Adjustment Langit
- account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 76
- print Cetak

Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak./Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Namun sebenarnya lebih dari sekadar diskon. Dalam perspektif akuntansi spiritual, Ramadhan adalah momen restrukturisasi laporan hidup manusia. Kita diajak untuk meninjau ulang aset kesabaran, liabilitas keserakahan, dan ekuitas keikhlasan.
Karena itu, orang-orang bijak sering mengatakan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi laporan hasil audit Ramadhan. Jika selama Ramadhan kita berhasil melakukan jurnal penyesuaian dengan baik, maka neraca hidup kita akan kembali seimbang.
Akhirnya, kita belajar satu hal penting: hidup ini sebenarnya seperti proses akuntansi panjang. Ada pencatatan, ada evaluasi, ada audit, dan ada penyesuaian.
Bedanya, kalau laporan keuangan perusahaan diaudit oleh akuntan publik, maka laporan kehidupan manusia diaudit langsung oleh langit.
Dan Ramadhan adalah waktunya kita membuka buku besar amal, lalu menulis satu jurnal penting:
Debit: Taubat
Kredit: Harapan kepada Allah.
Jika jurnal penyesuaian ini benar-benar kita lakukan dengan ikhlas, maka mudah-mudahan ketika buku besar kehidupan ditutup suatu hari nanti, laporan akhirnya bukan kerugian, melainkan surplus keberkahan.
- Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Saat ini belum ada komentar