25 SPPG di Gorontalo Ditutup Sementara, Wagub Temukan Banyak Belum Penuhi Standar
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
- visibility 96
- print Cetak

Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di salah satu SPPG untuk memastikan pemenuhan standar sanitasi dan operasional program Makan Bergizi Gratis di Gorontalo. Doc. Humas
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, mengungkapkan sebanyak 25 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Gorontalo ditutup sementara oleh Badan Gizi Nasional.
Penutupan tersebut disebabkan belum terpenuhinya sejumlah persyaratan utama, di antaranya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belum sesuai standar serta belum dimilikinya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Hal itu disampaikan Idah saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPPG di wilayah kabupaten/kota, Rabu (8/4/2026). Ia menegaskan sidak dilakukan untuk memastikan seluruh dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai ketentuan.
“Kami sejak subuh sudah turun langsung untuk mengecek SPPG yang belum memenuhi standar. Dari hasil pemantauan, masih ditemukan beberapa yang belum sesuai,” ujar Idah.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar