Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Masjid Istiqlal Luncurkan Wakaf 100.000 Al-Qur’an Iluminasi Tionghoa pada Peringatan Nuzulul Qur’an

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • visibility 219
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Masjid Istiqlal akan meluncurkan program Wakaf 100.000 Al-Qur’an Iluminasi Tionghoa dalam rangkaian peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah yang mengusung tema “Jembatan Harmoni Peradaban.” Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 9 Maret 2026, sebagai bagian dari rangkaian acara yang digelar bersama Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ) Kementerian Agama serta Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI).

Program wakaf tersebut menjadi gerakan bersama untuk memperluas penyebaran Al-Qur’an sekaligus menghadirkan harmoni budaya melalui desain mushaf yang memadukan nilai-nilai keislaman dengan seni iluminasi bernuansa Tionghoa. Mushaf ini diharapkan menjadi simbol bahwa Islam dapat tumbuh dan berkembang secara harmonis di tengah keragaman budaya Indonesia.

Ketua Panitia kegiatan, Mas’ud Halimin, menjelaskan bahwa peluncuran wakaf ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pesan universal Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

“Melalui launching Wakaf 100.000 Al-Qur’an Iluminasi Tionghoa ini, kami ingin menghadirkan gerakan wakaf yang bukan hanya memperluas penyebaran mushaf Al-Qur’an ke berbagai daerah, tetapi juga menjadi simbol harmoni budaya. Keindahan iluminasi bernuansa Tionghoa dalam mushaf ini menunjukkan bahwa nilai Islam dapat berpadu dengan budaya secara damai dan saling memperkaya,” ujar Mas’ud Halimin.

Ia menambahkan bahwa gerakan wakaf tersebut juga menjadi ajakan bagi masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam menyebarkan cahaya Al-Qur’an hingga ke pelosok negeri.

“Setiap huruf yang dibaca, setiap ayat yang dihafal, dan setiap kebaikan yang lahir dari mushaf tersebut akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir. Karena itu kami mengajak masyarakat menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini—satu mushaf dari kita dapat menjadi cahaya ilmu bagi banyak orang,” katanya.

Sementara itu, Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa momentum Nuzulul Qur’an merupakan saat penting untuk kembali menghidupkan nilai-nilai universal Al-Qur’an.

“Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk dan rahmat bagi seluruh alam. Nilai-nilai yang diajarkannya seperti kasih sayang, keadilan, persaudaraan, dan harmoni sosial merupakan fondasi penting dalam membangun peradaban yang damai dan berkemajuan,” ujarnya.

Menurutnya, Indonesia yang memiliki keragaman budaya justru memiliki potensi besar untuk menampilkan wajah Islam yang inklusif dan harmonis.

“Keragaman budaya Nusantara adalah kekayaan yang harus dirawat. Ketika nilai-nilai Al-Qur’an bertemu dengan kearifan budaya lokal, maka lahirlah peradaban yang saling menghargai dan memperkuat persaudaraan,” lanjutnya.

Selain peluncuran program wakaf, rangkaian acara Nuzulul Qur’an di Masjid Istiqlal juga akan diisi dengan berbagai kegiatan inspiratif, seperti dialog kebudayaan, pertunjukan seni, hingga penampilan lukisan pasir yang mengisahkan sejarah Islam Tionghoa di Indonesia. Acara ini juga akan menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif dari berbagai latar belakang untuk memperkuat pesan harmoni peradaban.

Melalui kegiatan tersebut, Masjid Istiqlal berharap momentum ini dapat meneguhkan kembali pesan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi bagi kehidupan masyarakat yang damai, toleran, dan penuh persaudaraan. Gerakan wakaf Al-Qur’an ini diharapkan mampu menyebarkan cahaya ilmu secara berkelanjutan hingga ke generasi mendatang.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sam’un Al-Gazi; Inspirasi untuk Lailatul Qadr (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan # 17)

    Sam’un Al-Gazi; Inspirasi untuk Lailatul Qadr (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan # 17)

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Edisi 17 Ramadhan ini, saya buat sedikit berbeda dan keluar dari tema besar. Ini karena 17 Ramadhan sering dianggap sebagai malam turunnya Al-Qur’an untuk pertama kali, sekaligus menjadi penanda bahwa malam Lailatul Qadr akan segera datang pada malam-malam ganjil berikutnya di bulan Ramadhan. Turunnya Lailatul Qadr sering dikaitkan dengan kisah seorang tokoh dari zaman Bani […]

  • Transparansi APBN di Era Digital: Menyeimbangkan Keterbukaan Data dan Literasi Publik

    Transparansi APBN di Era Digital: Menyeimbangkan Keterbukaan Data dan Literasi Publik

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Isla Aulia'i Wasi Suhada
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Di era digital yang kini mendominasi kehidupan sehari-hari, transparansi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi fondasi utama bagi kepercayaan publik terhadap pemerintahan. Pemerintah Indonesia telah menunjukkan komitmen serius melalui berbagai inisiatif digital, seperti portal Open Data APBN di situs Kementerian Keuangan dan aplikasi mobile yang menyediakan akses langsung ke rincian anggaran. Data ini mencakup […]

  • Kemenhaj Layaknya Santri Yang Baru Mondok

    Kemenhaj Layaknya Santri Yang Baru Mondok

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Orang NU punya prinsip sederhana: kalau niatnya ibadah, jangan dibuat ribet. Sayangnya, urusan haji yang jelas-jelas ibadah sering kali justru paling ribet urusannya. Maka ketika Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) lahir, umat pun berharap: “Alhamdulillah, semoga haji tak lagi seperti antre sembako menjelang lebaran.” Tapi apa daya, harapan sering kalah cepat dari realitas birokrasi. Sebagai […]

  • Momen Penuh Makna! Doa Bado Ketupat Jadi Pembuka Tradisi Lebaran Ketupat di Gorontalo

    Momen Penuh Makna! Doa Bado Ketupat Jadi Pembuka Tradisi Lebaran Ketupat di Gorontalo

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 354
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Tradisi Lebaran Ketupat di kawasan Kampung Jawa, Kabupaten Gorontalo, resmi dimulai dengan pelaksanaan doa Bado Ketupat yang berlangsung khidmat di Masjid Al Muttaqin, Sabtu (28/03/2026). Prosesi religius ini dihadiri langsung oleh Sofyan Puhi, didampingi Tonny S. Junus serta Sugondo Makmur. Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap pelestarian tradisi yang […]

  • Ayam Masih Mendominasi Populasi Ternak di Indonesia, Tembus 3,92 Miliar Ekor

    Ayam Masih Mendominasi Populasi Ternak di Indonesia, Tembus 3,92 Miliar Ekor

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Indonesia tercatat memiliki populasi hewan ternak yang sangat besar pada 2025. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ayam menjadi jenis ternak yang paling mendominasi dengan jumlah mencapai 3,92 miliar ekor. Berdasarkan publikasi yang dirilis melalui platform IndonesiaBaik.id, populasi ayam tersebut mencakup ayam bukan ras (buras) atau ayam kampung, ayam ras pedaging, […]

  • Jangan Jadi Nahdliyyin Imma’ah

    Jangan Jadi Nahdliyyin Imma’ah

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Abdullah Aniq Nawawi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Ada hadits yang patut direnungkan oleh kita semua, khususnya oleh warga Nahdliyyin yang akhir-akhir ini menyaksikan banyak kejanggalan pada tubuh organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Mulai dari konflik internal hingga kasus-kasus yang menyeret para pengurus dan tokohnya. Nabi bilang begini: لا تَكُونُوا إمعة تَقولُونَ إِن أحسن النَّاس أحسنا وَإِن ظلمُوا ظلمنَا “Janganlah kalian menjadi “imma’ah”. Yaitu […]

expand_less