Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Kekeringan dan krisis air bersih.Masalah yang tidak kunjung usai Di Kecamatan Bontoa

  • account_circle Hardiansyah
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • visibility 228
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com,Maros – Musim kemarau yang berkepanjangan mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Ribuan warga di kawasan pesisir kini harus bertahan dengan menggunakan air sumur tadah hujan yang keruh bahkan terasa asin untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Salah satu wilayah yang mengalami dampak paling parah adalah Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa. Selama lebih dari tiga bulan terakhir, warga kesulitan mendapatkan air bersih setelah sumur dan sejumlah sumber air mulai mengering akibat minimnya curah hujan.

Kondisi tersebut memaksa masyarakat memanfaatkan air sumur tadah hujan yang debitnya terus menyusut,Meski kualitas airnya keruh dan sedikit asin, air tersebut tetap digunakan untuk mandi dan mencuci karena tidak ada pilihan lain.

Sementara itu, kebutuhan air minum dan memasak hanya dapat dipenuhi dengan membeli air bersih dari penjual air keliling seharga sekitar Rp2.500 per jeriken. Dalam sebulan, biaya yang harus dikeluarkan setiap keluarga dapat mencapai Rp500 ribu, menjadi beban tambahan di tengah tekanan ekonomi masyarakat.

Perjuangan memperoleh air bersih pun tidak mudah. Warga harus berjalan kaki lebih dari satu kilometer sambil mendorong gerobak berisi ember dan jeriken menuju sumber air. Aktivitas itu dilakukan hingga tiga kali sehari demi memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Hasnah, salah seorang warga Desa Ampekale, mengatakan keluarganya sudah berbulan-bulan bertahan dengan kondisi tersebut.

  • Penulis: Hardiansyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relasi Sunni dan Syiah Dibedah: Diskusi Buku M. Quraish Shihab Hadirkan Perspektif Baru

    Relasi Sunni dan Syiah Dibedah: Diskusi Buku M. Quraish Shihab Hadirkan Perspektif Baru

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 474
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Gorontalo – Kelompok kajian keislaman dalam rangka Seri Kajian Islam Progresif menggelar Tadarus Buku pada Senin malam, 16 Maret 2026, dengan membahas karya M. Quraish Shihab berjudul “Sunnah–Syiah Bergandengan Tangan! Mungkinkah?”. Kegiatan ini mengangkat tema “Membongkar Narasi Salah Paham: Sunni–Syiah dan Politik Global” dan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang untuk membedah relasi […]

  • Siapa Mengototkan Tambang Ormas? Yeni Wahid Sebut Peran Menteri

    Siapa Mengototkan Tambang Ormas? Yeni Wahid Sebut Peran Menteri

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 245
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Polemik izin pengelolaan tambang bagi organisasi kemasyarakatan keagamaan kembali memanas. Kali ini datang dari pernyataan terbuka Zanuba Arifah Chafso Wahid atau Yeni Wahid, putri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid. Di hadapan ribuan jamaah Haul Gus Dur di Pesantren Tebuireng, Jombang, Yeni mengungkap adanya peran seorang menteri yang disebut paling ngotot mendorong pemberian konsesi […]

  • BBM Proyek Jalan Akses KA Labakkang–Ma’rang dari Sitaan Polisi, PERJOSI Pertanyakan Jaminan Asal-Usul

    BBM Proyek Jalan Akses KA Labakkang–Ma’rang dari Sitaan Polisi, PERJOSI Pertanyakan Jaminan Asal-Usul

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 385
    • 0Komentar
  • Aliansi Pemuda Kalumbatan Desak Kejari Banggai Laut dan Inspektorat Audit Dugaan Persoalan di Desa Kalumbatan

    Aliansi Pemuda Kalumbatan Desak Kejari Banggai Laut dan Inspektorat Audit Dugaan Persoalan di Desa Kalumbatan

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    nulondalo.com, BANGGAI KEPULAUAN – Aliansi Pemuda Kalumbatan mendesak Kejaksaan Negeri Banggai Laut dan Inspektorat Kabupaten Banggai Kepulauan segera turun langsung ke Desa Kalumbatan untuk mengaudit dan menyelidiki sejumlah dugaan persoalan yang selama ini menjadi sorotan masyarakat. Koordinator Aliansi Pemuda Kalumbatan, Kevin Lapendos, mengatakan berbagai langkah konstitusional telah ditempuh, mulai dari lima kali aksi demonstrasi, audiensi […]

  • Berdebat Panjang di Kemendagri, Srikandi Puncak Botu Ini Bersikeras Bonpes Jadi Daerah Definif

    Berdebat Panjang di Kemendagri, Srikandi Puncak Botu Ini Bersikeras Bonpes Jadi Daerah Definif

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo mendatangi gedung Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Jumat, (7/2/2025), kemarin. Kedatangan mereka guna menindaklanjuti usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), Bone Pesisir. Akan tetapi saat kedatangan itu didapati Bone Pesisir tidak termasuk dalam daftar usulan. Dari sekian daftar usulan yang tengah dipaparkan, hanya Bone Pesisir yang tidak ada dalam daftar usulan. […]

  • “Tuhan-tuhan Kecil” Yang Suka Menghukumi

    “Tuhan-tuhan Kecil” Yang Suka Menghukumi

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Lagi-lagi belakangan ini media sosial kita khususnya Facebook, dipenuhi dengan berbagai postingan yang mengekspresikan penolakan terhadap keberadaan kelompok LGBT di Gorontalo. Banyak pengguna yang mengangkat isu seperti “Tolak LGBT”, “Selamatkan Gorontalo sebagai Serambi Madinah dari Kelompok LGBT”, dan “Hilangkan kaum LGBT dari Bumi Gorontalo”. Fenomena ini mencerminkan adanya gelombang penolakan yang kuat terhadap keberadaan LGBT […]

expand_less