Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Rencana Industri Panas Bumi di Halmahera Barat, Ketua SEMA-HABAR : Saya Menyarankan Pemda dan DPRD Untuk Mengkaji Ulang

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • visibility 162
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo – Riwan Basir, Ketua Umum Sentral Mahasiswa Halmahera Barat (SEMA-HABAR) menyampaikan pandangannya soal rencana masuknya industri panas bumi di kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara.

Ia menilai, meskipun industri ini berpotensi meningkatkan pendapatan daerah, pemerintah daerah harus mempertimbangkan dampak negatifnya terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Saat ini, Halmahera Barat mengalami tekanan ekonomi dengan pendapatan APBD yang menurun, sehingga Pemda ingin mendorong masuknya industri panas bumi. Namun, Pemda harus lebih jeli dengan berkaca pada beberapa daerah lain yang terdampak buruk akibat industri pertambangan,” ujarnya.

Menurutnya, Halmahera Barat memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan dengan sumber daya alam yang melimpah. Oleh karena itu, ia menilai pengembangan sektor pertanian dan perikanan bisa menjadi alternatif yang lebih berkelanjutan dibandingkan eksploitasi energi panas bumi.

Lebih lanjut, ia menyoroti dampak lingkungan dari proyek panas bumi dengan merujuk pada kasus di Mataloko, Dieng, dan beberapa daerah lain. Industri ini, kata dia, berpotensi menyebabkan kerusakan alam dan membahayakan kesehatan masyarakat akibat paparan gas beracun.

Riwan juga mengkhawatirkan dampak eksplorasi panas bumi terhadap sumber air bersih di desa-desa sekitar lokasi proyek, seperti Desa Indamdehe – Idamgamsungi, yang mengandalkan mata air Ake Dola dan Ake Kaca. Penggunaan air dalam jumlah besar oleh industri ini dikhawatirkan mencemari sumber air yang menjadi penghidupan masyarakat, termasuk di desa-desa tetangga seperti Pabos.

“Oleh karena itu, saya menyarankan Pemda dan DPRD untuk mengkaji ulang. apakah industri panas bumi benar-benar lebih menguntungkan bagi pendapatan daerah dibandingkan dampak lingkungan yang harus ditanggung masyarakat. Alternatif lain, pemerintah bisa lebih fokus mengembangkan sektor pertanian dan perikanan yang lebih ramah lingkungan,” tutupnya.

Kontributor : Asril

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kekerasan Seksual adalah Kejahatan terhadap Martabat Kemanusiaan

    Kekerasan Seksual adalah Kejahatan terhadap Martabat Kemanusiaan

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Oleh : Siti Sara Malase Pengurus PB PMII Nulondalo.com – Kami mengecam dengan sekeras-kerasnya tindakan biadab, keji, dan tidak berperikemanusiaan yang diduga dilakukan oleh terduga pelaku terhadap korban pada Sabtu, 20 Juni 2026 sekitar pukul 19.53 WIT. Perbuatan tersebut bukan hanya merupakan pelanggaran hukum yang serius, tetapi juga bentuk penghancuran terhadap rasa aman, martabat, integritas […]

  • Dikejar Polisi, Pemotor Asal Brebes Tewas Usai Tabrak Tiang dan Pagar di Gang Sempit

    Dikejar Polisi, Pemotor Asal Brebes Tewas Usai Tabrak Tiang dan Pagar di Gang Sempit

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 362
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Seorang pemotor asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tragis di jalan lingkungan padat penduduk. Kejadian tersebut terjadi pada Rabu, 25 Maret 2026, sekitar pukul 11.00–11.15 WIB di Dusun Pager, Desa Arjowinangun, Kecamatan Pacitan, Jawa Timur. Korban diketahui bernama Diva Tri Herianto (21), warga Klampok, Wanasari, Brebes. Peristiwa nahas tersebut […]

  • PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU hingga Ranting Dimulai 1 November 2026

    PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU hingga Ranting Dimulai 1 November 2026

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Faisal Husuna
    • visibility 33
    • 0Komentar

    JAKARTA, Nulondalo.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai mensosialisasikan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) hasil Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama. Salah satu perubahan penting dalam aturan baru tersebut menyangkut mekanisme pemilihan ketua di berbagai tingkatan kepengurusan NU. Katib Aam PBNU, Prof. Mohammad Nuh, mengatakan sosialisasi perlu segera dilakukan menyusul berakhirnya masa khidmah sejumlah […]

  • Rudal Iran, Solidaritas Islam, dan Mazhab Kemanusiaan

    Rudal Iran, Solidaritas Islam, dan Mazhab Kemanusiaan

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Di berbagai lini masa dan ruang diskusi publik, kita menyaksikan pemandangan yang tak biasa: dukungan terhadap Iran meluas. Respons terhadap penyerangan Iran ke Israel datang dari berbagai arah yang memiliki simpati dan empati yang sama atas penderitaan masyarakat Palestina di Gaza. Dukungan ini melintasi batas identitas, keyakinan, dan geopolitik. Hari-hari ini kita menyaksikan bahwa rudal-rudal […]

  • Aleg DPRD Gorontalo Protes Kegiatan Wajib Kemenag, Soroti Risiko Keselamatan Guru

    Aleg DPRD Gorontalo Protes Kegiatan Wajib Kemenag, Soroti Risiko Keselamatan Guru

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 1.352
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Komisi IV, Muhammad Dzikyan, S.Pd.I, melayangkan protes keras terhadap kebijakan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Gorontalo yang kembali mewajibkan kehadiran guru dan tenaga kependidikan dalam kegiatan seremonial, menyusul pelaksanaan Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag awal Januari lalu. Protes tersebut muncul setelah Kanwil Kemenag kembali mengedarkan undangan kegiatan […]

  • Map Is Not Territory

    Map Is Not Territory

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Oleh : Pepy Albayqunie (Jamaah di Gusdurian, Seorang pecinta kebudayaan lokal di Sulawesi Selatan yang belajar menulis novel secara otodidak. Ia lahir dengan nama Saprillah) Dalam kegiatan orientasi atau pelatihan Moderasi Beragama, ada satu latihan sederhana yang sering memantik diskusi selanjutnya. Peserta diminta menggambar denah perjalanan dari rumah menuju lokasi pelatihan. Tidak perlu akurat, tidak […]

expand_less