PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah, Dorong Kemandirian Umat Lewat Ekonomi Syariah
- account_circle Rivaldi Bulilingo
- calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
- visibility 63
- print Cetak

Ketua Panitia Pekan Ekonomi Syariah PWNU, Iskandar Uno, Foto: Istimewah
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo secara resmi menggelar Pekan Ekonomi Syariah (PES) di Kantor PWNU Gorontalo, Selasa (28/10/2025). Kegiatan ini menjadi ajang penting dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi umat melalui penguatan ekosistem ekonomi syariah di daerah.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh berbagai lembaga dan instansi strategis, antara lain Bursa Efek Indonesia (BEI), Pintraco, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) SulutGo, KNEX, Bank Indonesia, serta Pemerintah Provinsi Gorontalo yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Politik. Hadir pula perwakilan dari Kementerian Agama Provinsi Gorontalo dan Kementerian Agama Kota Gorontalo.
Dalam laporan kepanitiaan, Ketua Panitia Iskandar Uno menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada semua elemen yang telah mendukung pelaksanaan Pekan Ekonomi Syariah ini. Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum bagi masyarakat Nahdlatul Ulama untuk tumbuh menjadi masyarakat yang mandiri secara ekonomi melalui penerapan prinsip ekonomi syariah,” ujar Iskandar Uno.
Kegiatan Pekan Ekonomi Syariah PWNU Gorontalo ini juga menjadi wujud nyata komitmen NU dalam memperkuat peran lembaga keagamaan dalam pembangunan ekonomi berbasis nilai-nilai syariah.
Sementara itu, KH. Abdullah Aniq Nawawi, MA, Lc, yang mewakili Rois Syuriah PWNU Gorontalo, menekankan pentingnya peran NU dalam memperkuat ekonomi berbasis syariah di tengah masyarakat.
“Sudah saatnya NU menjadi pemain utama dalam ekonomi syariah. Banyak ruang dan peluang yang seharusnya dimanfaatkan, terutama dalam membantu para petani dan nelayan meningkatkan taraf ekonomi mereka,” ujar KH. Abdullah Aniq.
Beliau juga mengajak para kiai dan tokoh NU di Gorontalo untuk mengambil peran strategis dalam pengembangan instrumen ekonomi syariah melalui kerja sama dengan berbagai lembaga keuangan dan investasi.
“Sudah waktunya para kiai dan pengurus NU menjadi aktor utama di bidang ekonomi syariah di wilayahnya masing-masing,” tambahnya.
Pekan Ekonomi Syariah ini menjadi momentum penting bagi PWNU Gorontalo untuk memperkuat sinergi antara lembaga keagamaan, pemerintah, dan sektor keuangan dalam mendorong tumbuhnya ekonomi umat berbasis nilai-nilai syariah.
- Penulis: Rivaldi Bulilingo

Saat ini belum ada komentar