Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Reformasi Polri Jalan di Tempat? Mahfud MD Akui Pesimis Implementasi

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • visibility 238
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mahfud melihat pidato itu sebagai sinyal bahwa Presiden mulai membuka diri terhadap kritik masyarakat. Ia mengaku melihat adanya perubahan gaya kepemimpinan Prabowo dibanding sebelumnya.

“Dulu lebih satu arah. Sekarang mau mendengar, mau berdiskusi, bahkan mau dibantah,” katanya.

Ia juga menceritakan pengalamannya saat berdiskusi selama hampir tiga jam bersama Prabowo dalam agenda pembahasan reformasi Polri.

Menurut Mahfud, diskusi berlangsung terbuka dan penuh dialektika. Prabowo disebut aktif membandingkan argumen dan meminta pandangan berbeda dari para anggota tim reformasi.

Meski demikian, Mahfud menegaskan bahwa perubahan sikap saja tidak cukup. Yang paling penting adalah tindakan konkret untuk memulai reformasi dari atas.

“Kalau pemimpinnya tidak bergerak, ya tidak jalan ke bawah. Ikan itu busuk dari atas. Kalau atasnya korup, bawahnya ikut korup,” ujarnya.

Ia menilai Presiden memiliki kewenangan penuh untuk memulai reformasi besar, termasuk mengeluarkan kepolisian dari arena politik praktis dan memperbaiki sistem pengawasan internal.

Namun hingga kini, Mahfud mengaku belum melihat langkah cepat yang benar-benar menunjukkan reformasi mulai dijalankan.

Menurutnya, waktu pemerintahan juga tidak panjang. Ia mengingatkan bahwa memasuki tahun-tahun politik, fokus para pejabat biasanya mulai terpecah oleh agenda pemilu dan kepentingan partai.

Karena itu, Mahfud berharap momentum kritik publik yang semakin kuat belakangan ini bisa menjadi pendorong bagi pemerintah untuk segera bertindak.

Ia menilai rakyat saat ini sudah terlalu lelah melihat pidato-pidato besar tanpa perubahan nyata di lapangan.

“Pidato bagus itu penting. Tapi rakyat sekarang menunggu aksi. Kalau hanya berhenti di pidato, nanti hilang lagi,” katanya.

  • Penulis: Djemi Radji
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soroti Ketimpangan Transmigrasi di Halmahera Timur: IKPM-HT dan PSPK UGM Bakal Geral Dialog

    Soroti Ketimpangan Transmigrasi di Halmahera Timur: IKPM-HT dan PSPK UGM Bakal Geral Dialog

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 514
    • 0Komentar

    Nulondalo.com – Transmigrasi merupakan bagian integral dari program pembangunan nasional yang yang digadang-gadang mampu mewujudkan pemerataan pembangunan, tumbuhnya pusat-pusat ekonomi, dan mempererat persatuan bangsa. Namun absennya kebijakan negara dalam pengembangan transmigrasi membuat masyarakat semakin terseret kedalam kemiskinan, ketertinggalan pembangunan, dan retaknya modal sosial-budaya. Hal itu tampak jelas terjadi di Transmigrasi Patlean, Maba Utara, Kabupaten Halmahera […]

  • Pegadaian Kantor Wilayah IX Perkuat Sinergi Bank Sampah Lewat Konsolidasi FORSEPSI 2025

    Pegadaian Kantor Wilayah IX Perkuat Sinergi Bank Sampah Lewat Konsolidasi FORSEPSI 2025

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    PT Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 bersama Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI) menggelar kegiatan Konsolidasi Offline Bank Sampah pada Kamis (7/8), sebagai langkah penguatan sinergi dan evaluasi program lingkungan berbasis komunitas. Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi dan koordinasi antar Bank Sampah binaan Pegadaian. Dihadiri oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Drs. Arifin, […]

  • Alissa Wahid: Merawat Indonesia Tidak Cukup Hanya dengan Kata-kata

    Alissa Wahid: Merawat Indonesia Tidak Cukup Hanya dengan Kata-kata

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Yogyakarta- Direktur Jaringan GUSDURian, Alissa Wahid, menyampaikan bahwa merawat Indonesia tidak cukup hanya dengan kata-kata, tetapi juga membutuhkan kerja nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Menurut Alissa, menjaga dan merawat Indonesia bukanlah pekerjaan mudah seperti menyampaikan pidato di depan umum. Merawat Indonesia berarti harus hadir secara nyata dalam memelihara keberagaman dan kebersamaan di antara […]

  • Sejarah Peringatan 1 Muharram: Dari Zaman Nabi hingga Tradisi Nusantara

    Sejarah Peringatan 1 Muharram: Dari Zaman Nabi hingga Tradisi Nusantara

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 198
    • 0Komentar

    1 Muharram merupakan hari pertama dalam kalender Hijriah yang menandai pergantian tahun baru Islam. Bagi umat Muslim, Muharram memiliki makna spiritual yang mendalam. Tak hanya bulan yang penuh keutamaan, tetapi juga menjadi simbol perubahan, hijrah, dan refleksi keagamaan. Bulan Muharram bukan sekadar awal tahun baru Islam, melainkan momentum spiritual yang sarat nilai-nilai keutamaan seperti taqwa, […]

  • Menolak “Ramadan-nya” Gorontalo

    Menolak “Ramadan-nya” Gorontalo

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2022
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Yang lebih parahnya, di saat memberikan sambutan, ada aksi saling hantam antar elit tidak tertangguhkan: “saya mendatangi masjid A, sedangkan dia, elit lainnya, tidak sehingga, ini membuktikan bahwa saya lebih peduli dari dia”. Cara-cara semacam ini persis dengan rujukan Marx ketika bicara tentang para kapitalis Protestan di Eropa abad 19 yang membuat agama menjadi opium […]

  • Laba Bisa Ditulis, Tapi Keseimbangan Neraca Tidak Bisa Dibohongi

    Laba Bisa Ditulis, Tapi Keseimbangan Neraca Tidak Bisa Dibohongi

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Dalam dunia keuangan, laporan laba rugi sering jadi primadona. Investor melihatnya, direksi memamerkannya, media mengutipnya. Tapi bagi seorang akuntan, neraca—ya, struktur aset, kewajiban, dan ekuitas—adalah panggung sesungguhnya di mana kekuatan dan kelemahan suatu entitas benar-benar bisa dinilai. Maka ketika saya membaca laporan keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (BSG) per 31 Desember 2024, […]

expand_less