Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Dosa karena Sombong Sulit Diampuni, KH. Muhyidin Zeni Ungkap Perbedaannya

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 316
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Wakil Rais Syuriyah PWNU Gorontalo, KH. Muhyidin Zeni, menegaskan bahwa dosa yang bersumber dari kesombongan memiliki dampak spiritual yang jauh lebih berbahaya dibanding dosa yang lahir dari dorongan syahwat.

Hal ini disampaikan dalam pengajian rutin yang tayang di Nutizen TV, yang disadur dari Kitab Nashoihul Ibad karya Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani yang berisi nasihat nasihat penting bagi umat Islam, sangat populer di kalangan pelajar dan santri.

Pengasuh Majelis Dzikir dan Doa Tombo ‘Ati Gorontalo tersebut menjelaskan bahwa Islam membedakan akar maksiat manusia. Tidak semua dosa berada pada tingkat yang sama dalam pandangan Allah SWT.

“Maksiat yang timbul dari rasa ingin dan syahwat masih dapat diharapkan ampunan-Nya. Tetapi maksiat yang ditimbulkan dari rasa kibir dan sombong, itu yang paling berat,” ujar KH. Muhyidin.

Iblis dan Maksiat karena Kesombongan

Kiai Muhyidin menguraikan bahwa contoh paling jelas dari maksiat karena sombong adalah kisah Iblis. Ketika Allah SWT memerintahkan malaikat untuk bersujud sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Adam AS, seluruh malaikat patuh kecuali Iblis.

Penolakan tersebut bukan karena ketidaktahuan, tetapi karena perasaan lebih mulia. Iblis menganggap dirinya lebih tinggi derajatnya karena diciptakan dari api, sedangkan Adam diciptakan dari tanah.

“Iblis berkata, ‘Aku lebih baik darinya.’ Dari sinilah kesombongan itu lahir dan menjerumuskan Iblis dalam kekafiran,” jelasnya.

Menurut KH. Muhyidin, kesombongan membuat seseorang sulit mengakui kesalahan, bahkan menolak perintah Allah. Inilah yang menjadikan dosa karena sombong sulit mendapatkan ampunan.

Nabi Adam dan Maksiat karena Keinginan

Berbeda dengan Iblis, kesalahan Nabi Adam AS tidak didasari kesombongan. Nabi Adam tergelincir karena dorongan keinginan setelah digoda setan untuk mendekati buah terlarang dengan janji kehidupan kekal di surga.

Namun, ketika menyadari kesalahannya, Nabi Adam tidak membela diri. Ia justru mengakui dosa dan memohon ampun kepada Allah SWT dengan penuh kerendahan hati.

“Nabi Adam bertobat dengan sungguh-sungguh. Karena itulah Allah menerima tobatnya,” tutur KH. Muhyidin.

Kiai Muhyidin mengingatkan bahwa sikap sombong sering kali tidak disadari. Merasa paling benar, menolak nasihat, dan meremehkan orang lain merupakan tanda-tanda kesombongan yang dapat menggerus keikhlasan beragama.

Dalam konteks kehidupan umat, khususnya di Gorontalo yang menjunjung nilai adat bersendikan syara’, syara’ bersendikan Kitabullah, sikap rendah hati menjadi fondasi utama dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis.

“Kalau kita melakukan dosa, segeralah bertobat. Jangan biarkan kesombongan menutup pintu ampunan Allah,” pesannya.

Pengajian ini menjadi refleksi penting bahwa besar kecilnya dosa tidak hanya diukur dari perbuatannya, tetapi juga dari sikap hati pelakunya. Kesombongan adalah penyakit batin yang berbahaya, sementara kerendahan hati dan tobat adalah jalan keselamatan.

 

KLIK DUKUNG TIM NULONDALO DENGAN BERDONASI SEIKHLASNYA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Audensi DPP GENINUSA Bersama Komisaris Pelita Air Bahas Kolaborasi Program Strategis 

    Audensi DPP GENINUSA Bersama Komisaris Pelita Air Bahas Kolaborasi Program Strategis 

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Dewan Pimpinan Pusat Gerakan SantriPreuner Nusantara (DPP GENINUSA) menggelar audiensi dengan Komisaris Pelita Air, Bapak Cris Kuntadi, dalam upaya membangun kolaborasi strategis. Pertemuan yang berlangsung di Jakarta ini mendiskusikan sejumlah rencana yang dinilai akan membuka peluang besar pengembangan generasi muda, Senin, 28 April 2025. Dalam diskusi tersebut, DPP GENINUSA bersama Pelita Air membahas sejumlah inisiatif […]

  • Beragama di Era Algoritma: Cepat Yakin, Lambat Memahami

    Beragama di Era Algoritma: Cepat Yakin, Lambat Memahami

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Alam Khaerul Hidayat
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Lewat beberapa perbincangan santai ala tongkrongan dengan teman, saya menemukan satu celah pembahasan yang menarik sekaligus perlu diluruskan. Kami memang tumbuh dari latar belakang yang tidak sepenuhnya sama. Bahkan, jika dilihat dari kecenderungan wacananya, mereka hampir mendekati kelompok yang hendak saya bahas. Namun beruntungnya, keduanya tetap berada pada posisi yang moderat dan terbuka untuk berdialog. […]

  • BNPB Catat Sejumlah Bencana Hidrometeorologi di Berbagai Wilayah, Banjir hingga Angin Kencang Dominasi Kejadian

    BNPB Catat Sejumlah Bencana Hidrometeorologi di Berbagai Wilayah, Banjir hingga Angin Kencang Dominasi Kejadian

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 229
    • 0Komentar

    nulondalo.com , Jakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pusat Pengendalian Operasi melaporkan sejumlah kejadian bencana yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia dalam periode Kamis (5/2) hingga Jumat (6/2) pukul 07.00 WIB. Mayoritas peristiwa dipicu oleh cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, hujan lebat, serta angin kencang. Di Provinsi Jawa Timur, […]

  • Idul Adha: Antara Pengorbanan, Air Mata, dan Harapan Ampunan  Allah

    Idul Adha: Antara Pengorbanan, Air Mata, dan Harapan Ampunan Allah

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Hari raya Idul Adha bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum agung untuk meneguhkan iman, membersihkan hati, serta merenungi makna pengorbanan dan ketaatan yang diwariskan Nabi Ibrahim alaihissalam dan Nabi Ismail alaihissalam. Di tengah gemuruh dunia yang sering melalaikan manusia dari Tuhannya, Idul Adha hadir mengingatkan kita bahwa kehidupan sejati bukan tentang siapa yang paling kaya […]

  • Wali Kota Adhan Dambea Ubah Jam Kerja Guru, Mulai Berlaku 1 April 2026

    Wali Kota Adhan Dambea Ubah Jam Kerja Guru, Mulai Berlaku 1 April 2026

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 542
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Kota Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam menghargai dedikasi para pahlawan tanpa tanda jasa. Sebagai bentuk apresiasi terhadap pengabdian guru, Wali Kota Adhan Dambea resmi menetapkan kebijakan perubahan jam kerja khusus bagi guru dan tenaga kependidikan. Kebijakan strategis ini dijadwalkan mulai berlaku efektif pada 1 April 2026 dan menyasar seluruh tenaga pendidik berstatus […]

  • Doktor Misbah Sampaikan Pesan Kemaritiman Berbasis Al-Quran di Hadapan Wapres Gibran

    Doktor Misbah Sampaikan Pesan Kemaritiman Berbasis Al-Quran di Hadapan Wapres Gibran

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 227
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pendiri dan Tenaga Ahli Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO), Doktor Misbah, mendapat kesempatan khusus bertemu Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di Sekretariat Wakil Presiden RI, Jakarta Pusat. Dalam audiensi tersebut, Doktor Misbah menyampaikan pandangan tentang pentingnya pembangunan sektor kemaritiman yang tidak hanya berorientasi pada ekonomi, tetapi juga berbasis […]

expand_less