Breaking News
light_mode
Trending Tags

Banggai Ring 1 Panen Nol, Dugaan Gagal Total Program CSR Migas di Kintom

  • account_circle Firman
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 603
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com, BANGGAI – Dugaan kegagalan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sektor migas mencuat di wilayah Ring 1 Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai. Tiga desa penerima bantuan bibit jagung dilaporkan mengalami gagal panen total atau panen nol.

Bantuan tersebut berupa 45 kilogram bibit jagung yang dibagikan kepada tiga kelompok tani di wilayah sekitar area operasi industri migas. Rinciannya, 15 kilogram untuk Kelompok Mawar di Desa Uling, 15 kilogram untuk Kelompok Potoutusan di Desa Solan, dan 15 kilogram untuk Kelompok Benteng Jaya di Desa Samadoya.

Namun, berdasarkan keterangan Ramli Babasal Saluan, seluruh bantuan tersebut tidak menghasilkan panen.

“Total bantuan 45 kilogram bibit jagung. Total hasil panen: nol. Ini bukan sekadar gagal tanam biasa, tapi patut diduga sebagai kegagalan tata kelola program CSR,” ujar Ramli.

Ia menilai, jika wilayah yang masuk kategori Ring 1—yang seharusnya menjadi prioritas utama penerima manfaat—justru mengalami kegagalan total, maka persoalannya tidak lagi sekadar isu teknis pertanian di tingkat desa.

Menurutnya, kondisi ini memunculkan sejumlah pertanyaan mendasar terkait perencanaan dan pelaksanaan program. Di antaranya, apakah sebelum pembagian bibit telah dilakukan studi kelayakan lahan, apakah ada pendampingan agronomis kepada petani, serta bagaimana mekanisme pengawasan dan evaluasi program berjalan.

“CSR bukan dana pribadi perusahaan. Itu kewajiban sosial yang lahir dari eksploitasi sumber daya alam. Kalau program pemberdayaan berakhir tanpa hasil, maka yang dipertaruhkan bukan hanya reputasi perusahaan, tapi juga kredibilitas pengawasan pemerintah,” tegasnya.

Ramli juga mempertanyakan apakah bantuan berhenti sebatas distribusi untuk memenuhi laporan tahunan, tanpa memastikan keberlanjutan dan hasil nyata di lapangan.

Ia menilai kasus di Kintom seharusnya menjadi alarm bagi pengelolaan CSR sektor migas secara nasional. Program pemberdayaan, kata dia, tidak boleh bersifat seremonial atau hanya berorientasi pada angka penyaluran.

“Harus ada transparansi anggaran, audit independen, dan pelaporan berbasis hasil. Jika di Ring 1 saja hasilnya nihil, publik berhak bertanya bagaimana dengan wilayah lain,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun pemerintah daerah terkait penyebab gagal panen tersebut.

Ramli, yang merupakan warga sekaligus aktivis, menegaskan ketika bantuan 45 kilogram bibit jagung berujung pada nol panen, yang hilang bukan hanya hasil pertanian, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap program CSR.

“Pertanyaannya sekarang terbuka untuk publik: apakah CSR benar-benar untuk rakyat, atau hanya untuk laporan?” pungkasnya.

  • Penulis: Firman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bappeda Gorontalo Gelar Seminar Akhir Kajian Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring

    Bappeda Gorontalo Gelar Seminar Akhir Kajian Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo menggelar Seminar Akhir Kajian Potensi dan Dampak Sistem Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring. Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi antara Bappeda Provinsi Gorontalo, Universitas Negeri Gorontalo (UNG), dan Universitas Ichsan Gorontalo ini berlangsung di Living Lab Fakultas Pertanian UNG pada Kamis (20/11/2025). kegiatan ini  dibuka oleh Kepala […]

  • Sebanyak 39 Pejabat Fungsional Dilantik Gubernur Gorontalo

    Sebanyak 39 Pejabat Fungsional Dilantik Gubernur Gorontalo

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 163
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Sebanyak 39 pejabat fungsional dilantik Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Selasa (23/12/2025). Pelantikan tersebut dilakukan untuk mengisi jabatan fungsional melalui penyesuaian jabatan, promosi kenaikan jenjang, serta perpindahan dari jabatan lain di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Pelantikan dilaksanakan berdasarkan tiga Keputusan Gubernur Gorontalo, masing-masing Nomor 800.1.3.3/JF/BKD/SK/1327/XII/2025 tentang pengangkatan melalui penyesuaian […]

  • Masjid, Modal Kecil, dan Imajinasi Besar

    Masjid, Modal Kecil, dan Imajinasi Besar

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle  Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Seringkali, perubahan tidak lahir dari ruang rapat. Melainkan Ia muncul dari percakapan yang tak direncanakan. Jumat siang itu (27/3/2026), di Cinere, kami hanya berniat melihat-lihat mobil. Saya dengan sahabat, K.H. Romdhoni Hamzah. Tidak lebih. Namun, seperti banyak hal dalam hidup, niat yang sederhana sering menjadi pintu bagi sesuatu yang lebih besar. Di sanalah kami bertemu […]

  • Pegadaian Kanwil IX Dorong Pelaku Usaha Lewat Promo Cashback Pinjaman Hingga RP 5 Juta

    Pegadaian Kanwil IX Dorong Pelaku Usaha Lewat Promo Cashback Pinjaman Hingga RP 5 Juta

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 106
    • 0Komentar

    PT Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 bersama Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI) gelar agenda Konsolidasi Offline Bank Sampah sebagai langkah penguatan sinergi dan evaluasi program lingkungan berbasis komunitas. Kamis, 7 Agustus 2025. Dihadiri oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Drs. Arifin, M.A.P, serta jajaran manajemen PT Pegadaian. Agenda konsolidasi ini menjadi salah […]

  • Tenggeyamo, Sidang Isbat ala Gorontalo menentukan Awal Ramadan dan 1 Syawal

    Tenggeyamo, Sidang Isbat ala Gorontalo menentukan Awal Ramadan dan 1 Syawal

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Tradisi Tenggeyamo diketahui ada sejak zaman kesultanan Gorontalo dan hingga kini masih digelar setiap tahun. Sebelum penetapan, biasanya agenda diawali dengan ceramah tentang asal-muasal bulan Ramadan sambil menunggu hasil sidang isbat dari pemerintah dalam menentukan awal Ramadan dan 1 Syawal. Gelaran Tanggeyamo biasanya dilakukan di rumah adat atau di rumah dinas kepala daerah di Gorontalo. […]

  • Ungkap Curanmor Antar Provinsi, Polresta Gorontalo Kota Amankan 5 Motor di Sulut

    Ungkap Curanmor Antar Provinsi, Polresta Gorontalo Kota Amankan 5 Motor di Sulut

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 287
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Tim Gabungan Jatanras Polresta Gorontalo Kota bersama Unit Reskrim Polsek Kota Utara berhasil mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) antar provinsi. Dalam operasi pengejaran hingga ke wilayah Sulawesi Utara (Sulut), petugas mengamankan lima unit sepeda motor berbagai merek, Selasa (13/1/2026). Kapolresta Gorontalo Kota melalui Kasat Reskrim AKP Akmal Novian Reza, S.I.K., menjelaskan pengungkapan tersebut […]

expand_less