Abu Hurairah: Sahabat yang Namanya Hidup dalam Ribuan Hadis (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #28)
- account_circle Pepi Al-Bayqunie
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 82
- print Cetak

Ilustrasi menampilkan Abu Hurairah duduk di serambi Masjid Nabawi bersama para sahabat, menyampaikan hadis dengan penuh ketekunan. Seekor kucing kecil berada di pangkuannya, menggambarkan asal-usul julukannya. Suasana hangat dan sederhana mencerminkan kehidupan Ahl al-Suffah yang fokus pada ilmu, hafalan, dan kedekatan dengan Nabi Muhammad.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Karena kedekatan dan ketekunannya itulah, Abu Hurairah kemudian dikenal sebagai sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadis. Dalam literatur hadis, jumlah riwayat yang disandarkan kepadanya mencapai lebih dari lima ribu hadis yang tersebar dalam berbagai kitab, termasuk dalam Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim.
Namun yang menarik, masa kebersamaan Abu Hurairah dengan Nabi sebenarnya tidak terlalu panjang. Ia mulai bersama Nabi sekitar tahun ke-7 Hijriah hingga wafatnya Nabi. Tetapi waktu yang relatif singkat itu ia gunakan sepenuhnya untuk mendampingi Rasulullah, mendengar, menghafal, dan meriwayatkan hadis.
Karena itulah, nama Abu Hurairah selalu hidup dalam tradisi Islam. Setiap kali seorang Muslim membaca hadis yang dimulai dengan kalimat “dari Abu Hurairah, ia berkata…”, sesungguhnya ia sedang mendengar kembali gema suara seorang sahabat yang pernah duduk dekat dengan Nabi lebih dari empat belas abad yang lalu.
- Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Saat ini belum ada komentar