Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Solidaritas PC PMII Baabullah Kota Ternate Untuk Sumatera dan Aceh Sekaligus Berikan Warning Wilayah Maluku Utara 

  • account_circle Asril
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 233
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Baabullah Kota Ternate menggelar aksi kemanusiaan untuk korban bencana alam di Sumatra dan Aceh, sekaligus mengampanyekan peringatan darurat ekologi bagi Maluku Utara yang saat ini dikepung oleh aktivitas pertambangan secara masif. Ternate, 7 Desember 2025.

Aksi yang berlangsung di depan Lank Mart itu diisi dengan penggalangan donasi, orasi kemanusiaan, serta kampanye penyelamatan lingkungan. Bencana yang melanda Sumatra tidak bisa dipandang sebagai peristiwa alam semata, melainkan juga sebagai akibat dari kerusakan lingkungan yang berlangsung secara sistematis.

Ketua Umum PMII Cabang Baabullah Kota Ternate sahabat Supriman, dalam orasinya menegaskan bahwa aksi ini bukan hanya bentuk solidaritas untuk korban bencana, tetapi juga peringatan serius bagi Maluku Utara.

“Hari ini kita mengulurkan tangan untuk Sumatra, tetapi di saat yang sama kita sedang memperingatkan Maluku Utara. Bencana bukan sekadar peristiwa alam, melainkan juga akibat dari keserakahan manusia yang merusak hutan dan ruang hidup,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua II Bidang Advokasi PMII Cabang Baabullah, Sahabat Ibnu Haris, menegaskan bahwa bencana di Sumatra harus dilihat sebagai cerminan masa depan Maluku Utara jika sistem ekonomi yang eksploitatif terus dibiarkan.

“Fenomena alam di Sumatra hari ini adalah cerminan masa depan Maluku Utara atas sistem kapitalisme yang jahat dan eksploitatif. Di Maluku Utara terdapat kurang lebih 100 IUP. Bukan tidak mungkin lima atau sepuluh tahun ke depan Maluku Utara akan mengalami nasib yang sama seperti Sumatra,” tegas Ibnu.

Ia menambahkan bahwa bencana tidak boleh dipandang sebagai murni kehendak Tuhan, karena terdapat campur tangan manusia di baliknya, terutama para pemegang kekuasaan.

“Olehnya itu, fenomena ini tidak boleh dipandang semata-mata sebagai bencana dari Tuhan. Ada campur tangan manusia di dalamnya. Dan manusia yang kami maksud adalah para pemegang kekuasaan, karena mereka memiliki legitimasi penuh atas kejadian ini, baik secara politik maupun ekonomi,” lanjutnya.

Menurutnya, pembiaran terhadap perusakan hutan dan ekspansi tambang merupakan bentuk kejahatan struktural yang kelak akan dibayar mahal oleh rakyat.

“Jika hari ini negara memberi karpet merah kepada pertambangan, maka rakyatlah yang akan menanggung ongkosnya di masa depan melalui banjir, longsor, krisis air, dan hilangnya ruang hidup,” tambahnya.

Senada dengan itu, salah satu peserta aksi, Sahabat Gufran, menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan ini adalah upaya membangun kesadaran kolektif bahwa isu lingkungan merupakan bagian tak terpisahkan dari isu kemanusiaan.

“Ketika alam dihancurkan, yang menjadi korban pertama adalah manusia. Maka membela lingkungan sama dengan membela kemanusiaan. Aksi hari ini adalah pesan moral agar negara tidak terus menutup mata,” katanya.

Dalam aksi tersebut, PMII Baabullah juga membagikan selebaran (propaganda) bertajuk “melihat sumatra menyadari Maluku Utara”.

Mereka juga berkomitmen untuk terus mengawal isu lingkungan hidup sebagai bagian dari perjuangan kemanusiaan di Maluku Utara.

Aksi ini mendapat respons positif dari masyarakat pengguna jalan yang turut menyumbangkan bantuan serta memberikan dukungan terhadap kampanye penyelamatan lingkungan yang disuarakan.

  • Penulis: Asril
  • Editor: Risman Lutfi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Sekadar Tradisi, Ini Makna Al-Barzanji Menurut KH. Abdul Rasyid Kamaru Play Button

    Bukan Sekadar Tradisi, Ini Makna Al-Barzanji Menurut KH. Abdul Rasyid Kamaru

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 638
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Qadi Kota Gorontalo sekaligus Wakil Rais Syuriyah PWNU Gorontalo, KH. Abdul Rasyid Kamaru, menyampaikan pengajian mendalam mengenai kitab Al-Barzanji dalam rangkaian majelis rutin di Masjid Agung Baiturrahim, Kota Gorontalo. Pada pertemuan ketujuh ini, beliau masih memfokuskan pembahasan pada bagian mukadimah (ibtidā’ul imlā’) sebelum memasuki bab inti. Dalam pengajiannya, KH. Abdul Rasyid menegaskan bahwa […]

  • Pertemuan 3 Jam Prabowo dan Anwar Ibrahim di Istana Merdeka, Bahas Isu Global dan Persahabatan

    Pertemuan 3 Jam Prabowo dan Anwar Ibrahim di Istana Merdeka, Bahas Isu Global dan Persahabatan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 403
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan sahabat lamanya yang juga Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, di Istana Merdeka pada Jumat, 27 Maret 2026. Pertemuan tersebut berlangsung selama kurang lebih tiga jam dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pertemuan itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi Lebaran, tetapi juga […]

  • Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Keanggotaan Indonesia di Board of Peace, Soroti Komitmen Dana Rp16,7 Triliun

    Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Keanggotaan Indonesia di Board of Peace, Soroti Komitmen Dana Rp16,7 Triliun

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 251
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengecam keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menandatangani Piagam Board of Peace (BOP) pada 22 Januari 2026 usai menghadiri Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Koalisi menilai langkah tersebut tidak sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia dan berpotensi membebani anggaran negara. Dalam siaran pers yang dirilis […]

  • Permohonan Dispensasi Nikah di Gorontalo Tinggi, Dinas PPPA Ajak Pemberdayaan dan Edukasi

    Permohonan Dispensasi Nikah di Gorontalo Tinggi, Dinas PPPA Ajak Pemberdayaan dan Edukasi

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Nulondalo.com — Permohonan dispensasi nikah di Provinsi Gorontalo sepanjang tahun 2025 tercatat ratusan kasus meskipun pemerintah dan lembaga terkait terus memperkuat pencegahan pernikahan usia anak. Berdasarkan data Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Gorontalo, sampai pertengahan Desember 2025 terdapat total 524 permohonan dispensasi nikah dari seluruh kabupaten/kota di Gorontalo. Jumlah ini menunjukkan bahwa fenomena pernikahan di bawah […]

  • Gorontalo Masuk Daftar Aksi Bela Palestina Gunakan Simbol Hizbut Tahrir

    Gorontalo Masuk Daftar Aksi Bela Palestina Gunakan Simbol Hizbut Tahrir

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Nulondalo – Aksi Bela Palestina digelar serentak di sejumlah kota di Indonesia. Ratusan massa aksi terun ke jalan menyuarakan kependulian untuk Palestina. Kota – kota di Indonesia yang menggelar aksi bela  Palestina menggunakan simbol organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) diantaranya; Kota Palembang, Surabaya, Yogyakarta dan Gorontalo, Senin (3/2/2025). Namun aksi bela Palestina dinilai ditunggangi […]

  • BSG Dukung Skema Pembiayaan Melawan Rentenir, Tutup Rangkaian PES PWNU Gorontalo 2025

    BSG Dukung Skema Pembiayaan Melawan Rentenir, Tutup Rangkaian PES PWNU Gorontalo 2025

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Rangkaian kegiatan Pekan Ekonomi Syariah (PES) 2025 yang digelar oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo resmi ditutup dengan seminar bertema “Skema Pembiayaan Melawan Rentenir”, Kamis (30/10/2025). Acara yang berlangsung di pelataran Kantor PWNU Gorontalo ini menjadi penutup dari seluruh rangkaian kegiatan PES yang telah diselenggarakan sejak 28 Oktober 2025. Seminar tersebut menghadirkan narasumber dari […]

expand_less