Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Rekonsiliasi Langit

  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • visibility 486
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Rekonsiliasi langit berarti berani membuka buku besar kehidupan tanpa kosmetik spiritual. Mengakui bahwa ada akun dendam yang belum ditutup. Ada piutang maaf yang belum tertagih. Ada beban sombong yang belum dihapuskan. Ramadhan adalah periode penyesuaian (adjusting entries) sebelum tutup buku akhir hayat.

Lucunya, kita ini sering lebih takut pada pemeriksaan pajak daripada pemeriksaan diri. Padahal pemeriksaan pajak bisa banding. Pemeriksaan akhirat? Tidak ada mekanisme keberatan administratif. Semua bukti transaksi sudah terekam rapi, real time, tanpa perlu cloud storage.

Di sinilah pentingnya keseimbangan antara habluminallah dan habluminannas. Dalam akuntansi, laporan tidak boleh hanya fokus pada laba, tetapi juga arus kas dan perubahan ekuitas. Dalam hidup, ibadah ritual harus selaras dengan etika sosial. Jangan sampai tarawihnya 23 rakaat, tetapi komentar di media sosial 230 kali menyakiti orang lain.

Rekonsiliasi langit juga berarti menyadari bahwa hidup bukan sekadar mengejar surplus materi, tetapi keberkahan. Dalam bahasa akuntansi, keberkahan itu seperti intangible asset: tidak terlihat, tetapi meningkatkan nilai perusahaan—eh, maksudnya nilai kehidupan.

Akhirnya, Ramadhan mengajarkan bahwa audit paling jujur adalah ketika kita berani tertawa atas kekurangan sendiri. Humor bukan untuk meremehkan agama, tetapi untuk menundukkan ego. Sebab ego yang terlalu serius sering kali sulit dinasihati, tetapi mudah dilunakkan dengan senyum.

Maka mari kita jadikan Ramadhan sebagai momentum rekonsiliasi langit. Cocokkan saldo amal dengan niat. Tutup akun dendam. Hapus beban sombong. Akui pendapatan syukur. Dan susun laporan taqwa dengan penuh kejujuran.

Siapa tahu, ketika nanti tutup buku benar-benar dilakukan, kita mendapatkan opini terbaik: “Layak Masuk Surga Tanpa Catatan.” Dan kalaupun masih ada catatan, semoga itu hanya catatan kecil, bukan temuan mayor. Selamat merekonsiliasi langit. Jangan sampai saldo pahala minus gara-gara salah posting niat.

Penulis : Intelektual Muda Nahdlatul Ulama

  • Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Longsor di Morowali Jadi Alarm Nasional, DPR Minta Pengawasan Lingkungan Diperketat

    Longsor di Morowali Jadi Alarm Nasional, DPR Minta Pengawasan Lingkungan Diperketat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 319
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Peristiwa banjir dan tanah longsor di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, dinilai sebagai alarm nasional atas lemahnya tata kelola lingkungan di kawasan industri tambang. Anggota Komisi IV DPR RI, Robert J. Kardinal, meminta pemerintah segera melakukan pembenahan dan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan lingkungan, khususnya di wilayah […]

  • Banggar DPR Minta Impor 105 Ribu Mobil Niaga oleh Agrinas Dibatalkan

    Banggar DPR Minta Impor 105 Ribu Mobil Niaga oleh Agrinas Dibatalkan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 231
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Said Abdullah, meminta rencana impor 105.000 unit mobil niaga oleh PT Agrinas Pangan Nusantara dibatalkan. Ia menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan upaya memperkuat industri dalam negeri dan ekonomi pedesaan. Menurut Said, penggunaan dana APBN untuk pengadaan kendaraan dari luar negeri tidak sejalan dengan arah […]

  • Ketua CMMI Gorontalo: Ketua BKAD Popayato Sampaikan Informasi Hoax Terkait Status Badan Hukum Bumdesma

    Ketua CMMI Gorontalo: Ketua BKAD Popayato Sampaikan Informasi Hoax Terkait Status Badan Hukum Bumdesma

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Ketua Cendekia Muda Muslim Indonesia (CMMI) Provinsi Gorontalo, Amar, menyoroti pernyataan Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Popayato yang dinilai telah menyampaikan informasi tidak benar (hoax) dalam Musyawarah Antar Desa (MAD) pada hari ini ,  minggu (19/10/2025). Dalam forum tersebut, Ketua BKAD disebut menyampaikan bahwa Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Kecamatan Popayato telah […]

  • Ketua Umum MUI Ajak Bangsa Perkuat Persatuan dan Doa Hadapi Dinamika Global

    Ketua Umum MUI Ajak Bangsa Perkuat Persatuan dan Doa Hadapi Dinamika Global

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 221
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Iskandar, mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan nasional serta meningkatkan ikhtiar spiritual di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global yang terus berkembang. Hal tersebut disampaikan Anwar usai menghadiri kegiatan silaturahmi antara Presiden dan para kiai serta tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta pada […]

  • Abu Hurairah: Sahabat yang Namanya Hidup dalam Ribuan Hadis (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #28)

    Abu Hurairah: Sahabat yang Namanya Hidup dalam Ribuan Hadis (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #28)

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Karena kedekatan dan ketekunannya itulah, Abu Hurairah kemudian dikenal sebagai sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadis. Dalam literatur hadis, jumlah riwayat yang disandarkan kepadanya mencapai lebih dari lima ribu hadis yang tersebar dalam berbagai kitab, termasuk dalam Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim. Namun yang menarik, masa kebersamaan Abu Hurairah dengan Nabi sebenarnya tidak terlalu panjang. […]

  • Bappeda Provinsi Gorontalo Gelar Seminar Akhir Kajian Penataan Kembali Wilayah Aglomerasi Perkotaan

    Bappeda Provinsi Gorontalo Gelar Seminar Akhir Kajian Penataan Kembali Wilayah Aglomerasi Perkotaan

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo menggelar Seminar Akhir Kajian Penataan Kembali Wilayah Aglomerasi Perkotaan Gorontalo dengan mengusung tema “Urgensi Penataan Kembali Wilayah Aglomerasi Perkotaan Gorontalo: Sebuah Strategi Akselerasi Pembangunan Regional, Pemerataan, dan Pengembangan Peningkatan Kinerja Central Place.” Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai 1 Bappeda Provinsi Gorontalo , Jumat (21/11/2025). Seminar ini […]

expand_less