Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Kekeringan dan krisis air bersih.Masalah yang tidak kunjung usai Di Kecamatan Bontoa

  • account_circle Hardiansyah
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • visibility 229
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Air sumur hanya dipakai untuk mandi dan mencuci. Kalau untuk minum dan memasak kami harus beli air. Harganya Rp2.500 per jeriken. Sebulan bisa habis sekitar Rp500 ribu. Kami jalan lebih dari satu kilometer pakai gerobak sampai tiga kali sehari. Airnya agak asin, tapi mau bagaimana lagi,” ungkapnya.

Data Pemerintah Kabupaten Maros mencatat sedikitnya enam kecamatan terdampak kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Wilayah pesisir, terutama Kecamatan Bontoa, menjadi daerah dengan kondisi paling memprihatinkan karena terbatasnya sumber air tawar.

Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus melakukan distribusi bantuan air bersih ke wilayah terdampak.

“Kami sudah menyalurkan bantuan air bersih di enam kecamatan yang terdampak, mulai dari Bontoa, Marusu hingga Maros Baru yang menjadi wilayah paling terdampak,” ujar Chaidir.

Meski bantuan air bersih terus disalurkan, masyarakat berharap pemerintah tidak hanya menghadirkan solusi darurat. Warga mendesak adanya langkah jangka panjang melalui pembangunan infrastruktur penyediaan air bersih yang mampu menjangkau kawasan pesisir.

Bagi masyarakat pesisir Maros, krisis air bersih bukanlah persoalan baru,Hampir setiap musim kemarau mereka kembali menghadapi kondisi serupa,Karena itu, warga berharap pemerintah segera merealisasikan solusi permanen agar mereka tidak lagi bergantung pada air sumur yang keruh maupun bantuan air bersih yang hanya bersifat sementara.

  • Penulis: Hardiansyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ritual Rindu Buaya dan Restu Tanah

    Ritual Rindu Buaya dan Restu Tanah

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Masyarakat Pattae di Dusun Kurra, Desa Kurra Mapilli (Kurma), Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, masih teguh merawat tradisi leluhur mereka yang disebut mappande rindu (ritual memberi makan buaya). Tradisi ini berakar pada keyakinan bahwa di antara manusia terdapat sosok yang bersaudara dengan buaya. Karena itu, hubungan dengan hewan tersebut dijaga melalui penghormatan dan persembahan, sebagai wujud kesetiaan […]

  • Usai Terima Mandat DPP PKB, Ali Imran Mulai Konsolidasi Pengurus PKB Boalemo

    Usai Terima Mandat DPP PKB, Ali Imran Mulai Konsolidasi Pengurus PKB Boalemo

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Ikbal Kau
    • visibility 315
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menetapkan Ali Imran sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Boalemo masa bhakti 2026–2031 dalam rapat formatur pembentukan dan penetapan kepengurusan DPC PKB se-Provinsi Gorontalo yang digelar di Grand Bukit Proja, Limboto, Selasa (16/6/2026). Dalam rapat formatur tersebut, Ali Imran secara resmi menerima mandat […]

  • Aktivis Muda Kalumbatan Kecam Kelalaian MBG: “Ini Program Presiden, Bukan Main-main”

    Aktivis Muda Kalumbatan Kecam Kelalaian MBG: “Ini Program Presiden, Bukan Main-main”

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Tragedi keracunan massal yang menimpa 200-an lebih siswa di Kota Salakan usai mengonsumsi makanan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG) terus menuai sorotan. Kali ini kritik keras datang dari Kevin Lapendos, aktivis muda asal Desa Kalumbatan, Kecamatan Totikum Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan. Kevin menilai insiden tersebut bukanlah persoalan biasa, melainkan sebuah kelalaian serius yang mencoreng […]

  • Menag Larang ASN Kemenag Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran

    Menag Larang ASN Kemenag Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 317
    • 0Komentar

    “Sebagian ASN Kemenag juga ada yang bertugas di momen Lebaran, misalnya untuk mengawal program Rumah Ibadah Ramah Pemudik. Selama menjalankan tugas, bisa gunakan fasilitas yang ada,” ujarnya. Larangan ini sejalan dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil yang melarang pegawai negeri sipil menyalahgunakan wewenang dan fasilitas jabatan untuk […]

  • Dosen Unusia Raih Gelar Doktor Akuntansi, Angkat Kearifan Lokal Bugis dalam Disertasi

    Dosen Unusia Raih Gelar Doktor Akuntansi, Angkat Kearifan Lokal Bugis dalam Disertasi

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Menurut Aras, penelitian tersebut memiliki keterhubungan kuat dengan tradisi intelektual Nahdlatul Ulama yang selama ini membangun kehidupan sosial berbasis budaya, etika pesantren, dan kolektivitas masyarakat. Ia menjelaskan bahwa dalam tradisi pesantren terdapat kaidah al-muhafazhah ‘ala al-qadim al-shalih wa al-akhdzu bi al-jadid al-ashlah, yakni memelihara tradisi lama yang baik dan mengambil hal baru yang lebih baik. […]

  • Sejarah Peringatan 1 Muharram: Dari Zaman Nabi hingga Tradisi Nusantara

    Sejarah Peringatan 1 Muharram: Dari Zaman Nabi hingga Tradisi Nusantara

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 206
    • 0Komentar

    1 Muharram merupakan hari pertama dalam kalender Hijriah yang menandai pergantian tahun baru Islam. Bagi umat Muslim, Muharram memiliki makna spiritual yang mendalam. Tak hanya bulan yang penuh keutamaan, tetapi juga menjadi simbol perubahan, hijrah, dan refleksi keagamaan. Bulan Muharram bukan sekadar awal tahun baru Islam, melainkan momentum spiritual yang sarat nilai-nilai keutamaan seperti taqwa, […]

expand_less