Breaking News
light_mode
Trending Tags

Solidaritas PC PMII Baabullah Kota Ternate Untuk Sumatera dan Aceh Sekaligus Berikan Warning Wilayah Maluku Utara 

  • account_circle Asril
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 130
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Baabullah Kota Ternate menggelar aksi kemanusiaan untuk korban bencana alam di Sumatra dan Aceh, sekaligus mengampanyekan peringatan darurat ekologi bagi Maluku Utara yang saat ini dikepung oleh aktivitas pertambangan secara masif. Ternate, 7 Desember 2025.

Aksi yang berlangsung di depan Lank Mart itu diisi dengan penggalangan donasi, orasi kemanusiaan, serta kampanye penyelamatan lingkungan. Bencana yang melanda Sumatra tidak bisa dipandang sebagai peristiwa alam semata, melainkan juga sebagai akibat dari kerusakan lingkungan yang berlangsung secara sistematis.

Ketua Umum PMII Cabang Baabullah Kota Ternate sahabat Supriman, dalam orasinya menegaskan bahwa aksi ini bukan hanya bentuk solidaritas untuk korban bencana, tetapi juga peringatan serius bagi Maluku Utara.

“Hari ini kita mengulurkan tangan untuk Sumatra, tetapi di saat yang sama kita sedang memperingatkan Maluku Utara. Bencana bukan sekadar peristiwa alam, melainkan juga akibat dari keserakahan manusia yang merusak hutan dan ruang hidup,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua II Bidang Advokasi PMII Cabang Baabullah, Sahabat Ibnu Haris, menegaskan bahwa bencana di Sumatra harus dilihat sebagai cerminan masa depan Maluku Utara jika sistem ekonomi yang eksploitatif terus dibiarkan.

“Fenomena alam di Sumatra hari ini adalah cerminan masa depan Maluku Utara atas sistem kapitalisme yang jahat dan eksploitatif. Di Maluku Utara terdapat kurang lebih 100 IUP. Bukan tidak mungkin lima atau sepuluh tahun ke depan Maluku Utara akan mengalami nasib yang sama seperti Sumatra,” tegas Ibnu.

Ia menambahkan bahwa bencana tidak boleh dipandang sebagai murni kehendak Tuhan, karena terdapat campur tangan manusia di baliknya, terutama para pemegang kekuasaan.

“Olehnya itu, fenomena ini tidak boleh dipandang semata-mata sebagai bencana dari Tuhan. Ada campur tangan manusia di dalamnya. Dan manusia yang kami maksud adalah para pemegang kekuasaan, karena mereka memiliki legitimasi penuh atas kejadian ini, baik secara politik maupun ekonomi,” lanjutnya.

Menurutnya, pembiaran terhadap perusakan hutan dan ekspansi tambang merupakan bentuk kejahatan struktural yang kelak akan dibayar mahal oleh rakyat.

“Jika hari ini negara memberi karpet merah kepada pertambangan, maka rakyatlah yang akan menanggung ongkosnya di masa depan melalui banjir, longsor, krisis air, dan hilangnya ruang hidup,” tambahnya.

Senada dengan itu, salah satu peserta aksi, Sahabat Gufran, menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan ini adalah upaya membangun kesadaran kolektif bahwa isu lingkungan merupakan bagian tak terpisahkan dari isu kemanusiaan.

“Ketika alam dihancurkan, yang menjadi korban pertama adalah manusia. Maka membela lingkungan sama dengan membela kemanusiaan. Aksi hari ini adalah pesan moral agar negara tidak terus menutup mata,” katanya.

Dalam aksi tersebut, PMII Baabullah juga membagikan selebaran (propaganda) bertajuk “melihat sumatra menyadari Maluku Utara”.

Mereka juga berkomitmen untuk terus mengawal isu lingkungan hidup sebagai bagian dari perjuangan kemanusiaan di Maluku Utara.

Aksi ini mendapat respons positif dari masyarakat pengguna jalan yang turut menyumbangkan bantuan serta memberikan dukungan terhadap kampanye penyelamatan lingkungan yang disuarakan.

  • Penulis: Asril
  • Editor: Risman Lutfi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus Ormawa Fakultas Tarbiyah IAIN Ternate Resmi Dilantik, ini Pesan Dekan Kepada Mahasiswa 

    Pengurus Ormawa Fakultas Tarbiyah IAIN Ternate Resmi Dilantik, ini Pesan Dekan Kepada Mahasiswa 

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Pengurus organisasi mahasiswa (Ormawa) Fakultas Tarbiyah IAIN Ternate resmi dilantik pada Senin, 10 Maret 2025. Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari pemilihan pengurus yang telah dilaksanakan bulan Desember 2024. Acara ini dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Sahjad M. Aksan, yang sekaligus melantik para pengurus baru. termasuk Dewan Mahasiswa (Dema), Senat Mahasiswa (Sema), serta Himpunan […]

  • Jemaat Ahmadiyah dan Ilusi Negeri Moderasi Beragama

    Jemaat Ahmadiyah dan Ilusi Negeri Moderasi Beragama

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Aneh bin ajaib. Kira-kira itu paling tepat untuk ditegaskan bagi bangsa yang katanya negeri penuh toleransi. Semua agama (6 agama), aliran kepercayaan dan pandangan keyakinan ada di negeri ini, beragam suku bangsa merupakan aneka kekayaan bangsa yang tidak dimiliki oleh bangsa lain di seantero dunia. Tapi sayangnya toleransi yang terbangun dalam diri sebagian masyarakat Muslim […]

  • Polda Jabar Bongkar Produksi Mie Basah Berformalin di Garut, Satu Tersangka Diamankan

    Polda Jabar Bongkar Produksi Mie Basah Berformalin di Garut, Satu Tersangka Diamankan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat membongkar praktik produksi mie basah yang mengandung bahan tambahan pangan berbahaya di Kabupaten Garut. Seorang pria berinisial WK ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan, mengatakan pengungkapan berawal dari Laporan Polisi Nomor: LP/A/14/II/2026/SPKT.DITRESKRIMSUS/POLDA JABAR tertanggal 13 Februari 2026. “Pengungkapan […]

  • Pemuda Kaltim Bersuara: Sudah Cukup, Tuntut Keadilan Lingkungan 

    Pemuda Kaltim Bersuara: Sudah Cukup, Tuntut Keadilan Lingkungan 

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 82
    • 0Komentar

    “Sudah cukup” Seruan itu menggema dari hati rakyat Kalimantan Timur sebagai bentuk kekecewaan sekaligus kepedulian mendalam terhadap kerusakan lingkungan yang terus berlangsung tanpa henti. Masyarakat menyerukan keadilan ekologis dan menolak eksploitasi yang menggerus alam serta merusak kehidupan mereka. Hal ini disampaikan oleh Usamah Ahmad Syahid, Wasekjend DPP GENINUSA (Gerakan Santriprenuer Nusantara), yang menyuarakan keresahan warga […]

  • Longsor di Bandung Barat, Delapan Orang Tewas dan 82 Masih Dicari

    Longsor di Bandung Barat, Delapan Orang Tewas dan 82 Masih Dicari

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 183
    • 0Komentar

    nulondalo.com  – Tanah longsor terjadi di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Sabtu (24/1) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan delapan orang meninggal dunia, sementara 82 orang masih dalam proses pencarian hingga pukul 15.00 WIB. Longsor terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di Kecamatan Cisarua, tepatnya di Desa Pasir Langu, Kampung Babakan Cibudah. Bencana dipicu hujan dengan […]

  • Going Concern Ibadah

    Going Concern Ibadah

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Dalam dunia akuntansi, ada satu asumsi yang membuat laporan keuangan bisa tidur nyenyak setiap akhir tahun: going concern. Artinya, entitas diasumsikan akan terus berlanjut usahanya, tidak bangkrut besok pagi, dan tidak bubar jalan setelah RUPS bubar. Nah, dalam konteks Ramadhan, saya kira kita juga perlu satu asumsi serupa: going concern ibadah. Jangan sampai ibadah kita […]

expand_less