Breaking News
light_mode
Trending Tags

Membaca Indonesia dari Pinggiran: Catatan atas Buku Reset Indonesia

  • account_circle Fadhil Hadju
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 8
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hak untuk hidup dan memenuhi kebutuhan hidup perlu jadi perhatian khusus oleh pemerintah. Tentu ini tertuang dalam pilar berbangsa dan bernegara di Indonesia. Konsep UBI ini bukan sekedar utopia. Iran, seperti yang dibahas dalam buku itu, telah menerapkan konsep pemenuhan kebutuhan dasar ini. Namun, tentu jika ingin diterapkan perlu kajian yang berbasis riset dan meninjau kondisi sosial-ekonomi dan literasi di masyarakat. Terutama perihal literasi ekonomi.

Masih dalam buku Reset Indonesia. Pada bab tiga dibahas perihal ekonomi berbasis lingkungan. Maksudnya, pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan. Saya teringat dengan satu kutipan. Kutipan yang diucap oleh mantan Presiden RI, K.H Abdurrahman Wahid (Gus Dur). “Perdamaian tanpa keadilan, adalah ilusi”. Termasuk dengan keadilan untuk memperoleh sumber daya alam yang layak. Salah satunya air.

Air seringkali kita anggap remeh. Padahal, Vandana Shiva, Aktivis lingkungan asal India mengungkapkan betapa pentingnya air bagi kehidupan manusia. Ia mencontohkannya pada Sungai Gangga. Sungai yang dianggap suci ini, dulunya sumber penghidupan masyarakat India. Namun, sekarang sangat tercemar. Tidak layak untuk dikonsumsi. Begitu pun di negara ini. Dhandy, dalam buku ini menanyakan tentang hal sederhana, “mengapa di negara ini, kita tidak bisa minum air langsung dari keran?”. Dari analisis dan pengalaman di lapangan mereka menjabarkan persoalan itu dalam buku mereka.

Dalam bab empat, diangkat judul “Alam Terkembang Jadi Guru”. Di sini pembaca akan disuguhkan beberapa tulisan tentang kesadaran untuk membangun literasi dari alam. Belajar dari alam adalah intinya. Alam Indonesia, sejak dulu menjadi subjek penelitian dari berbagai kalangan. Seperti yang ditulis oleh Alfred Russel Wallace, Naturalis asal Inggris. Dari karyanya, The Malay Archipelago mengilhami Charles Darwin dalam teori evolusi, sehingga lahir magnum opus The Origin of Species. Oleh karena itu, sebagai warga negara yang lahir dan tumbuh di daerah yang kaya ini, baiknya kita belajar dari alam, cara mengelolanya dengan baik, dan menjaganya agar dapat dirasakan hingga beratus, bahkan beribu tahun kedepan.

Tidak melulu membahas perihal hutan, gunung, dan lingkungan. Dalam buku ini, pada bab lima, mereka membahas tentang pentingnya tata kelola kota. Salah satunya konsep kota taman. Dalam pemahaman sederhana saya, maksud dari para penulis buku ini, terutama perihal kota taman, yaitu, kota perlu adanya taman. Tujuannya untuk memberi ruang nafas bagi alam dan kita sebagai manusia. Setidaknya untuk memperoleh udara yang sehat.

Pada bab enam, judulnya “Reset Indonesia”. Konsep-konsep yang ditawarkan radikal. Radikal yang saya maksud adalah menggali sampai ke akarnya (radiks). Seperti perihal partai nasional. Di mana, seringkali terbilang elitis, menurut penulisnya. Mereka menawarkan konsep partai lokal, seperti di Aceh yang melahirkan Muzakir Manaf (Mualem) sebagai Gubernur yang disukai dan dikehendaki masyarakatnya.

Diakhir buku Reset Indonesia ini, ditutup dengan tulisan dari dua jurnalis muda : generasi milenial dan generasi Z. Cita-cita dan harapan akan bangkitnya bangsa ini menjadi lebih baik digantungkan di situ. Saya juga punya keinginan seperti mereka. Bangsa yang terlalu besar ini harus kita cintai dengan cinta yang besar pula. Seperti para Bapak Pendiri Bangsa ini. Sebagaimana dalam buku ini, para penulis sering mengutip pokok-pokok pikiran pendiri bangsa kita, Mohammad Hatta (Bung Hatta). Maka saya ingin menaruh satu kutipannya di sini.

Indonesia merdeka bukan tujuan akhir kita. Indonesia merdeka hanya syarat untuk bisa mencapai kebahagiaan dan kemakmuran rakyat.

  • Penulis: Fadhil Hadju

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Pohuwato Ingatkan PT Pani Gold Project, PWNU Gorontalo Siap Kawal dengan Kajian yang Matang

    PCNU Pohuwato Ingatkan PT Pani Gold Project, PWNU Gorontalo Siap Kawal dengan Kajian yang Matang

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 113
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Gelombang sorotan terhadap aktivitas perusahaan tambang PT Pani Gold Project kembali menguat setelah berbagai kelompok masyarakat dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di Kabupaten Pohuwato. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pohuwato ikut angkat suara. Melalui Sekretarisnya, Risman Ibrahim, PCNU menegaskan bahwa perusahaan tambang harus menyadari posisinya sebagai “tamu” di tanah Pohuwato dan wajib […]

  • Profil Panji Sukma Nugraha, Eks Bendum PB PMII Yang Kini Menjabat Tenaga Ahli Utama Atau Jubir Kantor Staf Presiden RI

    Profil Panji Sukma Nugraha, Eks Bendum PB PMII Yang Kini Menjabat Tenaga Ahli Utama Atau Jubir Kantor Staf Presiden RI

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Jakarta – Ir. Panji Sukma Nugraha S.T., M.M., IPM., CP merupakan Seorang insinyur kelahiran Balikpapan, 24 Juni 1991 dengan latar belakang pendidikan Sarjana Teknik Elektro dan Magister Manajemen Bisnis. Aktif berkiprah di dunia profesional, organisasi, serta kegiatan bisnis, dengan pengalaman yang memadukan keahlian teknis dan kapasitas manajerial. Dalam dunia prefesional pernah menjabat sebagai Manager […]

  • Chelsea Pecat Enzo Maresca Meski Bertengger di Lima Besar Liga Inggris

    Chelsea Pecat Enzo Maresca Meski Bertengger di Lima Besar Liga Inggris

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 219
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Chelsea secara resmi memecat pelatih Enzo Maresca di tengah berlangsungnya Liga Primer Inggris musim 2025/2026. Keputusan tersebut diambil manajemen The Blues meski performa tim dinilai belum sepenuhnya terpuruk. Saat ini, Chelsea masih menempati peringkat kelima klasemen sementara Liga Inggris. Namun, jarak 15 poin dari pemuncak klasemen Arsenal dianggap sebagai sinyal peringatan serius bagi […]

  • Polemik HTI Gorut Kian Memanas, KNPI Sorot Dugaan Overload hingga Tuntut Evaluasi Manajemen

    Polemik HTI Gorut Kian Memanas, KNPI Sorot Dugaan Overload hingga Tuntut Evaluasi Manajemen

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 254
    • 0Komentar

    “Yang dibutuhkan masyarakat adalah solusi konkret, bukan narasi,” ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Manajer Humas HTI Group, Mansir Mundeng, menyatakan bahwa pihak perusahaan tetap terbuka terhadap masukan masyarakat. Namun, ia menilai kritik yang disampaikan harus didasarkan pada pemahaman yang utuh serta disampaikan melalui mekanisme yang tepat. “Kami menerima semua saran dan masukan, termasuk terkait isu overload. […]

  • Panas Bumi vs Panas Hati

    Panas Bumi vs Panas Hati

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Di negeri +62 ini, kadang yang panas bukan cuma bumi, tapi juga hati rakyat. Apalagi kalau yang panas itu proyek panas bumi, lalu terdengar kabar bahwa yang mengelola adalah perusahaan yang terafiliasi dengan Israel. Waduh. Ini bukan sekadar energi terbarukan, ini energi perdebatan. Sebagai bangsa yang sejak dulu tegas mendukung Palestina, kita ini unik. Secara […]

  • Kewarganegaraan Qur’an : Sebuah Prediksi Global

    Kewarganegaraan Qur’an : Sebuah Prediksi Global

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Almunauwar Bin Rusli
    • visibility 664
    • 0Komentar

    Namun, perlu diingat bahwa kewarganegaraan qur’an di sini  bukanlah sebuah proyek kegenitan Islamisasi layaknya mimpi Al-Attas hingga Al-Faruqi, melainkan suatu  proses objektivikasi yang mensintesiskan berbagai macam produk teologi juga epistemologi. Oleh sebab itu, kita perlu membebaskan ulang Al-Qur’an dari penjara rahmatan lil muslimin agar ia betul-betul keluar menjadi rahmatan lil alamin. Jika Tuhan lebih besar […]

expand_less