Breaking News
dark_mode
Trending Tags

KPK Ingatkan Bahaya Korupsi Dini, Pelaku Termuda Tercatat Berusia 24 Tahun

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • visibility 179
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan bahwa praktik korupsi tidak lagi hanya melibatkan elite, tetapi mulai menyasar generasi muda. KPK bahkan mencatat pelaku tindak pidana korupsi termuda berusia 24 tahun, sebuah kondisi yang dinilai sebagai alarm serius bagi dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

Peringatan tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Agus Joko Pramono saat menjadi pembicara dalam kegiatan Muslim Youth Leadership Camp bertema “The Leadership Insight” di Al Kausar Islamic Boarding School, Sukabumi, Jawa Barat, dikutip dari laman resmi KPK, Kamis (25/12).

Dalam paparannya, Agus menyoroti fenomena yang ia sebut sebagai “muda-mudi korupsi”, yakni kecenderungan perilaku tidak berintegritas yang tumbuh sejak usia sekolah. Menurutnya, runtuhnya integritas tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan berawal dari kebiasaan kecil yang dianggap lumrah di lingkungan pendidikan.

Untuk menjelaskan akar persoalan tersebut, Agus memperkenalkan pendekatan ilmiah berdasarkan studi Fredrik Galtung. Integritas dipandang sebagai variabel yang dapat diukur melalui penguatan akuntabilitas, kompetensi, dan etika, serta penekanan praktik korupsi hingga titik nol.

Agus mencontohkan, perilaku seperti mencontek, membolos, dan berbohong di bangku sekolah dapat menjadi pintu masuk menuju pelanggaran yang lebih serius. Di perguruan tinggi, kebiasaan tersebut berkembang menjadi praktik menitip absen, plagiasi, hingga manipulasi administrasi akademik.

Jika tidak dicegah, lanjut Agus, perilaku tersebut berpotensi bermuara pada pelanggaran berat, seperti manipulasi dana beasiswa, mark-up biaya pendidikan, hingga praktik suap dan gratifikasi. Karena itu, pendidikan antikorupsi dinilai penting untuk membentuk sumber daya manusia berintegritas tinggi.

KPK mendorong tiga pilar utama dalam pendidikan antikorupsi, yakni integrasi nilai antikorupsi dalam kurikulum, pembangunan ekosistem pendidikan yang bersih, serta pemberdayaan jejaring sebagai agen perubahan. Tantangan utama pemimpin masa depan, menurut Agus, adalah menghindari konflik kepentingan agar kekuasaan tidak tunduk pada kepentingan pribadi.

Muslim Youth Leadership Camp sendiri merupakan wadah pembinaan karakter kepemimpinan generasi muda. Kehadiran KPK dalam kegiatan tersebut bertujuan menanamkan nilai amanah dan kejujuran sebagai fondasi kepemimpinan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanggapi Polemik Mananggu Cup, Ketua Panitia Ajak Semua Pihak Bersikap Bijak

    Tanggapi Polemik Mananggu Cup, Ketua Panitia Ajak Semua Pihak Bersikap Bijak

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Faisal Husuna
    • visibility 97
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM – MANANGGU – Turnamen sepak bola Mananggu Cup 1 yang direncakan pada bulan November 2026 mendatang mulai menuai polemik, utamanya mengenai sumber anggaran. Ketua Panitia Noldy Biya mengajak semua pihak agar menyikapinya dengan bijak. Sebab menurutnya, perbedaan pandangan, ada pihak yang suka atau tidak suka terhadap turnamen, itu hal yang biasa. Kata dia, dinamika […]

  • RDP dengan BKD Gagal Digelar, Kopra Institute Desak DPRD Bentuk Pansus Dugaan Judi Online

    RDP dengan BKD Gagal Digelar, Kopra Institute Desak DPRD Bentuk Pansus Dugaan Judi Online

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maluku Utara – Kopra Institute melayangkan kritik keras terhadap Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai setelah rapat dengar pendapat (RDP) bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang dijadwalkan DPRD tidak terlaksana. Direktur Kopra Institute, Faisal Habeba, menilai ketidakhadiran BKD dalam agenda tersebut menunjukkan lemahnya keseriusan pemerintah daerah dalam merespons dugaan keterlibatan pejabat publik dalam aktivitas judi online. […]

  • NU dalam Cengkeraman Kekuasaan: Ke Mana NU Bergerak?

    NU dalam Cengkeraman Kekuasaan: Ke Mana NU Bergerak?

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Misbah Yamin
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Satu abad Nahdlatul Ulama (NU) seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai keberhasilan organisasi keagamaan bertahan dalam lintasan sejarah bangsa, tetapi juga sebagai momentum evaluasi kritis atas arah gerak institusionalnya. Dalam konteks ini, pertanyaan nya “Ke mana NU bergerak?” bukanlah ungkapan emosional, melainkan problem akademik tentang representasi, otonomi organisasi, dan relasi kuasa antara agama dan negara. Secara […]

  • Banjir Bandang Biau Belum Usai, Rumah Zakat Bertahan di Garis Depan Kemanusiaan

    Banjir Bandang Biau Belum Usai, Rumah Zakat Bertahan di Garis Depan Kemanusiaan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Suasana Iduladha yang seharusnya diselimuti suka cita dan kekhusyukan ibadah kurban, berubah menjadi ujian berat bagi warga Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara. Banjir bandang menerjang wilayah tersebut pada Selasa (26/5/2026), tepat satu hari sebelum perayaan Hari Raya Iduladha 1447 H. Sejak awal bencana terjadi, lembaga kemanusiaan Rumah Zakat bergerak cepat di garda terdepan. […]

  • PT. STM di Halmahera Tentang Akan Digugat ke Disnaker dan Pengadilan 

    PT. STM di Halmahera Tentang Akan Digugat ke Disnaker dan Pengadilan 

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Perisilisihan Hubungan Industrial (PHI) yang mana terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakuan oleh PT. Sinar Terang Mandiri (PT. STM) kepada Karyawan-nya. Sekretaris Serikat Buruh Garda Nusantara (SBGN) Provinsi Maluku Utara, Sofyan Abubakar mengatakan bahwa Perundingan Bipartit dinyatakan Gagal dikarenakan tidak ada kesepahaman. Pria yang biasa disapa Black Panther itu dengan tegas akan mengawal hingga […]

  • Pendidikan Inklusi: Merangkul Perbedaan, Menguatkan Kemanusiaan

    Pendidikan Inklusi: Merangkul Perbedaan, Menguatkan Kemanusiaan

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Suaib Prawono
    • visibility 160
    • 2Komentar

    Nulondalo.com. Denpasar- Keberagaman adalah kenyataan yang melekat dalam kehidupan manusia. Tidak ada dua individu yang lahir dengan kondisi yang benar-benar sama. Perbedaan kemampuan, latar belakang sosial, budaya, ekonomi, hingga kondisi fisik merupakan bagian dari mozaik kehidupan yang membentuk masyarakat. Kehadiran kelompok disabilitas dalam perbincangan publik menjadi penanda bahwa masyarakat semakin menyadari kekayaan keberagaman tersebut. Dalam […]

expand_less