Lionel Scaloni Ungkap Alasan Messi Minta Dicadangkan Lawan Yordania: Demi Rekan Setim
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 44
- print Cetak

Lionel Messi merayakan gol tendangan bebas ke gawang Yordania pada laga terakhir Grup J Piala Dunia 2026. Meski memulai pertandingan dari bangku cadangan, kapten Timnas Argentina itu tetap mencatatkan namanya di papan skor dan membantu La Albiceleste meraih kemenangan 3-1. (c) AP Photo/Tony Gutierrez
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com – Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengungkap alasan di balik keputusan mencadangkan Lionel Messi saat menghadapi Yordania pada laga terakhir Grup J Piala Dunia 2026.
Ternyata, keputusan tersebut bukan karena masalah kebugaran, melainkan atas permintaan sang kapten sendiri.
Argentina menutup fase grup dengan kemenangan 3-1 atas Yordania. Dalam pertandingan itu, Messi tidak tampil sebagai starter dan baru dimainkan pada babak kedua.
Meski hanya bermain sebagai pemain pengganti, peraih delapan Ballon d’Or tersebut tetap mampu memberikan kontribusi dengan mencetak satu gol melalui tendangan bebas.
Scaloni menjelaskan bahwa kondisi fisik Messi sebenarnya sangat baik dan siap bermain sejak menit pertama.
Namun, pemain berusia 39 tahun itu memilih memberikan kesempatan kepada rekan-rekannya untuk merasakan atmosfer pertandingan Piala Dunia.
“Messi sebenarnya bisa bermain penuh di pertandingan kemarin dan kembali menambah catatan luar biasanya. Namun, dia meminta untuk memulai laga dari bangku cadangan agar rekan setimnya mendapat kesempatan bermain,” ujar Scaloni.
Menurut pelatih berusia 48 tahun tersebut, sikap Messi menunjukkan bahwa kepentingan tim selalu menjadi prioritas utama dibandingkan pencapaian individu.
Scaloni menilai sang kapten sama sekali tidak terobsesi mengejar berbagai rekor pribadi yang masih mungkin dipecahkan selama turnamen berlangsung.
Fokus utama Messi, kata dia, adalah membawa La Albiceleste melangkah sejauh mungkin dan mempertahankan gelar juara dunia.
“Dia tidak memikirkan rekor-rekor yang sering dibicarakan banyak orang. Itu menunjukkan betapa besar arti Argentina baginya. Yang terpenting bagi Messi adalah kesuksesan tim,” lanjut Scaloni.
Meski hanya tampil sebagai pemain pengganti, Messi kembali memperlihatkan kualitasnya. Gol tendangan bebas yang dicetaknya memastikan Argentina menutup fase grup dengan rekor sempurna sekaligus memperpanjang tren positif mereka di Piala Dunia 2026.
Selanjutnya, Argentina akan menghadapi Cape Verde pada babak 32 besar. La Albiceleste membidik kemenangan untuk mengamankan tempat di babak 16 besar sekaligus menjaga peluang mempertahankan trofi Piala Dunia.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar