Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dosa karena Sombong Sulit Diampuni, KH. Muhyidin Zeni Ungkap Perbedaannya

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 238
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Wakil Rais Syuriyah PWNU Gorontalo, KH. Muhyidin Zeni, menegaskan bahwa dosa yang bersumber dari kesombongan memiliki dampak spiritual yang jauh lebih berbahaya dibanding dosa yang lahir dari dorongan syahwat.

Hal ini disampaikan dalam pengajian rutin yang tayang di Nutizen TV, yang disadur dari Kitab Nashoihul Ibad karya Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani yang berisi nasihat nasihat penting bagi umat Islam, sangat populer di kalangan pelajar dan santri.

Pengasuh Majelis Dzikir dan Doa Tombo ‘Ati Gorontalo tersebut menjelaskan bahwa Islam membedakan akar maksiat manusia. Tidak semua dosa berada pada tingkat yang sama dalam pandangan Allah SWT.

“Maksiat yang timbul dari rasa ingin dan syahwat masih dapat diharapkan ampunan-Nya. Tetapi maksiat yang ditimbulkan dari rasa kibir dan sombong, itu yang paling berat,” ujar KH. Muhyidin.

Iblis dan Maksiat karena Kesombongan

Kiai Muhyidin menguraikan bahwa contoh paling jelas dari maksiat karena sombong adalah kisah Iblis. Ketika Allah SWT memerintahkan malaikat untuk bersujud sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Adam AS, seluruh malaikat patuh kecuali Iblis.

Penolakan tersebut bukan karena ketidaktahuan, tetapi karena perasaan lebih mulia. Iblis menganggap dirinya lebih tinggi derajatnya karena diciptakan dari api, sedangkan Adam diciptakan dari tanah.

“Iblis berkata, ‘Aku lebih baik darinya.’ Dari sinilah kesombongan itu lahir dan menjerumuskan Iblis dalam kekafiran,” jelasnya.

Menurut KH. Muhyidin, kesombongan membuat seseorang sulit mengakui kesalahan, bahkan menolak perintah Allah. Inilah yang menjadikan dosa karena sombong sulit mendapatkan ampunan.

Nabi Adam dan Maksiat karena Keinginan

Berbeda dengan Iblis, kesalahan Nabi Adam AS tidak didasari kesombongan. Nabi Adam tergelincir karena dorongan keinginan setelah digoda setan untuk mendekati buah terlarang dengan janji kehidupan kekal di surga.

Namun, ketika menyadari kesalahannya, Nabi Adam tidak membela diri. Ia justru mengakui dosa dan memohon ampun kepada Allah SWT dengan penuh kerendahan hati.

“Nabi Adam bertobat dengan sungguh-sungguh. Karena itulah Allah menerima tobatnya,” tutur KH. Muhyidin.

Kiai Muhyidin mengingatkan bahwa sikap sombong sering kali tidak disadari. Merasa paling benar, menolak nasihat, dan meremehkan orang lain merupakan tanda-tanda kesombongan yang dapat menggerus keikhlasan beragama.

Dalam konteks kehidupan umat, khususnya di Gorontalo yang menjunjung nilai adat bersendikan syara’, syara’ bersendikan Kitabullah, sikap rendah hati menjadi fondasi utama dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis.

“Kalau kita melakukan dosa, segeralah bertobat. Jangan biarkan kesombongan menutup pintu ampunan Allah,” pesannya.

Pengajian ini menjadi refleksi penting bahwa besar kecilnya dosa tidak hanya diukur dari perbuatannya, tetapi juga dari sikap hati pelakunya. Kesombongan adalah penyakit batin yang berbahaya, sementara kerendahan hati dan tobat adalah jalan keselamatan.

 

KLIK DUKUNG TIM NULONDALO DENGAN BERDONASI SEIKHLASNYA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenhaj Layaknya Santri Yang Baru Mondok

    Kemenhaj Layaknya Santri Yang Baru Mondok

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Orang NU punya prinsip sederhana: kalau niatnya ibadah, jangan dibuat ribet. Sayangnya, urusan haji yang jelas-jelas ibadah sering kali justru paling ribet urusannya. Maka ketika Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) lahir, umat pun berharap: “Alhamdulillah, semoga haji tak lagi seperti antre sembako menjelang lebaran.” Tapi apa daya, harapan sering kalah cepat dari realitas birokrasi. Sebagai […]

  • Mahasantri Khatamun Nabiyyin Tebar Dakwah Ramadan Melalui Program SDKN di Palu photo_camera 5

    Mahasantri Khatamun Nabiyyin Tebar Dakwah Ramadan Melalui Program SDKN di Palu

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dakwah merupakan salah satu ikhtiar penting dalam menghidupkan nilai-nilai Islam yang Rahmatan Lil ‘Alamin, yaitu Islam yang membawa rahmat, kedamaian, dan kebaikan bagi seluruh umat manusia. Oleh karena itu, kegiatan dakwah tidak boleh berhenti hanya pada ruang-ruang tertentu, tetapi harus terus berkembang hingga mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Dakwah juga perlu dilakukan dengan […]

  • Ramadan dan Pelajaran Menerima Kritik dari Rasulullah

    Ramadan dan Pelajaran Menerima Kritik dari Rasulullah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Ramadan sering dipahami sebagai bulan peningkatan ibadah. Namun sejatinya, Ramadan juga merupakan momentum untuk memperbaiki akhlak dan cara kita menyikapi kehidupan. Salah satu pelajaran penting yang sering terlupakan adalah bagaimana bersikap terhadap kritik. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan keputusan yang terasa kurang tepat. Baik itu keputusan atasan di kantor, pimpinan organisasi, maupun keputusan dalam […]

  • Hari Keempat Pencarian ATR 42-500, Tim SAR Sisir Tebing Curam Bulusaraung dengan 9 SRU

    Hari Keempat Pencarian ATR 42-500, Tim SAR Sisir Tebing Curam Bulusaraung dengan 9 SRU

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, PANGKEP — Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, memasuki hari keempat, Selasa (20/1/2026). Tim SAR gabungan terus mengintensifkan penyisiran di medan ekstrem dengan mengerahkan sembilan Search and Rescue Unit (SRU). Koordinator Misi SAR Makassar, […]

  • Umumkan Juara O2SN-FL2SN SD, Dinas Pendidikan Kota Ternate Siap Beri Dukungan Menuju Tingkat Provinsi Hingga Nasional

    Umumkan Juara O2SN-FL2SN SD, Dinas Pendidikan Kota Ternate Siap Beri Dukungan Menuju Tingkat Provinsi Hingga Nasional

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Dinas Pendidikan Kota Ternate menggelar kegiatan penetapan dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN) tingkat Sekolah Dasar pada Kamis, 17 April 2025. Acara ini berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kota Ternate mulai pukul 15.00 WIT hingga selesai. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang […]

  • DPRD Maros Lakukan Kunker ke Bulukumba dan Jeneponto, Pastikan Efisiensi Anggaran Tidak Ganggu Kinerja Dewan

    DPRD Maros Lakukan Kunker ke Bulukumba dan Jeneponto, Pastikan Efisiensi Anggaran Tidak Ganggu Kinerja Dewan

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang mulai diberlakukan, DPRD Kabupaten Maros melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Bulukumba dan Jeneponto untuk memastikan sistem penganggaran tetap berjalan efektif dan tidak menghambat fungsi lembaga. Anggota DPRD Maros, Dedy Aryan, menjelaskan bahwa kunker ini dilakukan sebagai langkah antisipatif atas pemangkasan sejumlah kegiatan, termasuk reses dan […]

expand_less