Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Kiai Ahmad Masduki Ajak Nahdliyin Teladani Rasulullah dan Hormati Hasil Muktamar NU ke-35

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • visibility 183
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABUPATEN GORONTALO, NULONDALO.COM – Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Gorontalo, KH Ahmad Masduki Al-Jabalani, mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama (Nahdliyin) untuk meneladani Nabi Muhammad SAW dalam seluruh aspek kehidupan serta menghormati hasil keputusan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.

Ajakan tersebut disampaikan Kiai Ahmad Masduki saat memberikan sambutan dalam kegiatan Ta’dim Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Haul Masyayikh Thoriqoh Naqsabandiyah Kholidiyah Mujaddadiyah dan tasyakuran suksesnya Muktamar NU ke-35.

Kegiatan berlangsung di Pondok Pesantren Sirojuth Tholibin, Sidomukti, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo, Selasa malam (9/9/2026).

Kiai Ahmad Masduki yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Sirojuth Tholibin menekankan pentingnya umat Islam, terutama warga Nahdlatul Ulama, menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan.
Menurutnya, mengikuti keteladanan Rasulullah merupakan jalan untuk memperoleh keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat.

Selain meneladani Rasulullah, ia juga mengingatkan pentingnya warga NU mengikuti jalan para ulama dan masyayikh, para sesepuh, serta guru-guru mulia sebagai bagian dari tradisi dan jalan berjam’iyah di Nahdlatul Ulama.

“Setiap orang NU yang mengikuti thoriqoh jam’iyah Nahdliyah, meneladani para ulama dan masyayikh serta para sesepuh dan guru-guru mulia sebagai jalan atau thoriqah, sangatlah penting dalam ber-NU,” ujar Kiai Ahmad Masduki.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya Haul Masyayikh Thoriqoh Naqsabandiyah Kholidiyah Mujaddadiyah bagi penguatan amaliah Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah.

Menurutnya, Thoriqoh Naqsabandiyah Kholidiyah Mujaddadiyah merupakan salah satu thoriqoh mu’tabarah yang memiliki pengaruh besar terhadap penguatan tradisi dan amaliah warga Nahdlatul Ulama.

“Haul Masyayikh Thoriqoh Naqsabandiyah Kholidiyah Mujaddadiyah ini merupakan haul yang sangat penting karena thoriqoh ini merupakan salah satu thoriqoh mu’tabarah yang menurut NU mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap amaliah Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah,” tegasnya.

Terkait Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang telah berlangsung pada 28–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kiai Ahmad Masduki mengajak seluruh warga Nahdliyin, khususnya di Kabupaten Gorontalo, untuk menghormati seluruh hasil keputusan Muktamar.

Ia berharap seluruh warga NU dapat menerima setiap keputusan dengan hati yang lapang dan mengakhiri berbagai perbedaan pendapat yang muncul di lingkungan organisasi pasca-Muktamar.

“Terkait Muktamar NU, saya mengajak kepada seluruh jamaah Nahdliyin di Kabupaten Gorontalo untuk menghormati seluruh hasil keputusan Muktamar dengan hati lapang dan mengakhiri perbedaan-perbedaan pendapat yang ada di lingkungan NU,” imbau Kiai Ahmad Masduki.

Kegiatan Ta’dim Maulid Nabi tersebut turut dihadiri Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Gorontalo, Ariyanto Mopangga, S.Ag, jajaran pengurus harian PCNU, badan otonom dan lembaga NU, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Rangkaian kegiatan diisi dengan Khithab Iftitah, pembacaan tahlil, Sholawat Diba’, Mahallul Qiyam Marhaban yang diiringi musik hadrah, serta doa bersama.

Usai kegiatan seremonial, acara dilanjutkan dengan silaturahmi dan diskusi lepas seputar perkembangan ke-NU-an di Kabupaten Gorontalo.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Ruang Kelas hingga Laboratorium, Revitalisasi Sekolah Diperkuat di Gorontalo Utara

    Dari Ruang Kelas hingga Laboratorium, Revitalisasi Sekolah Diperkuat di Gorontalo Utara

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 374
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus memperkuat kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meresmikan revitalisasi fasilitas pendidikan di SMK Negeri 4 Gorontalo Utara dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Gorontalo Utara, Rabu (21/1/2025). Peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo Utara Nurjanah Hasan Yusuf serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Sudarman […]

  • Menjelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Maros Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Maccopa Kab Maros

    Menjelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Maros Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Maccopa Kab Maros

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Nulondalo.com.Maros- Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Maros menggelar kegiatan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Maccopa, Jalan Poros Maros-Makassar, Kelurahan Adatongeng, Kecamatan Turikale, Selasa (23/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya dan diikuti Wakapolres Maros Kompol Ahmad Rosma, para pejabat utama Polres Maros, para […]

  • Diskusi Nasional Soroti ‘Paradoks Prabowo’ dan Arah Ekonomi-Politik Bangsa

    Diskusi Nasional Soroti ‘Paradoks Prabowo’ dan Arah Ekonomi-Politik Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, JAKARTA – Sejumlah organisasi masyarakat sipil dan lembaga kepemudaan menggelar Diskusi Nasional bertajuk “Paradoks Indonesia, Paradoks Prabowo: Kemana Arah Ekonomi-Politik Bangsa?” yang berlokasi di Sekretariat PB PMII, Jl. Salemba Tengah, Jakarta Pusat pada Jum’at, 12 Juni 2026. Acara yang dibuka dengan pembacaan Puisi oleh dua orang KOPRI PMII Ciputat terselenggara atas kolaborasi lintas lembaga, […]

  • Di Bawah Bayang-Bayang AI: Percepatan Perubahan dan Tantangan Memahami Dunia yang Kian Tak Terduga

    Di Bawah Bayang-Bayang AI: Percepatan Perubahan dan Tantangan Memahami Dunia yang Kian Tak Terduga

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Jika pada awal tahun 2000-an Yasraf Amir Piliang berbicara tentang pelipatan ruang, waktu, dan tanda oleh media serta teknologi informasi, maka kecerdasan buatan hari ini membawa proses itu ke tingkat yang jauh lebih radikal. Bukan lagi sekadar pelipatan dunia, melainkan pelipatan pengetahuan, kreativitas, imajinasi, bahkan realitas itu sendiri. Kita sedang menyaksikan sebuah fase yang bisa […]

  • Ukasyah bin Mihshan: Sahabat Yang Menuntut Balas Kepada Nabi (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #15)

    Ukasyah bin Mihshan: Sahabat Yang Menuntut Balas Kepada Nabi (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #15)

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Ukasyah bin Mihshan adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad  yang dikenal karena keberanian, kesetiaan, dan kedekatannya dengan Rasulullah dalam berbagai peperangan serta kehidupan sehari-hari. Ia berasal dari suku Bani Asad. Biografi lengkapnya tidak banyak tercatat, tetapi riwayat sejarah menunjukkan bahwa Ukasyah ikut serta dalam berbagai ekspedisi militer penting, termasuk Perang Badr, Uhud, dan Khandaq. Ia dikenal […]

  • Yudi Latif Soroti Sengkarut Pendidikan Nasional: Negara Dinilai Kehilangan Arah Besar Pendidikan

    Yudi Latif Soroti Sengkarut Pendidikan Nasional: Negara Dinilai Kehilangan Arah Besar Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 227
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Cendekiawan dan budayawan Yudi Latif menyoroti berbagai persoalan mendasar dalam tata kelola pendidikan nasional yang dinilainya semakin kehilangan arah peradaban. Dalam tulisannya berjudul “Sengkarut Dunia Pendidikan” yang dimuat di Kompas pada Kamis (21/5/2026), Yudi menilai problem utama pendidikan Indonesia terletak pada kesenjangan antara apa yang disuarakan pemerintah dan kebijakan yang benar-benar dipilih. Menurutnya, […]

expand_less