Jejak Safari Ramadan H. Ali Yafid di Bone
- account_circle Suaib Pr
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 25
- print Cetak

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid saat menyampaikan tauziah Ramadan, berbagi takjil dan melantik salah satu Kepala Madrasah Negeri di Bone
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Nulondalo.com, Bone- Ramadan hari ke-12 menjadi momen istimewa bagi Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid. Safari Ramadan kali ini membawanya pulang ke tanah kelahirannya di Kabupaten Bone. Kehadirannya bukan sekadar kunjungan kerja, melainkan rangkaian kegiatan penuh makna yang menyentuh hati masyarakat.
Di Bone, Ali Yafid memulai agenda dengan kunjungan ke MAN 2 Bone, sekaligus melantik salah satu Kepala Madrasah Negeri di wilayah tersebut. Usai pelantikan, bersama jajaran Kemenag Bone, ia turun langsung ke jalan poros kota, membagikan takjil kepada warga dan pengendara yang melintas. Antusiasme masyarakat begitu besar, hingga jalan sempat macet oleh kerumunan yang ingin menerima sajian buka puasa.
Selepas berbagi takjil, kegiatan berlanjut di lapangan indoor Kantor Kemenag Bone. Di sana, Ali Yafid menyerahkan paket Ramadan dan sembako kepada masyarakat miskin serta anak-anak yatim piatu dari berbagai panti asuhan.
Dengan penuh ketulusan, ia menyampaikan pesan bahwa Ramadan bukan hanya tentang ibadah ritual, tetapi juga tentang berbagi kebahagiaan dan keberkahan.
“Bulan suci ini bukan sekadar mengejar pahala ibadah, tapi juga keberkahannya dari amaliah nyata saling berbagi,” ucapnya penuh haru.
Menjelang malam, suasana semakin khidmat. Setelah berbuka bersama, Ali Yafid didapuk memberikan tauziyah dalam salat tarawih berjamaah di Masjid Al Ikhlas.
Di hadapan jajaran Kemenag Bone, ia menekankan pentingnya meluruskan niat, baik dalam beribadah maupun dalam menjalankan tugas sebagai aparatur Kementerian Agama.
“Niat itu menjadi kunci pembuka pahala, kebaikan, dan keberkahan hidup. Termasuk dalam tugas melayani umat, luruskan niatnya,” pesannya menutup rangkaian Safari Ramadan.
Safari Ramadan di Bone hari itu menjadi potret nyata bagaimana seorang pemimpin hadir bukan hanya dengan kebijakan, tetapi juga dengan ketulusan hati. Dari pelantikan, berbagi takjil, santunan, hingga tarwih bersama, semuanya terjalin dalam satu benang merah, yaitu kebersamaan dan keberkahan Ramadan.
- Penulis: Suaib Pr

Saat ini belum ada komentar