Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Kisah-Kisah Para Nabi yang Terjadi di Bulan Muharram

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
  • visibility 154
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bulan Muharram dikenal sebagai salah satu bulan suci dalam Islam, bahkan disebut sebagai “Syahrullah”(bulan Allah) oleh Rasulullah SAW. Di bulan ini, terutama tanggal 10 Muharram (Hari Asyura), banyak peristiwa besar yang diyakini terjadi dalam sejarah kenabian. Berikut adalah kisah-kisah penting para Nabi yang terjadi di bulan Muharram menurut tradisi Islam:

Nabi Adam AS: Diterimanya Tobat Pertama Manusia

Menurut sebagian riwayat, pada tanggal 10 Muharram, Allah SWT menerima tobat Nabi Adam AS setelah diturunkan dari surga ke bumi karena melanggar larangan memakan buah terlarang.

“Pada hari Asyura, Allah menerima tobat Nabi Adam.”— (HR. al-Baihaqi, dari Ibnu Abbas)

Peristiwa ini mengajarkan pentingnya taubat dan harapan pengampunan bagi seluruh umat manusia.

Nabi Nuh AS: Diselamatkan dari Banjir Besar

Pada hari yang sama, disebutkan bahwa kapal Nabi Nuh AS mendarat di Bukit Judi setelah Allah menyelamatkannya dari banjir besar yang melanda seluruh bumi. Para pengikut Nabi Nuh yang selamat membuat makanan dari sisa bekal mereka — yang kemudian menjadi inspirasi bubur Asyura di beberapa daerah.

“Asyura adalah hari saat kapal Nuh mendarat dengan selamat.”— (Riwayat dari tafsir Ibnu Katsir)

Nabi Ibrahim AS: Diselamatkan dari Api Raja Namrud

Nabi Ibrahim AS dibakar hidup-hidup oleh Raja Namrud karena menghancurkan berhala-berhala. Namun, pada 10 Muharram, Allah SWT menyelamatkannya dengan menjadikan api itu dingin dan menyelamatkan baginya.

“Kami berfirman: Hai api, jadilah kamu dingin dan penyelamat bagi Ibrahim.”— (QS. Al-Anbiya: 69)

Nabi Musa AS: Selamat dari Kejaran Firaun

Inilah peristiwa yang paling dikenal terkait Hari Asyura. Pada tanggal ini, Nabi Musa AS dan Bani Israil diselamatkan dari Firaun yang hendak membinasakan mereka. Laut Merah terbelah dan menjadi jalan bagi mereka, sementara Firaun dan bala tentaranya tenggelam.

“Ini adalah hari di mana Allah menyelamatkan Musa dan Bani Israil dari kejaran musuh mereka.”— (HR. Bukhari dan Muslim)

Karena itu, Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk berpuasa di hari Asyura sebagai bentuk syukur kepada Allah.

Nabi Yunus AS: Keluar dari Perut Ikan

Nabi Yunus AS dilempar ke laut dan ditelan oleh ikan besar akibat meninggalkan kaumnya. Dalam perut ikan, ia memanjatkan doa:

“Laa ilaaha illa anta, subhaanaka innii kuntu minazh-zhaalimiin.”— (QS. Al-Anbiya: 87)

Pada 10 Muharram, Allah mengeluarkan Nabi Yunus dari perut ikan sebagai bentuk penerimaan tobat dan kasih sayang-Nya.

Nabi Yusuf AS: Dibebaskan dari Penjara

Dalam riwayat lain, disebutkan bahwa Nabi Yusuf AS dibebaskan dari penjara Mesir pada Hari Asyura, setelah sekian lama dipenjara karena fitnah istri al-Aziz. Peristiwa ini menjadi simbol keadilan dan kemenangan kebenaran.

Nabi Ayub AS: Disembuhkan dari Penyakitnya

Pada hari Asyura pula, Nabi Ayub AS disembuhkan dari penyakit kulit parah yang dideritanya bertahun-tahun. Doa dan kesabarannya selama ujian menjadi pelajaran berharga bagi umat manusia.

Nabi Isa AS: Diangkat ke Langit

Menurut sebagian riwayat, pada 10 Muharram, Nabi Isa AS diangkat ke langit oleh Allah SWT, menyelamatkannya dari makar orang-orang yang hendak menyalibnya.

Kisah-kisah para nabi yang terjadi di bulan Muharram, khususnya hari Asyura, mengandung pelajaran mendalam:

  • Tobat: dari kisah Adam
  • Keselamatan: dari kisah Nuh dan Musa
  • Kesabaran: dari kisah Ayub dan Yunus
  • Kemenangan atas kezaliman: dari kisah Ibrahim dan Yusuf

Rasulullah SAW sendiri menganjurkan puasa pada 10 Muharram, dan untuk membedakan dari tradisi Yahudi, beliau juga memerintahkan untuk puasa pada 9 atau 11 Muharram (puasa Tasu’a dan Asyura).

 “Puasa pada hari Asyura menghapus dosa setahun yang lalu.” — (HR. Muslim)

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Didesak Massa, KemenHAM Janji Bentuk Tim Tindaklanjuti Penangkapan 11 Warga Maba Sangaji

    Didesak Massa, KemenHAM Janji Bentuk Tim Tindaklanjuti Penangkapan 11 Warga Maba Sangaji

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Aliansi Masyarakat Adat menggelar aksi unjuk rasa mendesak Kementerian HAM (KemenHAM) untuk bersikap tegas atas penangkapan 11 warga Maba Sangaji oleh Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara. Massa juga menuntut dihentikannya aktivitas PT Position yang dinilai merusak wilayah adat dan memicu konflik. Senin, 26 Mei 2025. Aksi dimulai dari titik kumpul menuju kantor KemenHAM wilayah kerja […]

  • Trilogi Patriotik : Spionase Saripa, Taktik Dua Belas, dan Wasiat Hijau Nani Wartabone yang Terlupakan

    Trilogi Patriotik : Spionase Saripa, Taktik Dua Belas, dan Wasiat Hijau Nani Wartabone yang Terlupakan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Sandy Syafrudin Nina
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Refleksi 84 Tahun Hari Patriotik Gorontalo Beberapa hari yang lalu, sebelum tanggal yang diperingati sebagai hari patriotik Gorontalo, saya berziarah ke makam pahlawan Gorontalo, pak Nani. Saya berdoa untuk beliau, dan para pejuang yang ikut serta bersama beliau dalam membebaskan Gorontalo dari penjajahan. Lalu tepat hari ini, di tanggal 23 Januari 2026, saya ingin kita […]

  • Transmigrasi Patriot Didatangkan dari Jawa: Pengakuan Gagalnya Pendidikan di Mamuju?

    Transmigrasi Patriot Didatangkan dari Jawa: Pengakuan Gagalnya Pendidikan di Mamuju?

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Misbahuddin Yamin
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Program Transmigrasi Patriot yang digagas Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanegara dengan mengirim mahasiswa dari tujuh kampus elite seperti UI, UGM, ITB, IPB, ITS, Unpad, dan Undip ke Mamuju, secara sekilas tampak progresif. Narasi yang dibangun adalah kolaborasi, sinergi, dan pembangunan ekonomi inklusif. Namun, jika dibaca secara lebih jernih dan struktural, kebijakan ini menyimpan persoalan […]

  • Menjelang Akhir Tahun, Sekda Sultra Ingatkan Disiplin ASN dan Keamanan Dokumen Kantor

    Menjelang Akhir Tahun, Sekda Sultra Ingatkan Disiplin ASN dan Keamanan Dokumen Kantor

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 169
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Suasana Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara tampak berbeda pada Senin pagi (15/12/2025). Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi berkumpul dalam Apel Gabungan lingkup Pemerintah Provinsi Sultra, sebagai bagian dari konsolidasi menjelang penutupan tahun anggaran 2025. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., […]

  • Migrasi, Geopolitik, dan Bayang-Bayang Instabilitas Asia Tenggara

    Migrasi, Geopolitik, dan Bayang-Bayang Instabilitas Asia Tenggara

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Suko Wahyudi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Perubahan demografi global akibat migrasi pada hakikatnya tidak berdiri sebagai peristiwa sosial yang otonom. Ia merupakan pantulan dari dinamika geopolitik dunia yang terus bergerak dalam irama tarik-menarik kepentingan. Konflik di Timur Tengah dan ketegangan di Selat Hormuz menghadirkan kenyataan bahwa arus manusia lintas batas bukan sekadar fenomena kemanusiaan, melainkan konsekuensi historis dari perebutan pengaruh global […]

  • PBNU Buka Lembaran Baru, Rapat Pleno Putuskan Rekonsiliasi dan Pemulihan Kepengurusan

    PBNU Buka Lembaran Baru, Rapat Pleno Putuskan Rekonsiliasi dan Pemulihan Kepengurusan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi membuka lembaran baru organisasi setelah menggelar Rapat Pleno, dikutip Jumat, 30 Januari 2026. Rapat tersebut menghasilkan sejumlah keputusan penting yang menandai berakhirnya polemik internal PBNU dalam beberapa waktu terakhir. Salah satu keputusan utama rapat pleno adalah diterimanya permohonan maaf Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atas […]

expand_less