IPK 3,95 dan Segudang Prestasi, Rizka Aulia Sabila Selangkah Lagi Menuju Wisuda Universitas Muslim Maros
- account_circle Sakti
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 13
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Nulondalo.Com, MAROS — Perjalanan panjang penuh perjuangan akhirnya mengantarkan Rizka Aulia Sabila pada salah satu titik penting dalam perjalanan akademiknya. Mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Muslim Maros (UMMA), tersebut berhasil menyelesaikan masa studinya dengan capaian membanggakan, yakni Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95.
Momen tersebut terasa semakin istimewa saat Rizka mengikuti kegiatan Yudisium Universitas Muslim Maros, sebagai salah satu tahapan penting sebelum dirinya resmi menyandang gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.).
Di balik angka IPK 3,95 dan sederet penghargaan yang berhasil diraihnya, tersimpan perjalanan yang tidak selalu mudah. Ada lelah, tekanan, tangis, kegagalan, keterbatasan waktu, hingga berbagai tuntutan yang harus dihadapi secara bersamaan antara akademik, organisasi, kegiatan sosial, dan pengembangan diri.
Namun, semua itu justru menjadi bagian dari proses yang membentuk Rizka menjadi sosok yang terus berusaha melangkah dan tidak mudah menyerah.
“Tidak semua proses berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan. Ada banyak hal yang harus dikorbankan, ada rasa lelah dan kecewa, tetapi semua itu menjadi bagian dari perjalanan untuk sampai di titik ini,” menjadi gambaran dari perjuangan yang telah dilaluinya.
Bagi Rizka, pencapaian yudisium bukan sekadar tentang mendapatkan nilai akademik yang tinggi. Lebih dari itu, perjalanan tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, konsistensi, doa, dan keberanian untuk terus mencoba dapat membawa seseorang melewati berbagai rintangan.
Segudang Prestasi di Tengah Perjalanan Akademik
Selain mencatatkan prestasi akademik dengan IPK 3,95, Rizka juga aktif mengembangkan dirinya melalui berbagai ajang kepemudaan, literasi, sosial, hingga kewirausahaan.
Sejumlah prestasi yang berhasil diraihnya antara lain:
1. The Best Ambassador of Duta Literasi Indonesia 2023 Batch 2.
2. Peringkat 2 The Most Social Human.
3. Figur Duta Literasi Indonesia 2023 Batch 2.
4. Duta Generasi Emas Indonesia 2024.
5. Juara 1 Duta Baca Kabupaten Maros Periode 2024–2026.
6. Juara 1 Puteri Duta Anti Narkoba 2024.
7. Pemenang Puteri Entrepreneur 2026.
Deretan pencapaian tersebut menunjukkan bahwa aktivitas Rizka selama menjadi mahasiswa tidak hanya berorientasi pada ruang kelas. Ia juga berusaha mengambil peran di tengah masyarakat dan berbagai komunitas.
Aktif Berorganisasi dan Mengasah Kepemimpinan
Di tengah kesibukannya menyelesaikan perkuliahan, Rizka juga aktif dalam sejumlah organisasi dan komunitas.
Ia tercatat sebagai anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Koordinator Minat dan Bakat English Students Community (ESCO), serta anggota Komunitas IT Maros (KOMIT).
Rizka juga dipercaya mengemban amanah sebagai Koordinator Bidang Pendidikan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).
Berbagai pengalaman tersebut menjadi ruang baginya untuk belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi, tanggung jawab, kerja sama, sekaligus bagaimana menghadapi beragam karakter dan persoalan di lingkungan organisasi.
Pernah Membawa Nama UMMA di PILMAPRES Tingkat Sulsel
Salah satu pengalaman yang turut menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik dan pengembangan dirinya adalah ketika Rizka dipercaya membawa nama Universitas Muslim Maros dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) tingkat Sulawesi Selatan.
Keikutsertaan tersebut menjadi pengalaman berharga. Ia tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama kampus yang menjadi tempatnya menimba ilmu dan mengembangkan potensi.
PILMAPRES menjadi salah satu pembuktian bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga dituntut mampu menunjukkan prestasi, gagasan, kepribadian, kemampuan komunikasi, serta kontribusi bagi lingkungan.
Selangkah Lagi Menuju Wisuda
Kini, setelah melewati berbagai fase perkuliahan, organisasi, kompetisi, dan aktivitas sosial, Rizka telah berada di penghujung perjalanan akademiknya.
Yudisium menjadi tanda bahwa satu tahapan besar telah berhasil dilewati. Tinggal selangkah lagi menuju wisuda dan resmi menyandang gelar S.Pd.
Bagi keluarga dan orang-orang terdekatnya, pencapaian tersebut tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Sebab, mereka turut menjadi saksi bagaimana Rizka menjalani proses panjang hingga akhirnya sampai pada titik tersebut.
Perjalanan Rizka juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan tidak selalu lahir dari jalan yang mudah. Terkadang, seseorang harus melewati banyak kegagalan, rasa lelah, keraguan, bahkan masa-masa ingin menyerah sebelum akhirnya melihat hasil dari perjuangannya.
Dengan capaian IPK 3,95, sederet prestasi, serta pengalaman organisasi dan kepemimpinan yang dimilikinya, Rizka Aulia Sabila kini menatap babak baru dalam kehidupannya.
Insyaallah, selangkah lagi menuju wisuda. Bukan sekadar menutup lembaran perkuliahan, tetapi membuka lembaran baru untuk mengabdikan ilmu, melanjutkan perjuangan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Perjalanan panjang itu akhirnya sampai pada satu titik: dari mahasiswa yang berjuang mengejar mimpi, menuju seorang sarjana yang siap membawa mimpi itu menjadi nyata.
- Penulis: Sakti

Saat ini belum ada komentar