Meludan Jaton di Mananggu Berlangsung Meriah, Antusias Warga Tuai Apresiasi
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 91
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NUlONDALO.COM – MANANGGU – Pelaksanaan kegiatan Meludan Jaton di Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, berlangsung lancar, khidmat, dan penuh kebersamaan.
Kegiatan tersebut juga mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Jawa Tondano (Jaton), yang ditandai dengan terkumpulnya sekitar 80-an ambeng sebagai bentuk partisipasi warga dalam menjaga tradisi leluhur.
Korda KKIJ Kabupaten Boalemo, Suleman Asmu, mengatakan pelaksanaan kegiatan tahun ini berjalan sesuai harapan meskipun masih terdapat sejumlah kekurangan.
“Alhamdulillah, untuk kegiatan kemarin ini berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan. Walaupun ada kekurangan-kekurangan yang terjadi, saya kira itu sangat biasa saja, karena ketika kita merencanakan sesuatu pasti ada kekurangan,” ujar Suleman.
Ia menilai pelaksanaan Meludan Jaton tahun ini menunjukkan perkembangan positif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, salah satu indikatornya adalah tingginya antusiasme warga Jaton dalam memberikan partisipasi melalui ambeng.
“Kalau melihat di tahun-tahun kemarin, saya kira untuk tahun ini sangat positif, sangat bagus. Ukurannya adalah antusias para warga Jaton yang memberikan partisipasi dalam bentuk ambeng itu sendiri,” jelasnya.
Suleman berharap pelaksanaan kegiatan serupa ke depan dapat dipersiapkan secara lebih matang. Ia juga menekankan pentingnya persatuan dan kesamaan langkah antarmasyarakat dalam menjaga keberlangsungan tradisi tersebut.
“Mungkin ke depan ini lebih kita persiapkan sangat matang. Yang paling penting adalah bagaimana kita bersatu, bagaimana kita menyatukan pikiran dan tindakan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Meludan Jaton, Syarifudin Maspeke, menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini berlangsung dengan suasana khidmat, meriah, dan penuh kebersamaan.
Ia menyebut kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Boalemo Karyawan Eka Putra Noho, perwakilan Forkopimda yang mewakili Bupati Boalemo, Kabid Kebudayaan, Camat Mananggu, serta para kepala desa se-Kecamatan Mananggu.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Meludan Jaton tahun ini berlangsung dengan sangat khidmat, meriah, dan penuh kebersamaan,” ungkap Syarifudin.
Menurutnya, terkumpulnya sekitar 80-an ambeng menjadi bukti nyata tingginya antusiasme, kekompakan, dan semangat gotong royong masyarakat Jawa Tondano di Kecamatan Mananggu.
“Ini menjadi bukti nyata betapa kuatnya antusiasme, kekompakan, dan semangat gotong royong masyarakat Jawa Tondano dalam merawat tradisi leluhur serta meneladani Rasulullah SAW,” ujarnya.
Syarifudin juga menilai keterlibatan generasi muda dalam pembacaan zikir, shalawat, hingga rangkaian pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa proses regenerasi tradisi berjalan dengan baik.
Hal tersebut, kata dia, sejalan dengan tema kegiatan, yakni “Merawat Budaya, Menciptakan Generasi Muda Berkemajuan.”
Ia berharap pelaksanaan Meludan Jaton pada tahun-tahun mendatang dapat semakin mempererat tali silaturahmi antarpatuari, baik yang berada di kampung maupun di perantauan.
“Generasi muda diharapkan terus mengambil peran aktif dalam mengemas dan melestarikan tradisi tersebut tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya dan keagamaan yang terkandung di dalamnya,” harapnya
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar