Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Pelatihan Bahasa Isyarat untuk Jembatani Komunikasi Warga Tuli

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 153
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Komitmen untuk membangun masyarakat yang inklusif terus digalakkan oleh Yayasan Gorontalo Baik Indonesia (Goroba). Bersama Gerakan Kesejahteraan Untuk Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) cabang Gorontalo, Goroba menggelar kelas bahasa isyarat yang diikuti oleh 50 relawan, Minggu (4/10/20225).

Kelas bahasa isyarat  ini mendapat dukungan anggota DPR Rachmat Gobel yang langsung memfasilitasi ruang kelas kantor DPW NasDem sebagai tempat dilaksanakannya kegiatan.

Kelas bahasa ini bukan sekadar ruang belajar, tetapi juga ruang perjumpaan antara dunia bunyi dan sunyi untuk menciptakan ruang ramah bagi komunitas tuli.

Hadir sebagai narasumber Ketua Gerkatin Gorontalo Ferlan S Ibrahim dan M. Al Urwatul WY. Keduanya merupakan teman tuli yang membagikan pengalaman dan ilmu mereka kepada para peserta.

Kelas juga didampingi oleh juru bahasa isyarat Yusrilsyah Limbanadi yang menjembatani komunikasi antara relawan dan pemateri.

“Saya berharap, dari kegiatan ini, relawan bisa berkomunikasi dengan teman tuli tanpa canggung. Inklusi bukan hanya soal akses, tapi tentang keberanian untuk memahami, bukan hanya dengan telinga, tapi juga dengan hati,” ujar Ririn Afitri Tatu pendiri Yayasan Goroba.

Ririn menyampaikan bahwa dengan belajar bahasa isyarat, para relawan bukan hanya menambah pengetahuan baru, tetapi juga memperluas empati dan kontribusi nyata dalam menciptakan ruang ramah bagi komunitas tuli.

“Kelas bahasa isyarat ini adalah bentuk cinta dan empati. Upaya sederhana, namun berarti, untuk membuka jendela komunikasi. Ini menjadi upaya untuk menyatukan dunia bunyi dan sunyi agar lebih setara, karena sejatinya kita sama-sama manusia,” lanjut Ririn.

Dengan kolaborasi antara Goroba, Gerkatin, dan dukungan dari tokoh publik diharapkan akan tumbuh lebih banyak ruang-ruang belajar yang mempertemukan masyarakat luas dengan komunitas tuli.  Membuka jalan menuju Gorontalo yang lebih ramah, inklusif, dan setara bagi semua.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Didesak Massa, KemenHAM Janji Bentuk Tim Tindaklanjuti Penangkapan 11 Warga Maba Sangaji

    Didesak Massa, KemenHAM Janji Bentuk Tim Tindaklanjuti Penangkapan 11 Warga Maba Sangaji

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Aliansi Masyarakat Adat menggelar aksi unjuk rasa mendesak Kementerian HAM (KemenHAM) untuk bersikap tegas atas penangkapan 11 warga Maba Sangaji oleh Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara. Massa juga menuntut dihentikannya aktivitas PT Position yang dinilai merusak wilayah adat dan memicu konflik. Senin, 26 Mei 2025. Aksi dimulai dari titik kumpul menuju kantor KemenHAM wilayah kerja […]

  • Formatur Ketua Umum Karang Taruna Desa Majannang Desak Aparat Usut Tuntas Dugaan Pencabulan Anak, Minta Penanganan Transparan

    Formatur Ketua Umum Karang Taruna Desa Majannang Desak Aparat Usut Tuntas Dugaan Pencabulan Anak, Minta Penanganan Transparan

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Nulondalo.Com, MAROS – Dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur yang diduga terjadi di Dusun Taipa, Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, menjadi perhatian masyarakat. Informasi mengenai dugaan kasus tersebut telah berkembang di tengah warga selama beberapa pekan. Berdasarkan informasi yang beredar, korban disebut telah menjalani proses visum sebagai bagian […]

  • Kemerdekaan Petani Dimulai dari Jalan Menuju Kebun

    Kemerdekaan Petani Dimulai dari Jalan Menuju Kebun

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Apriyanto Rajak
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Menjelang 17 Agustus, suasana di Desa Tolondadu II dan Desa Sondana, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, berubah. Sepanjang jalan desa, ratusan bendera Merah Putih dipasang berjejer. Bendera-bendera itu diikat pada tiang bambu kecil dan ditancapkan dengan jarak kurang lebih tiga meter. Ratusan bendera tersebut sengaja ditancapkan tepat di tengah pembatas jalan […]

  • UMP Gorontalo 2026 Naik Jadi Rp3,4 Juta, Pekerja Sambut Harapan Baru, Pengusaha Lakukan Penyesuaian

    UMP Gorontalo 2026 Naik Jadi Rp3,4 Juta, Pekerja Sambut Harapan Baru, Pengusaha Lakukan Penyesuaian

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 268
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Provinsi Gorontalo resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Gorontalo tahun 2026 sebesar Rp3.405.144 per bulan. Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail pada Senin, 22 Desember 2025, di Rumah Dinas Gubernur. Penetapan UMP ini mengalami kenaikan sekitar Rp183 ribu atau 5,7 persen dibandingkan UMP 2025 yang berada di angka Rp3.221.731. […]

  • Proyek Jalan Akses Stasiun Ma’rang Disorot, Material Timbunan Diduga Berasal dari Tambang Tak Berizin

    Proyek Jalan Akses Stasiun Ma’rang Disorot, Material Timbunan Diduga Berasal dari Tambang Tak Berizin

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Nulondalo.Com, PANGKEP — Proyek pembangunan Jalan Akses Stasiun Ma’rang dan fasilitas pendukung lainnya di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi sorotan. Proyek infrastruktur yang berada di bawah Kementerian Perhubungan tersebut diduga menggunakan material timbunan yang berasal dari aktivitas tambang galian C yang belum jelas legalitasnya. Berdasarkan penelusuran di lapangan, dugaan tersebut mencuat setelah seorang penggiat […]

  • Di Tengah Kasus OTT Kuansing, Menhut Buka Suara soal Amplop yang Ditinggalkan Bupati

    Di Tengah Kasus OTT Kuansing, Menhut Buka Suara soal Amplop yang Ditinggalkan Bupati

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni akhirnya buka suara terkait kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (Kuansing). Di tengah proses penyidikan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Menhut mengungkap adanya sebuah amplop yang ditinggalkan sang bupati usai melakukan audiensi di Kementerian Kehutanan. Raja Juli Antoni menegaskan dukungan penuhnya terhadap langkah […]

expand_less