KPMI BOGANI sukses menggelar Debat Ilmiah Paguyuban se-Bolaang Mongondow Raya 2025
- account_circle Rivaldi Bulilingo
- calendar_month Jumat, 26 Des 2025
- visibility 65
- print Cetak

Sambutan Ketua KPMI BOGANI, Rabu, (24/12/2025) di gedung Auditorium Universitas Gorontalo
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Nulondalo.com — Kerukunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bolaang Poigar Bilalang Passi (KPMI BOGANI) sukses menggelar kegiatan Debat Ilmiah Paguyuban se-Bolaang Mongondow Raya (BMR) 2025, Rabu (24/12/2025). Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Universitas Gorontalo dan diikuti oleh paguyuban-paguyuban Bolaang Mongondow Raya yang berada di Gorontalo.
Kegiatan debat ilmiah ini menjadi ruang akademik dan kultural bagi mahasiswa BMR untuk menyampaikan gagasan, bertukar pikiran, serta memperkuat solidaritas antarpaguyuban. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan membangun budaya dialektika di kalangan mahasiswa.
Ketua KPMI BOGANI, Anshar Kolopita, dalam pernyataannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, peserta, dewan juri, serta pihak-pihak pendukung yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak semata-mata sebagai bentuk pelaksanaan tanggung jawab KPMI BOGANI sebagai tuan rumah.
“Debat ilmiah ini merupakan upaya bersama dalam menjaga dan mempererat tali silaturahmi serta persatuan antar paguyuban Bolaang Mongondow Raya di bumi Gorontalo. Nilai-nilai kebersamaan dan budaya yang telah diwariskan oleh para senior dan pendahulu pada masing-masing paguyuban BMR wajib kita jaga eksistensinya,” ujar Anshar.
Debat ilmiah tahun ini mengangkat tema “Penguatan Peran Paguyuban sebagai Pilar dalam Mendorong Pemekaran Bolaang Mongondow Raya”. Melalui tema tersebut, KPMI BOGANI berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang bermakna bagi seluruh peserta serta mendorong tumbuhnya budaya diskusi kritis yang berkelanjutan setiap tahunnya.
Lebih lanjut, Anshar menambahkan bahwa peran paguyuban sangat strategis sebagai salah satu faktor penunjang dalam mewujudkan pemekaran Bolaang Mongondow Raya di masa depan. Oleh karena itu, kegiatan debat ilmiah ini diharapkan mampu melahirkan gagasan-gagasan konstruktif demi kemajuan daerah dan persatuan mahasiswa BMR.
- Penulis: Rivaldi Bulilingo

Saat ini belum ada komentar