GP Ansor Sulsel Tegaskan Satu Komando Pimpinan Pusat Soal Kasus Kuota Haji
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 70
- print Cetak

Ketua GP Ansor Sulawesi Selatan, Muhammad Ridwan Yusuf, saat menyampaikan pernyataan sikap terkait polemik dugaan penyimpangan kuota haji di Makassar.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Kami di Sulawesi Selatan tegak lurus mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan oleh Pimpinan Pusat,” ujar Ridwan.
Terkait proses hukum yang berjalan, Ridwan menjelaskan bahwa langkah organisasi sudah sangat jelas. PP GP Ansor telah memberikan mandat penuh kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PP GP Ansor untuk melakukan pendampingan secara profesional.
Penunjukan LBH ini dipandang sebagai bentuk tanggung jawab organisasi untuk memastikan hak-hak hukum kader terpenuhi, sembari tetap menjunjung tinggi supremasi hukum dan menghormati proses yang sedang berlangsung di lembaga berwenang.
Lebih lanjut, Ridwan mengimbau para kader di Sulawesi Selatan agar tidak terprovokasi oleh berbagai narasi yang berkembang di ruang publik. Ia menekankan bahwa organisasi lebih memilih menempuh mekanisme hukum resmi daripada terjebak dalam polemik yang tidak produktif.
Sebagai bentuk dukungan moril, Ridwan meminta kader di Sulsel tetap memberikan dukungan doa agar Gus Yaqut diberikan kekuatan dalam menghadapi proses ini.
Kader dilarang menciptakan kegaduhan dan diminta tetap menjaga situasi daerah agar tetap kondusif. Semua pihak diharapkan bersabar dan menghormati proses hukum hingga ada keputusan resmi dari lembaga terkait.
“Kami mengedepankan kebijaksanaan. Biarkan proses hukum berjalan secara profesional di bawah pengawalan LBH kami,” pungkas Ridwan.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar