Breaking News
light_mode
Trending Tags

PWNU Gorontalo Gelar Rapat Syuriyah–Tanfidziyah, Bahas Polemik di Tubuh PBNU

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • visibility 185
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo menggelar Rapat Syuriyah dan Tanfidziyah diperluas dengan menghadirkan jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Gorontalo. Pertemuan ini berlangsung pada Ahad, 30 November 2025, bertempat di Kantor PWNU Gorontalo Jalan Samratulangi, Kota Gorontalo.

Rapat tertutup tersebut digelar untuk membahas dinamika dan polemik yang tengah terjadi di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Dalam forum internal itu, para peserta menilai bahwa kondisi yang berkembang saat ini membutuhkan perhatian serius dan sikap tegas dari seluruh struktur NU di daerah, termasuk PWNU Gorontalo.

Kepada awak media ini, Abdul Kadir Lawero selaku Wakil Sekretaris PWNU Gorontalo mengatakan, bahwa rapat tersebut belum memutuskan sikap terkait polemik PBNU.

“Belum ada sikap. Rapat tadi, baru mengusulkan beberapa pandangan untuk kemudian disepakati bersama. Baru sebatas poin-poin dan akan disepakati nanti”, ungkpanya melalui sambungan telepon.

Sementara, Katib Syuriyah PWNU Gorontalo KH. Abdullah Aniq Nawawi menjelaskan, bahwa pada intinya forum menyepakati perlunya Nahdlatul Ulama Gorontalo mengambil sikap yang jelas demi menjaga keberlangsungan, marwah, dan kemaslahatan Jam’iyyah.

“Jadi, PWNU Gorontalo menegaskan bahwa sikap resmi organisasi tidak akan disampaikan secara tergesa-gesa”, terangnya.

Namun kata Gus Aniq sapaan akrab melanjutkan, bahwa PWNU Gorontalo berencana mengumumkan sikap resmi tersebut secara terbuka pada Rabu, 3 Desember 2025, melalui agenda Lailatul Ijtima’ yang akan digelar dengan mengundang seluruh Badan Otonom dan Lembaga NU se-Gorontalo.

“Kegiatan Lailatul Ijtima’ ini diharapkan menjadi ruang musyawarah bersama sekaligus sarana penyampaian sikap PWNU Gorontalo secara kolektif, terbuka, dan mengedepankan nilai-nilai kebijaksanaan dalam tradisi Nahdlatul Ulama”, tutupnya.

Sebelumnya, Pengurus Besar Nahdlal Ulama didera konflik. Rais Aam PBNU KH. Miftakhul Akhyar menyatakan bahwa Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf tak lagi menjabat dan tak berhak menggunakan atribut Nahdlatul Ulama sejak tanggal 26 Oktober 2025.

Pemberhentian Yahya tersebut melalui Rapat Syuriyah PBNU dan dituangkan dalam risalah Rapat yang dipimpinan dan ditanda tangani Rais Aam PBNU selaku pimpinan tertinggi dalam struktur PBNU.

Akan tetapi, Yahya keberatan atas pemberhentian sepihak tanpa melalui mekanisme yakni Tabayyun dan Sidang Tahkim sebagai wadah untuk mengoreksi apakah benar ia bersalah.

Yahya menyatakan tidak akan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PBNU karena dinilai bertentangan dengan Peraturan Perkumpuan NU.

“Saya tegaskan, bahwa saya tidak akan mundur. Saya hanya bisa diberhentikan lewat Muktmar sebab saya adalah mandat muktamar itu sendiri”, tegas Yahya usai pertemuan di Surbaya bersama PWNU se-Indonesia baru-baru ini.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bayangkan Jika Anda Seorang LGBT: Sebuah Eksperimen Imajinasi dan Refleksi Sosial-Religius

    Bayangkan Jika Anda Seorang LGBT: Sebuah Eksperimen Imajinasi dan Refleksi Sosial-Religius

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Fanridhal Engo
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Bayangkan Jika Anda Adalah Seorang Waria Atau Bagian Dari Komunitas LGBT. Ya, saya tahu mungkin terdengar janggal untuk dibayangkan. Namun, saya mengajak Anda sejenak menanggalkan posisi normatif Anda, dan merenungkan situasi ini dengan empati. Apa yang Anda rasakan? Marah, resah, atau merasa didiskriminasi oleh dunia yang tampak semakin modern, namun masih sangat konservatif terhadap keberadaan […]

  • Ummu Waraqah: Imam Salat Perempuan Pertama dalam Islam (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #5)

    Ummu Waraqah: Imam Salat Perempuan Pertama dalam Islam (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #5)

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Dalam sejarah Islam, banyak perempuan tampil sebagai figur yang memberi kontribusi penting dalam membentuk kehidupan spiritual umat. Khadijah dikenal karena keteguhan dan dukungannya pada masa awal dakwah, baik secara moral maupun material. Aisyah menjadi rujukan utama dalam periwayatan hadis dan persoalan-persoalan hukum, menunjukkan kedalaman pengetahuan dan ketajaman intelektualnya. Fatimah dihormati karena kesederhanaan, keteguhan sikap, dan […]

  • Reses di Boalemo, Aleg DPRD Gorontalo Muhammad Dzikyan Serap Aspirasi Soal Bantuan Sosial hingga Lapangan Kerja Pemuda

    Reses di Boalemo, Aleg DPRD Gorontalo Muhammad Dzikyan Serap Aspirasi Soal Bantuan Sosial hingga Lapangan Kerja Pemuda

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) Pohuwato–Boalemo, Muhammad Dzikyan, menggelar kegiatan reses di Desa Bongo Dua, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat, Jumat (6/2/2026). Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan mulai dari perubahan data bantuan sosial, kerusakan infrastruktur desa, hingga minimnya program pemberdayaan pemuda. Dzikyan yang juga Ketua […]

  • Keutamaan Hari Asyura: Hari Besar Penuh Hikmah dan Pelajaran

    Keutamaan Hari Asyura: Hari Besar Penuh Hikmah dan Pelajaran

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Dalam kalender Hijriyah, bulan Muharram dikenal sebagai salah satu bulan suci yang dimuliakan oleh Allah SWT. Di antara hari-hari di bulan ini, terdapat satu hari yang memiliki keutamaan luar biasa, yaitu Hari Asyura, yang jatuh pada tanggal 10 Muharram. Asyura bukan hanya sekadar penanda waktu, namun ia sarat dengan nilai sejarah, spiritualitas, dan pelajaran moral […]

  • Kritik Pelindo atas Kemacetan Tanjung Priok, Wasekjen PII: Gagal dalam Manajemen Sistem Logistik

    Kritik Pelindo atas Kemacetan Tanjung Priok, Wasekjen PII: Gagal dalam Manajemen Sistem Logistik

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Wakil Sekretaris Jenderal Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Panji Sukma Nugraha, menyampaikan kritik tajam terhadap manajemen PT Pelindo seiring kemacetan parah yang terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok beberapa hari terakhir. Menurutnya, insiden ini merupakan bentuk nyata dari kegagalan perencanaan dan pengendalian sistem logistik nasional yang semestinya dapat diantisipasi sejak awal. “Ini bukan sekadar kemacetan lalu […]

  • Meong Palo Karellae dalam Pusaran Modernisasi

    Meong Palo Karellae dalam Pusaran Modernisasi

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Muh. Akbar
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Masyarakat Sulawesi Selatan memiliki cerita rakyat yang cukup terkenal. Cerita rakyat ini termuat dalam salah satu episode dalam sureq La Galigo. Cerita rakyat tersebut dikenal oleh masyarakat Sulawesi Selatan dengan sebutan Meong Palo Karellae, kisah yang mengandung nilai moral, kesabaran, keikhlasan, dan penghormatan. Meong Palo Karellae mengisahkan seekor kucing belang tiga yang menemani Sangiangseri (Dewi […]

expand_less