Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Nu’aiman, Sahabat Nabi Yang Jenaka (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #2)

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 328
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Rasulullah SAW pun bertanya kepada Nu’aiman, “Bukankah engkau menghadiahkan ini kepadaku?” Nu’aiman dengan santai menjawab bahwa ia memang berniat memberikannya, tetapi ia sendiri tidak punya uang untuk membayar, sehingga beliau boleh saja membayar.

Pendek cerita, ulah Nu’aiman yang lucu itu membuat Nabi SAW dan para sahabatnya tersenyum atau tertawa.

Dalam versi lain dari tradisi populer, Nu’aiman pernah “mengusili” seorang sahabatnya, Suwaibith bin Harmalah, ketika mereka sedang dalam perjalanan. Karena lapar dan tidak punya makanan, Nu’aiman bercanda dengan mengatakan kepada pedagang bahwa ia punya seorang budak yang bisa dijual — sambil menyebut ciri‑ciri Suwaibith. Pedagang pun “membelinya” dan membawa Suwaibith pergi.  Meski akhirnya, para pedagang menyadari sedang diusili oleh Nu’aiman dan melepas Suwaibith.

Ketika cerita itu sampai kepada Nabi SAW, beliau ikut tertawa mendengar dan kemudian sering mengulanginya sebagai cerita yang menyenangkan bagi tamunya.

Di bulan Ramadhan ini, Nu’aiman mengajarkan kita pelajaran yang berbeda dari sosok-sosok serius atau heroik. Ia mengingatkan bahwa keceriaan, selera humor, dan sedikit keusilan yang tulus bisa menjadi bentuk kebajikan. Senyum ringan, tawa yang menular, atau lelucon sederhana yang membahagiakan orang lain—semua itu bisa menjadi cara kita menyebarkan kebaikan, menguatkan hubungan, dan meringankan beban hati sesama.

Seperti Nu’aiman yang mampu membuat Nabi SAW tersenyum, kita pun bisa menebar kebahagiaan kecil melalui kelucuan yang membangkitkan tawa.  Tetapi ingat, jangan berlebihan, jangan body shaming, dan jangan sexis!

Penulis : Jamaah Gusdurian, tinggal di Sulawesi Selatan yang lahir dengan nama Saprillah

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Halal Bi Halal: Silaturrahmi Yang Membentuk “Kita”

    Halal Bi Halal: Silaturrahmi Yang Membentuk “Kita”

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Setiap lebaran tiba, ada satu momen yang selalu kita tunggu dengan antusias: Halal Bi Halal. Di banyak keluarga muslim Indonesia, tradisi ini berarti keliling dari rumah ke rumah, bersalaman, dan menyantap hidangan yang sensasi rasanya tak pernah gagal. Tapi lebih dari itu, ada suasana hangat yang selalu hadir: perasaan diterima kembali, (setelah) apapun yang terjadi […]

  • Mendagri Mengapresiasi Realisasi APBD Pemprov Gorontalo Triwulan II

    Mendagri Mengapresiasi Realisasi APBD Pemprov Gorontalo Triwulan II

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Gorontalo mencatatkan realisasi belanja dan pendapatan yang baik di triwulan II tahun 2025. Hasil capaian tersebut mendapat apresiasi oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada saat memimpin rapat koordinasi inflasi melalui sambungan Zoom, Senin (7/7/2025). Realisasi belanja APBD Pemprov Gorontalo triwulan II 2025 berada di peringkat sembilan nasional dan atau peringkat satu se-Sulawesi […]

  • Mahasiswa Akuntansi UNUSIA Menggugat Trans 7: Kritik atas Tayangan “Exposed Uncensored”

    Mahasiswa Akuntansi UNUSIA Menggugat Trans 7: Kritik atas Tayangan “Exposed Uncensored”

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Tayangan Exposed Uncensored yang disiarkan oleh Trans 7 menuai gelombang protes dari kalangan akademisi muda Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA), khususnya mahasiswa Program Studi Akuntansi. Mereka menilai konten tersebut telah melampaui batas etika penyiaran dan mencederai nilai-nilai keagamaan serta budaya bangsa. Asep Alfarizi Yulianto, mahasiswa Akuntansi UNUSIA semester V, menilai tayangan tersebut bukan sekadar hiburan, […]

  • Nasi Kuning

    Nasi Kuning

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Fadhil Hadju
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Ada yang bercerita tentang keponakannya yang meninggal, sebelum wafat anak itu sering cuci darah. Katanya, umurnya masih sangat muda. Baru 14 tahun. Dokter memvonisnya gagal ginjal. Baru tiga kali cuci darah, ajal telah menjemputnya. Sangat disayangkan, katanya. Padahal anak itu pintar. Juara kelas sejak SD sampai SMP. Ayahnya juga seorang dokter, yang tentu saja mampu […]

  • Secara Resmi, Imam Nahrawi ditetapkan Sebagai Ketua Dewan Pembina DPP GENINUSA 

    Secara Resmi, Imam Nahrawi ditetapkan Sebagai Ketua Dewan Pembina DPP GENINUSA 

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Santripreneur Nusantara (DPP GENINUSA) mengadakan rapat pengurus yang menghasilkan keputusan penting dalam struktur kepengurusan organisasi pada tanggal 21 februari 2025, hotel gred said Jakarta. Pada rapat DPP GENINUSA itu secara resmi menetapkan Bapak Imam Nahrowi (mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia periode 2014-2019) sebagai Ketua Dewan Pembina DPP GENINUSA. Ketum […]

  • Negeri Tiba tiba Dan riuhnya Klarifikasi

    Negeri Tiba tiba Dan riuhnya Klarifikasi

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Jean Baudrillard memberi kacamata yang tajam untuk membaca situasi ini. Dalam logika simulacra, realitas tidak lagi diukur dari apa yang sungguh terjadi, melainkan dari bagaimana ia ditampilkan. Kebijakan publik berubah menjadi pertunjukan. Yang penting bukan lagi apakah program bekerja, tetapi apakah ia terlihat bekerja. Klarifikasi berfungsi sebagai simulasi keberhasilan—menutup kegagalan dengan citra, mengganti kenyataan dengan […]

expand_less