Breaking News
light_mode
Trending Tags

Warga Dufa-Dufa Boikot Jalan, Desak KM Queen Mary Kembali Berlabuh di Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II

  • account_circle Asril R Mahmud
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • visibility 193
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ternate – Menjelang bulan suci Ramadan, warga Kelurahan Dufa-Dufa menggelar aksi pemboikotan akses jalan utama, Kamis 26 Februari 2026. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap polemik perubahan rute dan lokasi sandar kapal di Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II.

Aksi berlangsung dengan pemblokiran sejumlah ruas jalan utama di wilayah Dufa-Dufa. Massa aksi menuntut agar KM Queen Mary kembali beroperasi dan berlabuh di pelabuhan tersebut karena dinilai berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat setempat.

Sebelumnya, KM Cahaya Nusantara beroperasi di Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II Dufa-Dufa. Namun, menyusul kebijakan pemindahan KM Queen Mary untuk berlabuh di pelabuhan tersebut—yang sebelumnya beroperasi di Pelabuhan Ahmad Yani KM Cahaya Nusantara kemudian berpindah ke pelabuhan lain.

Permasalahan muncul ketika pihak KM Queen Mary justru tidak jadi berlabuh di Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II dengan alasan fasilitas dan infrastruktur pelabuhan dinilai belum memenuhi standar kelayakan. Keputusan tersebut memicu kekecewaan warga karena berdampak langsung pada aktivitas ekonomi di kawasan pelabuhan.

Arif selaku Koordinator lapangan aksi menjelaskan, masyarakat telah berupaya membangun komunikasi dengan sejumlah dinas terkait agar persoalan tersebut ditindaklanjuti hingga ke tingkat KSOP provinsi. Namun, hingga kini belum ada kejelasan.

“Kami mempertanyakan alasan pelabuhan dianggap tidak layak. Komunikasi sudah kami lakukan ke beberapa dinas untuk diteruskan ke KSOP provinsi, tapi sampai sekarang mandek. Karena belum ada kepastian, kami turun ke jalan dan akan tetap melakukan boikot sampai ada kejelasan,” ujarnya.

Salah satu perwakilan massa aksi, Rizki, menegaskan bahwa persoalan ini bukan semata-mata soal perubahan rute, melainkan menyangkut kepentingan ekonomi masyarakat luas.

“Di pelabuhan itu ada buruh bagasi, pengangkut barang, tukang ojek, dan masyarakat yang mencari nafkah di seputaran pelabuhan. Kalau kapal Queen Mary belum juga beroperasi di Dufa-Dufa, masyarakat akan kesulitan mencari nafkah,” katanya.

Ia juga menyoroti alasan fasilitas pelabuhan yang dianggap tidak memadai. Menurutnya, selama ini aktivitas distribusi dan bongkar muat tetap berjalan dan menghasilkan pendapatan, namun pemeliharaan infrastruktur pelabuhan dinilai kurang mendapat perhatian.

“Alasan kapal ini tidak berlabuh di sini karena fasilitas dianggap tidak memadai. Padahal tong tahu bahwa distribusi itu selalu terbayar. Tapi hari ini tidak ada pemeliharaan pelabuhan,” Lanjut Rizki

Massa aksi meminta pemerintah kota segera mengambil langkah konkret untuk memastikan operasional kapal kembali normal di Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II. Mereka juga berharap adanya dukungan pemerintah dalam pengembangan fasilitas pelabuhan agar dapat melayani tidak hanya rute Ternate–Jailolo, tetapi juga wilayah lainnya.

Warga menyatakan akan tetap memboikot akses jalan hingga KM Queen Mary kembali beroperasi di Pelabuhan Dufa-Dufa.

  • Penulis: Asril R Mahmud
  • Editor: Risman Lutfi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Triliunan Dolar, Kekosongan Tak Terbeli. Fenomena Elon Musk Kesepian di Puncak piramida Kapitalisme

    Triliunan Dolar, Kekosongan Tak Terbeli. Fenomena Elon Musk Kesepian di Puncak piramida Kapitalisme

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Kita sering membayangkan bahwa puncak kebahagiaan terletak pada keberlimpahan materi. Sejak kecil, banyak dari kita diajarkan—secara halus maupun terang-terangan—bahwa sukses berarti kaya, terkenal, dan berkuasa. Dalam imajinasi sosial yang dibentuk oleh kapitalisme modern, kekayaan adalah simbol kemenangan. Namun pengakuan Musk menghadirkan celah refleksi: mungkinkah ada sesuatu yang tak bisa dibeli, bahkan oleh orang paling kaya […]

  • Mahasiswa PKUMI Jadi Khatib di California, Gaungkan Dakwah Moderat di Kancah Global

    Mahasiswa PKUMI Jadi Khatib di California, Gaungkan Dakwah Moderat di Kancah Global

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 120
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Peran aktif mahasiswa Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) di tingkat global kian menunjukkan eksistensinya. Pada Jumat siang, 10 April 2026, salah satu delegasi mahasiswa, Muhammad Arsyad Haikal, mendapat kehormatan menjadi khatib sekaligus imam salat Jumat di Masjid At Taqwa NMC. Penugasan dakwah ini merupakan bagian dari rangkaian program Short Course yang tengah […]

  • QRIS Menyapa Gorontalo, Bank Indonesia Perkuat Literasi Pembayaran Digital di Pekan Ekonomi Syariah

    QRIS Menyapa Gorontalo, Bank Indonesia Perkuat Literasi Pembayaran Digital di Pekan Ekonomi Syariah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Pekan Ekonomi Syariah yang digelar oleh PWNU Gorontalo menjadi ajang kolaborasi penting antara lembaga keagamaan, pelaku usaha, dan lembaga keuangan. Kegiatan yang berlangsung di kantor PWNU Gorontalo ini menghadirkan berbagai agenda edukatif, mulai dari expo UMKM, seminar investasi syariah, hingga sosialisasi sistem pembayaran digital oleh Bank Indonesia, Rabu (29/10/2025). Dalam kegiatan Sosialisasi QRIS, Bank Indonesia […]

  • Satu Liter Bensin

    Satu Liter Bensin

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Fadhil Hadju
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Suhu udara siang itu cukup panas. Membuat dahi penuh peluh. Tapi aku harus menerjangnya. Siang itu aku pulang ke rumah. Selesai belanja snack kesukaan istri aku langsung menuju kamar. Panasnya matahari itu bukan satu-satunya cerita yang kubawa untuknya. Satu cerita, yang agak memilukan juga kubawa masuk ke rumah saat itu. “Tadi aku kan pergi belanja […]

  • Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Tani Merdeka Gorontalo Diminta Awasi Distribusi hingga ke Petani

    Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Tani Merdeka Gorontalo Diminta Awasi Distribusi hingga ke Petani

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Pemerintah Prabowo Subianto  resmi menurunkan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen, mulai berlaku Rabu, 22 Oktober 2025. Kebijakan ini menjadi langkah bersejarah pertama di tingkat nasional, Rabu(22/10/2025). Penurunan harga tersebut dilakukan tanpa menambah anggaran subsidi dari APBN, melainkan melalui efisiensi industri dan perbaikan tata kelola distribusi pupuk. Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor […]

  • Tubuh sebagai Ruang Iman, Pengetahuan dan Penyembuhan

    Tubuh sebagai Ruang Iman, Pengetahuan dan Penyembuhan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Membaca Ketegangan Agama, Kesehatan Modern, Dan Pengobatan Tradisional dengan perspektif Moderasi Beragama. Mungkinkah gagasan moderasi beragama digunakan untuk membaca ilmu kesehatan? Saya menjawabnya, mungkin. Dengan segala kehati-hatian agar tidak terkesan memaksakan. Ruang perjumpaan agama dan ilmu kesehatan adalah tubuh. Sebagaimana ilmu kesahatan, agama juga berbicara tentang tubuh. Bagaimana tubuh dirawat, disembuhkan, dilindungi, bahkan dimuliakan. Tubuh […]

expand_less