Breaking News
light_mode
Trending Tags

Misranda: Mewujudkan Desa Anti-korupsi Tidak Gampang

  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • visibility 58
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Percontohan Desa Anti Korupsi Tingkat Provinsi Gorontalo digelar di Desa Toto Utara, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (2/7/2025). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Asisten 3 Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Gorontalo, Misranda Nalole.

Monev ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah provinsi Gorontalo dalam memperkuat integritas dan transparansi di tingkat pemerintahan desa. Khususnya, kegiatan ini bertujuan memberantas praktik korupsi dengan fokus pada pemahaman sembilan nilai antikorupsi dan pelaporan gratifikasi.

Inspektorat Daerah, Dinas PMD dan Dukcapil, serta Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo menyelenggarakan monev ini, yang telah memasuki hari kedua pelaksanaannya. Adapun materi yang disampaikan dalam monev ini antara lain tentang sembilan nilai antikorupsi, pengertian gratifikasi, dan perbedaan suap serta pemerasan.

Misranda Nalole dalam sambutannya menyebut upaya menjadi desa percontohan antikorupsi bukanlah hal yang mudah. Ia menekankan, predikat desa anti-korupsi bukan hanya soal label, tetapi mencakup seluruh aspek tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel. Keberhasilan Desa Toto Utara menjadi percontohan harus bisa menular ke desa-desa lain di sekitarnya.

“Mewujudkan desa anti-korupsi tidak gampang, apalagi mempertahankannya. Saya sendiri yang pernah bekerja di inspektorat tahu betul betapa sulit menjaga integritas,” ujar Misranda.

Ia juga mencontohkan pentingnya kejujuran dalam pelaporan kegiatan, termasuk dalam perjalanan dinas. Harapannya, semangat anti-korupsi tidak hanya berhenti pada slogan, tapi benar-benar diterapkan oleh seluruh masyarakat desa. Misranda juga menegaskan bahwa Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah selalu mengingatkan aparaturnya untuk bekerja sesuai aturan dan menolak praktik korupsi,

Kepala Desa Toto Utara, Ramla Djafar menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan di wilayahnya tersebut. Harapannya monev percontohan desa antikorupsi ini dapat membimbing jajarannya dalam administrasi.

“Ini merupakan tanggung jawab besar yang ada di lingkungan kami yang harus kami selesaikan. Kita sudah dipercayakan, maka itu kami memohon bimbingan atas apa kekurangan yang ada di dalam dokumen,” kata Ramla.

Suasana hangat menyelimuti lokasi acara dengan kehadiran sejumlah pejabat dan tokoh penting. Mereka termasuk Inspektur Provinsi Gorontalo atau perwakilannya, Ketua Tim Monev Desa Antikorupsi Provinsi Gorontalo beserta anggota, Camat Tilongkabila, serta Ketua BPD Desa Toto Utara bersama anggota. Kehadiran para tamu penting ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung program desa anti korupsi.

Selain Desa Toto Utara, tim Monev Inspektorat Provinsi Gorontalo juga menjadwalkan kunjungan ke beberapa desa lain yakni ke Desa Tabongo Timur dan Desa Iloponu. Sebelumnya pada hari pertama, Selasa kemarin telah dilaksanakan monitoring di Desa Nanati Jaya, Kabupaten Gorontalo Utara.

Selain pemberian materi tim percontohan desa antikorupsi Provinsi Gorontalo juga melakukan montoring terhadap indikator-indikator yang harus dipenuhi sebagai desa antikorupsi. (mcgoronatloprov/simg)

  • Penulis: Redaksi Nulondalo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • To Build the World Anew: Pesan untuk Kegagalan Tatanan Dunia Modern

    To Build the World Anew: Pesan untuk Kegagalan Tatanan Dunia Modern

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Suryadi R
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Dunia abad ke-21 sering dipromosikan sebagai dunia paling maju dalam sejarah manusia. Teknologi berkembang pesat, konektivitas lintas benua terjadi dalam hitungan detik, dan pengetahuan seolah tak lagi memiliki batas. Tetapi di balik semua itu, dunia justru terasa semakin terbelah. Perang tidak berhenti, ketimpangan melebar, dan rasa saling percaya antarbangsa semakin menipis. Alih-alih membangun dunia baru, […]

  • Sidak Subuh di SPPG Boalemo, Wagub Gorontalo Temukan Sejumlah Pelanggaran Higienitas MBG

    Sidak Subuh di SPPG Boalemo, Wagub Gorontalo Temukan Sejumlah Pelanggaran Higienitas MBG

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 151
    • 0Komentar

    nulondalo.com -Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Gorontalo kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Rabu pagi (17/12/2025). Kali ini, sidak dilakukan di SPPG Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo. Tepat pukul 04.30 Wita, Wagub Idah bersama Tim Satgas MBG […]

  • Quiet Confidence dan Seni Menjadi Diri Sendiri

    Quiet Confidence dan Seni Menjadi Diri Sendiri

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Saya sering memperhatikan ada orang dengan kekuatan pengaruh batin (inner power) yang terasa kuat, meski kehadirannya nyaris tidak mencolok. Mereka tampil bersahaja, sederhana, tidak berisik, tetapi keputusannya berdampak dan sikapnya membekas. Kehadirannya tidak memaksa perhatian, namun justru membuat orang lain memperhatikan. Mereka tidak haus validasi dan tidak mencari sorotan, tetapi pengaruhnya nyata dan bekerja dalam […]

  • Reformasi Birokrasi ParCok sekedar Retorika dibalik Selubung Patologi Kekuasaan

    Reformasi Birokrasi ParCok sekedar Retorika dibalik Selubung Patologi Kekuasaan

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Reformasi birokrasi yang diarahkan pada ParCok semakin hari terdengar seperti retorika kosong. Ia berulang kali diproduksi sebagai janji politik dan simbol pembaruan, namun minim jejak transformasi substantif. Alih-alih menjadi proyek koreksi struktural, reformasi justru tereduksi menjadi narasi populis kekuasaan—bahasa manis yang meredam kritik publik, tanpa sungguh-sungguh menyentuh sumber penyakit yang mengendap dan telah menjadi habitus […]

  • Ironi Serambi Madinah, Dua Dekade Provinsi Berdiri Tanpa Masjid Raya

    Ironi Serambi Madinah, Dua Dekade Provinsi Berdiri Tanpa Masjid Raya

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Hafiz Aqmal Djibran, S.Ikom
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Jika Aceh dikenal dengan “Serambi Mekkah”, maka Gorontalo dikenal dengan “Serambi Madinah”. Julukan tersebut sudah lama dikenal khususnya bagi masyarakat Gorontalo, termasuk penulis. Barangkali telah menjadi identitas daerah Gorontalo yang bisa diketahui oleh banyak orang. Tentunya julukan ini tidak serta merta turun dari langit dan dipersembahkan untuk daerah Gorontalo. Jika digali dari sejarah lokal dan […]

  • Penumpang Berangkat Melalui Angkutan Laut Gorontalo Capai 3714 Orang

    Penumpang Berangkat Melalui Angkutan Laut Gorontalo Capai 3714 Orang

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Jumlah penumpang angkutan laut yang berangkat pada Mei 2025 di Provinsi Gorontalo sebanyak 3.714 orang atau menurun 36,88 persen dibandingkan dengan keadaan pada April 2025 yang tercatat sebanyak 5.884 orang. Sementara jumlah penumpang angkutan laut yang datang pada Mei 2025 sebanyak 3.036 orang, menurun 60,47 persen dibanding April 2025 yang sejumlah 7.680 orang. Jumlah barang […]

expand_less