OJK dan ILO Luncurkan Sistem ERP untuk Permudah Akses Pembiayaan Peternak Sapi Perah
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 22
- print Cetak

OJK bersama ILO meluncurkan Sistem Enterprise Resource Planning (ERP) dan program akses keuangan inklusif bagi peternak sapi perah di Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (11/6/2026). Program ini bertujuan memperluas akses pembiayaan formal melalui digitalisasi ekosistem peternakan. (Dok. OJK)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama International Labour Organization (ILO) meluncurkan Sistem Enterprise Resource Planning (ERP) dan program akses keuangan inklusif bagi peternak sapi perah di Jawa Timur, Kamis (11/6). Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan formal sekaligus mempercepat digitalisasi sektor peternakan.
Peluncuran yang berlangsung di Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung, Kabupaten Malang, merupakan bagian dari implementasi program PROMISE 2 IMPACT, hasil kolaborasi ILO, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan OJK yang didukung Pemerintah Swiss melalui State Secretariat for Economic Affairs (SECO).
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, mengatakan peternak selama ini masih menghadapi kendala memperoleh pembiayaan formal akibat keterbatasan data usaha yang terdokumentasi.
“Melalui sistem ERP, data produksi, keuangan, dan operasional koperasi dapat terdokumentasi secara lebih sistematis dan real time sehingga mampu menghasilkan profil usaha yang lebih akurat,” ujarnya.
Menurut Adi, integrasi ERP dengan layanan Pemeringkat Kredit Alternatif (PKA) dan Penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan (PAJK) akan mempermudah lembaga keuangan dalam menilai kelayakan kredit peternak secara lebih objektif.
Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste, Simrin Singh, menilai digitalisasi mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan usaha, sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar