Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Stand Up Comedy dalam Perspektif Islam

  • account_circle Dr. Mismubarak, S.Hd., M.Ag., CLQ., MMG
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 301
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Misi utama katauhidan islam yang di ajarkan Nabi Muhammad adalah misi kemanusiaan yang luhur yaitu budi pekerti, moral dan akhlakul karimah. Dengan prinsip kitab suci, maka lahirlah konsep Islam Rahmatan Lil ‘Alamin (Qs. Al-Anbiyah 107). Melalui ayat ini, Tuhan menggambarkan kepribadian Muhammad untuk ditegaskan kepada setiap generasi bahwa Risalah kenabian adalah rahmat yang akan membawa kedamaian jasmani dan rohani. Bukan sebaliknya yang melahirkan amarah, perpecahan dan saling menghina.

Ajaran mula setiap periode kenabian adalah keselamatan jasmani dan rohani. Manusia telah mengambil langkah penting untuk menduduki posisi khalifah untuk tidak berbuat kerusakan didarat dan dilaut. Yaitu kerusakan yang di akibatkan oleh ulah tangan manusia dan atau mulutnya yang kotor untuk menyakiti.

Islam menghendaki selamat bukan sebatas menjalankan perintah wajib lalu menghindari interaksi lahirnya kewajiban. Contoh melaksanakan shalat bukan karena kewajiban, karena antara kewajiban sebagai manusia sudah ditakdirkan sejak awal penciptaan yaitu sebagai Khalifatu Fil Ardhi (Qs. Al-Baqarah 30). Menjaga amanah Allah untuk tidak berbuat kerusakan atas kelalaian yang berlebihan, syahwat dunia, khilaf diri dan saling menghina dan merendahkan (berbuat kerusakan didarat dan di laut, yaitu jasmani dan rohani).

Keterlibatan unsur jasmani pada unsur rohani yang saling mengikat adalah bagian terpenting untuk merawat kelestarian (penghijauan) yakni harmonisasi disetiap masa, generasi atau lintas zaman. Kelestarian adalah wajah penghijauan di muka bumi yang berarti tumbuh dirawat dan dijaga tanpa pamrih. Setiap masa kenabian adalah proses penghijauan untuk tumbuh dengan kebahagiaan, yaitu senyum dan tawa.

Dalam perspektif agama dan tawa, islam menawarkan prinsip universal, lakum dinukum waliyadin. Untukmu agamamu, untukku agamaku. Namun, prinsip ini dijalankan dengan syari’at dan ketentuan untuk tidak memecah belah generasi. Solusi yang ditawarkan adalah menikmati setiap keadaan tanpa amarah dan beban. Yaitu senyum dan tawa (wajah bahagia) atau keindahan.

Wajah bahagia adalah karunia Tuhan. Insan kamil. Tidak banyak yang bisa menawarkan wadah untuk bahagia. Manusia adalah tempat yang tepat untuk mewujudkan itu. Karena ada unsur jasmani dan rohani. Terciptanya Senyum dan tawa melalui respon cerdas dari keterlibatan jasmani dan rohani pada tubuh. Respon jasmani atau fisiologis melibatkan kontraksi otot diafragma dan otot-otot pernapasan. Perubahan wajah adalah manifestasi fisik. Sedangkan respon Rohani atau Psikis/mental dipicu oleh stimulus kognitif, seperti humor, kejutan atau rasa senang. Aspek rohani melibatkan interpretasi situasi yang melahirkan keadaan emosional positif seperti kegembiraan atau euforia.

Stand Up Comedy adalah seni pertunjukan seorang komika yang berdiri diatas panggung untuk menciptakan tawa kepada penonton melalui humornya secara langsung maupun personal dan seringkali kritis. Sementara Tawa adalah hasil dari interaksi dinamis antara proses mental (unsur rohani) dan ekspresi fisik (Unsur jasmani).

Melalui stand up codemy terbuka ruang bagi siapapun untuk menikmati indahnya tawa melalui humor. Seorang stand up comedian menurut pengalaman penulis adalah bagian dari proses menumbuhkembangkan bakat, membuka diri dan menerima apa adanya. Jika ingin menjadi penampil terbaik yang menciptakan tawa dari penonton harus rela menceritkan siapa dirimu dengan asumsi negatif. Artinya tanpa keterlibatan yang maha kuasa untuk membuka aib, melalui stand up comedy, ada ruang untuk membuka itu selama berdamai dengan diri sendiri.

Islam tidak pernah melarang tawa. Islam adalah ruang untuk mewujudkan kebahagiaan melalui ekpresi. Nabi Muhammad SAW bahkan menganjurkan tawa dengan prinsip tertawa yang baik. Tidak merendahkan prinsip rukun dalam beragama. Komedi melalui kebiasaan. Tawa yang baik adalah yang terkendali, tidak mengandung kebohongan. Sehinga seorang komika yang tampil di ajang stand up comedian menyampaikan materi dengan penulisan yang rapi dan observasi yang akurat dengan sering open mic (ajang pentas panggung seorang komika untuk menguji materinya) Tujuannya melihat berapa titik tawa yang diciptakan dari materi atau joke (candaan) yang disampaikan.

Islam membolehkan tawa sebagai bagian dari kehidupan yang ceria, bahagia. Dengan sering tertawa maka terbiasa untuk bahagia dari kekurangan. Sehingga menurut pendapat dan keyakinan penulis, Melalui stand up comedy maka potensi untuk bersyukur dan bersabar lebih baik lagi. Dengan melihat dan belajar dari komik-komik yang menyampaikan materi melalui joke nya. Penulis sendiri mengakui, bahwa menjadi komika memang tidak mudah dan harus ditempuh bukan hanya sebagai makhluk sosial tapi juga sebagai makhluk spiritual. Ditempah dengan proses sabar menjalani dan tetap bersyukur dengan keadaan.

  • Penulis: Dr. Mismubarak, S.Hd., M.Ag., CLQ., MMG
  • Editor: Dr. Mismubarak, S.Hd., M.Ag., CLQ., MMG

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar Selasa sore, 17 Februari 2026, di Jakarta. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa penetapan dilakukan setelah menerima laporan tim pemantauan hilal (rukyatul hilal) dari 96 titik […]

  • Menulis Ulang Sejarah; Pentingkah?

    Menulis Ulang Sejarah; Pentingkah?

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    (catatan reflektif untuk gagasan penulisan ulang sejarah Indonesia) Sejarah, pada hakikatnya, tidak pernah beku. Ia adalah aliran waktu yang terus bergerak, terus diinterpretasi ulang. Gagasan untuk menulis ulang sejarah, dalam kondisi tertentu, bukanlah hal yang tabu—bahkan sebaliknya, bisa menjadi langkah penting untuk menyembuhkan luka kolektif, membetulkan narasi yang timpang, dan membuka ruang bagi suara-suara yang […]

  • Penumpang Berangkat Melalui Angkutan Laut Gorontalo Capai 3714 Orang

    Penumpang Berangkat Melalui Angkutan Laut Gorontalo Capai 3714 Orang

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Jumlah penumpang angkutan laut yang berangkat pada Mei 2025 di Provinsi Gorontalo sebanyak 3.714 orang atau menurun 36,88 persen dibandingkan dengan keadaan pada April 2025 yang tercatat sebanyak 5.884 orang. Sementara jumlah penumpang angkutan laut yang datang pada Mei 2025 sebanyak 3.036 orang, menurun 60,47 persen dibanding April 2025 yang sejumlah 7.680 orang. Jumlah barang […]

  • To Build the World Anew: Pesan untuk Kegagalan Tatanan Dunia Modern

    To Build the World Anew: Pesan untuk Kegagalan Tatanan Dunia Modern

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Suryadi R
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Dunia abad ke-21 sering dipromosikan sebagai dunia paling maju dalam sejarah manusia. Teknologi berkembang pesat, konektivitas lintas benua terjadi dalam hitungan detik, dan pengetahuan seolah tak lagi memiliki batas. Tetapi di balik semua itu, dunia justru terasa semakin terbelah. Perang tidak berhenti, ketimpangan melebar, dan rasa saling percaya antarbangsa semakin menipis. Alih-alih membangun dunia baru, […]

  • Mendagri Mengapresiasi Realisasi APBD Pemprov Gorontalo Triwulan II

    Mendagri Mengapresiasi Realisasi APBD Pemprov Gorontalo Triwulan II

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Gorontalo mencatatkan realisasi belanja dan pendapatan yang baik di triwulan II tahun 2025. Hasil capaian tersebut mendapat apresiasi oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada saat memimpin rapat koordinasi inflasi melalui sambungan Zoom, Senin (7/7/2025). Realisasi belanja APBD Pemprov Gorontalo triwulan II 2025 berada di peringkat sembilan nasional dan atau peringkat satu se-Sulawesi […]

  • MUI Kecam Serangan AS dan Israel ke Iran, Nilai Board of Peace Kehilangan Legitimasi

    MUI Kecam Serangan AS dan Israel ke Iran, Nilai Board of Peace Kehilangan Legitimasi

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri, Prof. Sudarnoto Abdul Hakim, mengecam keras serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026) waktu setempat. MUI menilai agresi tersebut semakin menunjukkan bahwa Board of Peace (BoP) tidak memiliki legitimasi moral, politik, maupun hukum. Kepada MUI Digital di Jakarta, Ahad (1/3/2026) […]

expand_less