong di akkeadang, akkeadang membolong di alawe. Alawe membolong di atauang, atauang membolong di alawe’.”

Usai melafalkan petua tersebut, tiba-tiba, salah seorang peserta berteriak lantang: “Kun payakun!”. Suasana yang semula hening seketika pecah menjadi riuh; tawa bersahutan, sementara sebagian lain memilih terdiam.

Saya sendiri merasa geli, sekaligus penasaran. Apa benar petuah itu sebuah mantra alam yang sakral?

Muis Manra kemudian menjelaskan: bukan. Itu hanyalah petuah yang lazim terdengar dalam tradisi bertutur masyarakat Mandar. Namun, sebagian orang menganggapnya sakral, karena bahasanya memang klasik, sarat nuansa mistik, dan tak jarang membuat bulu kuduk berdiri.

Pesan Filosofis di Balik Petuah

Jika diterjemahkan secara bebas, petuah itu kira-kira bermakna; “manusia adalah bagian dari alam, dan alam adalah bagian dari manusia. Manusia adalah bagian dari adat, dan adat adalah bagian dari manusia. Manusia adalah bagian dari dirinya sendiri, dan pribadi manusia adalah bagian dari dirinya”.

  • Penulis: Suaib Prawono

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seratus Tahun NU dan Neo-Postradisionalisme

    Seratus Tahun NU dan Neo-Postradisionalisme

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Pada awal tahun 2000-an, di tubuh Nahdlatul Ulama, muncul satu arus pemikiran penting yang digerakkan terutama oleh anak-anak muda NU di level kultural, yang kemudian dikenal sebagai Postradisionalisme Islam. Gerakan pemikiran ini lahir dan tumbuh dari ruang-ruang intelektual dan kebudayaan yang relatif cair. LKiS di Yogyakarta dan Desantara di Jakarta menjadi dua simpul penting yang […]

  • Etika Lingkungan Diabaikan Karma Ekologi Menerjang

    Etika Lingkungan Diabaikan Karma Ekologi Menerjang

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Hatim Badu Pakuna, S.Ag., M.Ag.
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Setiap pekan, perjalanan pulang kampung terasa istimewa. Hanya sekitar 70 Km dari pusat kota Gorontalo, ke arah barat, persisnya di wilayah Tolangohula. Membutuhkan waktu tempuh sekitar dua jam dengan kecepatan rata-rata 40 km per jam. Jalanan berliku, dengan sensasi turunan dan tanjakan, melewati puluhan desa berkembang memberi kenikmatan tersendiri dalam berkendara. Suami yang memegang kendali, […]

  • Pengelolaan APBD Gorontalo Prioritaskan Agro-maritim

    Pengelolaan APBD Gorontalo Prioritaskan Agro-maritim

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memastikan pelaksanaan APBD 2025 saat ini akan bergerak dinamis. Selain disusun sebelum pelantikan dirinya bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, kondisi fiskal mengalami efisiensi yang membutuhkan penyesuaian di berbagai jenis belanja. “Pengelolaan anggaran tahun ini akan berlangsung dinamis dan penuh penyesuaian. Namun kita tetap optimis untuk mencapai target-target pembangunan secara […]

  • Silaturahmi Kapolres Maros dan Kajari Maros Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum di Kabupaten Maros

    Silaturahmi Kapolres Maros dan Kajari Maros Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum di Kabupaten Maros

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Nulondalo.Com, MAROS – Komitmen memperkuat sinergitas antar Aparat Penegak Hukum (APH) terus dibangun di Kabupaten Maros. Melalui silaturahmi yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Polres Maros dan Kejaksaan Negeri Maros menegaskan komitmen bersama untuk meningkatkan koordinasi dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui […]

  • Rekonsiliasi Langit

    Rekonsiliasi Langit

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 502
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu datang dengan dua jenis laporan keuangan: laporan kas dan laporan ikhlas. Laporan kas bisa kita cek di mobile banking. Laporan ikhlas? Nah, itu yang biasanya belum diaudit. Di sinilah saya menyebut Ramadhan sebagai momentum “rekonsiliasi langit”—proses mencocokkan saldo amal kita dengan catatan Ilahi, sebelum nanti benar-benar diaudit tanpa SP2DK, tanpa tax amnesty, dan […]

  • Nusantara sebagai nafas panjang Peradaban Dunia: Dari Migrasi Purba hingga kemandirian ilmiah

    Nusantara sebagai nafas panjang Peradaban Dunia: Dari Migrasi Purba hingga kemandirian ilmiah

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Zulkifli
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Kepulauan Nusantara adalah sebuah ruang geografis dan kultural yang dibentuk oleh sejarah migrasi manusia yang panjang dan berlapis. Keberagaman etnis, bahasa, dan budaya yang kini menghuni Nusantara tidak dapat dipisahkan dari proses pergerakan nenek moyang manusia yang datang dalam beberapa gelombang migrasi besar. Nusantara adalah tempat dengan temuan manusia purba terbanyak di dunia dan menjadi […]

expand_less