Breaking News
light_mode
Trending Tags

Warga Dufa-Dufa Boikot Jalan, Desak KM Queen Mary Kembali Berlabuh di Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II

  • account_circle Asril R Mahmud
  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • visibility 87
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ternate – Menjelang bulan suci Ramadan, warga Kelurahan Dufa-Dufa menggelar aksi pemboikotan akses jalan utama, Kamis 26 Februari 2026. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap polemik perubahan rute dan lokasi sandar kapal di Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II.

Aksi berlangsung dengan pemblokiran sejumlah ruas jalan utama di wilayah Dufa-Dufa. Massa aksi menuntut agar KM Queen Mary kembali beroperasi dan berlabuh di pelabuhan tersebut karena dinilai berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat setempat.

Sebelumnya, KM Cahaya Nusantara beroperasi di Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II Dufa-Dufa. Namun, menyusul kebijakan pemindahan KM Queen Mary untuk berlabuh di pelabuhan tersebut—yang sebelumnya beroperasi di Pelabuhan Ahmad Yani KM Cahaya Nusantara kemudian berpindah ke pelabuhan lain.

Permasalahan muncul ketika pihak KM Queen Mary justru tidak jadi berlabuh di Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II dengan alasan fasilitas dan infrastruktur pelabuhan dinilai belum memenuhi standar kelayakan. Keputusan tersebut memicu kekecewaan warga karena berdampak langsung pada aktivitas ekonomi di kawasan pelabuhan.

Arif selaku Koordinator lapangan aksi menjelaskan, masyarakat telah berupaya membangun komunikasi dengan sejumlah dinas terkait agar persoalan tersebut ditindaklanjuti hingga ke tingkat KSOP provinsi. Namun, hingga kini belum ada kejelasan.

“Kami mempertanyakan alasan pelabuhan dianggap tidak layak. Komunikasi sudah kami lakukan ke beberapa dinas untuk diteruskan ke KSOP provinsi, tapi sampai sekarang mandek. Karena belum ada kepastian, kami turun ke jalan dan akan tetap melakukan boikot sampai ada kejelasan,” ujarnya.

Salah satu perwakilan massa aksi, Rizki, menegaskan bahwa persoalan ini bukan semata-mata soal perubahan rute, melainkan menyangkut kepentingan ekonomi masyarakat luas.

“Di pelabuhan itu ada buruh bagasi, pengangkut barang, tukang ojek, dan masyarakat yang mencari nafkah di seputaran pelabuhan. Kalau kapal Queen Mary belum juga beroperasi di Dufa-Dufa, masyarakat akan kesulitan mencari nafkah,” katanya.

Ia juga menyoroti alasan fasilitas pelabuhan yang dianggap tidak memadai. Menurutnya, selama ini aktivitas distribusi dan bongkar muat tetap berjalan dan menghasilkan pendapatan, namun pemeliharaan infrastruktur pelabuhan dinilai kurang mendapat perhatian.

“Alasan kapal ini tidak berlabuh di sini karena fasilitas dianggap tidak memadai. Padahal tong tahu bahwa distribusi itu selalu terbayar. Tapi hari ini tidak ada pemeliharaan pelabuhan,” Lanjut Rizki

Massa aksi meminta pemerintah kota segera mengambil langkah konkret untuk memastikan operasional kapal kembali normal di Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II. Mereka juga berharap adanya dukungan pemerintah dalam pengembangan fasilitas pelabuhan agar dapat melayani tidak hanya rute Ternate–Jailolo, tetapi juga wilayah lainnya.

Warga menyatakan akan tetap memboikot akses jalan hingga KM Queen Mary kembali beroperasi di Pelabuhan Dufa-Dufa.

  • Penulis: Asril R Mahmud
  • Editor: Risman Lutfi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • McDonalisasi PMII…..!!!

    McDonalisasi PMII…..!!!

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sahabat Senior: ente tahu tanggal 17 April torang akan merayakan HARLAH PMII? Sahabat Yunior: Jelas taulah (sambil tersenyum)…! PMII itu kan singkatan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, ya? Ada apa senior? Sahabat Senior: Iya, butul! Harlah ini bukan hanya sekadar perayaan, tapi juga momen untuk refleksi atas perjuangan dan kontribusi PMII dalam pengembangan kader dan […]

  • Geliat Ekonomi GP Ansor di Tangan Addin Jauharudin

    Geliat Ekonomi GP Ansor di Tangan Addin Jauharudin

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) telah lama menjadi garda depan pemuda Nahdlatul Ulama (NU) dalam menegakkan nilai-nilai keislaman yang moderat, menjaga keutuhan bangsa, dan memperkuat identitas kebangsaan. Namun, satu aspek yang selama ini belum tergarap secara maksimal adalah penguatan ekonomi kader dan organisasi. Di bawah kepemimpinan Addin Jauharudin, wajah GP Ansor mulai menunjukkan arah baru: […]

  • Triliunan Dolar, Kekosongan Tak Terbeli. Fenomena Elon Musk Kesepian di Puncak piramida Kapitalisme

    Triliunan Dolar, Kekosongan Tak Terbeli. Fenomena Elon Musk Kesepian di Puncak piramida Kapitalisme

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Kita sering membayangkan bahwa puncak kebahagiaan terletak pada keberlimpahan materi. Sejak kecil, banyak dari kita diajarkan—secara halus maupun terang-terangan—bahwa sukses berarti kaya, terkenal, dan berkuasa. Dalam imajinasi sosial yang dibentuk oleh kapitalisme modern, kekayaan adalah simbol kemenangan. Namun pengakuan Musk menghadirkan celah refleksi: mungkinkah ada sesuatu yang tak bisa dibeli, bahkan oleh orang paling kaya […]

  • Hasil Perdagangan Karbon diterima Pusat, DPR : Daerah Harus Dapat Manfaat

    Hasil Perdagangan Karbon diterima Pusat, DPR : Daerah Harus Dapat Manfaat

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Anggota Komisi XII DPR RI Cek Endra menyoroti manfaat konkret dari perdagangan karbon bagi daerah, serta mekanisme distribusi manfaat bagi daerah penyumbang penurunan emisi karbon di Indonesia. “Jika perdagangan karbon ini diterima di pusat, apakah kabupaten penghasil karbon seperti di Jambi juga mendapatkan manfaatnya? Bagaimana mekanisme perhitungannya agar mereka mendapatkan hak yang seharusnya?” tanya Cek […]

  • Bareskrim Polri Tahan Dua Petinggi PT Dana Syariah Indonesia Terkait Dugaan Penggelapan Dana dan TPPU

    Bareskrim Polri Tahan Dua Petinggi PT Dana Syariah Indonesia Terkait Dugaan Penggelapan Dana dan TPPU

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri resmi menahan dua petinggi PT Dana Syariah Indonesia (DSI), yakni Direktur Utama Taufiq Aljufri dan Komisaris Arie Rizal Lesmana, mulai Selasa (10/02/2026). Penahanan dilakukan untuk kepentingan penyidikan kasus dugaan penggelapan dana dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pada layanan pinjaman online (pinjol) DSI. Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus […]

  • Hijau Hitam di Era Digital: Semarak Milad ke-79 HMI

    Hijau Hitam di Era Digital: Semarak Milad ke-79 HMI

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo.com
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Nulondalo.com-Makassar. Suasana Milad ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tahun ini terasa berbeda. Meski tidak semua kader hadir secara fisik dalam perayaan, semangat kebersamaan tetap bergema di ruang-ruang digital. Status WhatsApp, unggahan Instagram, hingga cuitan di Twitter menjadi tanda bahwa kader HMI di seluruh penjuru tanah air ikut menyemarakkan momentum bersejarah ini. Kebanggaan sebagai kader tampak nyata. […]

expand_less