Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Mengapa Iran Jadi Tujuan Dunia untuk Operasi Perubahan Gender?

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 181
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Perhatian internasional kemudian semakin besar setelah film dokumenter Just a Woman karya sutradara Iran, Mitra Farahani, mengangkat kisah seorang transgender Iran.

Film tersebut mendapat perhatian dalam berbagai festival internasional dan membuka mata publik global mengenai realitas kehidupan transgender di Iran.

Setelah itu, media dunia mulai menyoroti fenomena yang dianggap tidak biasa. Salah satu laporan internasional bahkan menggambarkan Iran sebagai negara yang secara tidak terduga menjadi salah satu pusat perubahan gender di dunia.

Fatwa Khomeini dan Jalan Panjang Pengakuan Gender

Salah satu faktor penting yang membuat Iran berbeda dibanding banyak negara lain adalah adanya dasar hukum agama yang mendukung prosedur perubahan gender dalam kondisi tertentu.

Dalam tradisi hukum Islam klasik, manusia umumnya dipahami berada dalam dua kategori gender: laki-laki dan perempuan. Namun, para ulama juga telah lama membahas kasus individu dengan kondisi biologis tertentu, seperti interseks, di mana penentuan jenis kelamin tidak selalu mudah.

Perdebatan tersebut berkembang ketika Ayatollah Ruhollah Khomeini, tokoh utama Revolusi Islam Iran, memberikan pandangan hukum mengenai perubahan gender.

Melalui karyanya Tahrir al-Wasila pada tahun 1964 dan kemudian setelah Revolusi Islam Iran, Khomeini memperbolehkan tindakan perubahan gender bagi individu yang mengalami ketidaksesuaian antara tubuh dan identitas gendernya.

Pandangan tersebut menjadi salah satu dasar berkembangnya praktik SRS di Iran. Dalam perspektif pendukungnya, operasi tersebut tidak dianggap sebagai upaya mengubah hakikat manusia, melainkan sebagai bentuk intervensi medis untuk menyesuaikan kondisi fisik seseorang dengan keadaan psikologis dan identitas yang dirasakan.

Pemikiran ini kemudian berkembang dalam hukum Islam Syiah Iran dan menjadi bagian dari sistem hukum negara.

Ketika Operasi Gender Menjadi Jalan Menuju Kehidupan Baru

Bagi banyak transgender di Iran, operasi penegasan gender bukan hanya persoalan medis. Prosedur tersebut berkaitan erat dengan identitas, pengakuan sosial, dan kesempatan untuk menjalani kehidupan yang lebih sesuai dengan diri mereka.

Setelah menjalani proses medis dan hukum, sebagian individu dapat memperoleh dokumen resmi baru, termasuk perubahan nama dan identitas gender dalam administrasi negara.

Hal ini memberikan dampak besar dalam kehidupan sehari-hari. Mereka dapat memiliki dokumen kependudukan yang sesuai, mengurus berbagai keperluan hukum, serta mendapatkan pengakuan dalam aspek tertentu seperti hak waris dan status keluarga.

Bagi sebagian orang, proses tersebut digambarkan sebagai “kelahiran kembali”. Mereka merasa akhirnya dapat hidup dengan identitas yang selama ini mereka rasakan, bebas dari konflik antara tubuh dan diri mereka sendiri.

Fenomena Iran kemudian menarik perhatian masyarakat internasional karena beberapa faktor.

Pertama, adanya pengakuan hukum membuat prosedur tersebut memiliki jalur yang lebih jelas dibandingkan sejumlah negara lain. Kedua, biaya layanan medis di Iran relatif lebih terjangkau dibandingkan beberapa negara Barat. Ketiga, adanya dukungan dari lembaga tertentu membuat sebagian individu memiliki akses lebih besar terhadap prosedur tersebut.

Kondisi ini membuat Iran menjadi salah satu tujuan bagi sebagian orang dari negara lain yang ingin menjalani operasi penegasan gender.

Namun, penyebutan Iran sebagai “pusat operasi perubahan gender dunia” perlu dipahami secara hati-hati. Pengakuan terhadap SRS tidak berarti seluruh persoalan terkait identitas gender telah selesai.

Paradoks Iran: Diakui Secara Hukum, Diuji Secara Sosial

Di balik pengakuan medis dan hukum tersebut, kehidupan transgender di Iran masih menghadapi berbagai tantangan.

Sebagian transgender masih menghadapi diskriminasi sosial, ejekan, tekanan keluarga, hingga kesulitan mendapatkan dukungan psikologis setelah operasi.

Masalah lain adalah keterbatasan layanan kesehatan yang secara khusus memahami kebutuhan transgender. Para ahli menilai bahwa pendidikan bagi tenaga medis dan psikolog masih perlu diperkuat agar layanan yang diberikan sesuai dengan standar internasional.

Selain itu, kebijakan terhadap transgender di Iran tidak dapat disamakan dengan penerimaan terhadap seluruh kelompok LGBTQ. Iran tetap memiliki aturan hukum dan sosial yang ketat terhadap hubungan sesama jenis.

Karena itu, fenomena Iran sering disebut sebagai sebuah kontradiksi: negara yang memberi ruang bagi perubahan gender, tetapi tetap memiliki batasan besar terhadap isu seksual lainnya.

Kisah transgender di Iran memperlihatkan bahwa persoalan identitas gender tidak hanya berkaitan dengan tubuh atau operasi medis. Ia juga berkaitan dengan agama, budaya, hukum, keluarga, dan bagaimana sebuah masyarakat menerima keberadaan seseorang.

Iran menunjukkan bahwa sebuah negara dapat memiliki mekanisme hukum yang mengakui perubahan gender, tetapi pada saat yang sama masih menghadapi tantangan dalam menciptakan lingkungan sosial yang aman dan inklusif.

  • Penulis: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nilai Tukar Petani Gorontalo Bulan Juni Sebesar 115,84

    Nilai Tukar Petani Gorontalo Bulan Juni Sebesar 115,84

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Nilai tukar Petani (NTP) Provinsi Gorontalo pada bulan Juni 2025 sebesar 115,84 atau naik 0,02 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Penurunan NTP dikarenakan Indeks harga yang diterima petani (It) naik sebesar 0,11 persen meskipun Indeks harga yang dibayar petani (Ib) juga naik sebesar 0,08 persen. Besaran NTP ini disampaikan Dwi Alwi Astuti Plt. Kepala Badan […]

  • Menhub RI Tinjau langsung Lokasi ATR 42-500, Beri Apresiasi Langsung untuk Tim SAR

    Menhub RI Tinjau langsung Lokasi ATR 42-500, Beri Apresiasi Langsung untuk Tim SAR

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, PANGKEP — Pemerintah pusat memberikan apresiasi tinggi kepada Basarnas dan seluruh Tim SAR gabungan atas kerja keras dan dedikasi mereka dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Apresiasi itu disampaikan langsung oleh Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, saat meninjau posko […]

  • Ketika Anggaran Mengendap: Mengungkap Fenomena Idle Cash dalam APBN Indonesia

    Ketika Anggaran Mengendap: Mengungkap Fenomena Idle Cash dalam APBN Indonesia

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Dinda Rahma Filah
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Di sini, masalahnya bukan hanya soal angka, tapi juga transparansi. Informasi tentang penggunaan SAL tidak selalu mudah diakses atau dipahami secara langsung oleh masyarakat. Akibatnya, masyarakat hanya bisa menerima tanpa benar-benar tahu detailnya. Padahal, ini adalah uang negara, yang juga berarti uang rakyat. Selain itu, ada juga tantangan dari dalam sistem pemerintahan, terutama karena penyusunan […]

  • Israel Serang Jembatan Strategis di Lebanon, Dikhawatirkan Jadi Awal Invasi Darat

    Israel Serang Jembatan Strategis di Lebanon, Dikhawatirkan Jadi Awal Invasi Darat

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 267
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pasukan Israel menyerang Jembatan Qasmiyeh pada Minggu, sebuah jalur vital yang menghubungkan wilayah selatan Lebanon dengan bagian lain negara itu, dalam eskalasi terbaru konflik di perbatasan kedua negara. Presiden Lebanon, Joseph Aoun, menyebut serangan tersebut sebagai “pendahuluan invasi darat,” sekaligus memperingatkan bahwa langkah itu bertujuan memutus konektivitas geografis wilayah selatan. “Ini adalah upaya […]

  • Kapolri Listyo Sigit Prabowo Perintahkan Hukuman Seberat-beratnya bagi Oknum Brimob Penganiaya Pelajar di Maluku

    Kapolri Listyo Sigit Prabowo Perintahkan Hukuman Seberat-beratnya bagi Oknum Brimob Penganiaya Pelajar di Maluku

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 248
    • 0Komentar

    “Saya memerintahkan kepada Kapolda dan Kadiv Propam untuk ambil tindakan tegas dan proses hingga tuntas. Beri rasa keadilan bagi keluarga korban,” katanya. Sigit juga memastikan proses penanganan kasus ini dilakukan secara transparan dan terbuka kepada publik. Ia meminta agar perkembangan penanganan perkara disampaikan secara resmi oleh jajaran Humas Polri dalam forum khusus yang disiapkan. Kapolri […]

  • Al-Shifah binti Abdullah, Sang Guru Literasi, Ahli Rukiyah dan Manajer Pasar

    Al-Shifah binti Abdullah, Sang Guru Literasi, Ahli Rukiyah dan Manajer Pasar

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Selain literasi, riwayat dalam Sunan Abu Dawud juga menyebut bahwa Al-Shifa memiliki kemampuan lain, yakni ruqyah untuk penyakit tertentu. Nabi memintanya mengajarkan ruqyah itu kepada Hafsah sebagaimana ia mengajarkan tulisan. Riwayat ini menunjukkan bahwa keahliannya tidak terbatas pada baca tulis, tetapi juga mencakup pengetahuan praktis yang diakui dan diterima. Namun, jika dilihat dari sisi administratif, […]

expand_less