Breaking News
light_mode
Trending Tags

Adjustment Langit

  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • visibility 283
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ramadhan memberi kesempatan untuk melakukan reklasifikasi moral. Misalnya, dari sifat pelit menjadi dermawan, dari malas menjadi rajin, dari marah menjadi sabar. Dalam istilah jurnal, ini seperti memindahkan akun dari beban duniawi ke aset ukhrawi.

Humor ala Gus Dur mungkin akan menjelaskan ini dengan cara sederhana. Beliau pernah berkata kira-kira begini: “Tuhan itu tidak pernah kekurangan pahala untuk dibagikan, yang sering kekurangan itu manusia—niatnya.”

Kalimat ini jika diterjemahkan dalam bahasa akuntansi berarti: kapasitas “anggaran pahala” di langit tidak pernah defisit. Yang sering defisit adalah laporan amal manusia.

Masalahnya, banyak orang mengira Ramadhan hanya soal menahan lapar dan haus. Padahal, secara konseptual Ramadhan adalah periode rekonsiliasi besar antara manusia dan Tuhan.

Dalam praktik akuntansi, rekonsiliasi dilakukan untuk mencocokkan dua catatan yang berbeda. Dalam kehidupan spiritual, Ramadhan mencocokkan dua laporan: laporan amal manusia dan catatan malaikat.

Kadang kita merasa sudah banyak berbuat baik, tapi ternyata catatan langit berbeda. Seperti perusahaan yang merasa untung, tapi setelah diaudit ternyata rugi karena salah pencatatan.

Di sinilah pentingnya taubat, yang dalam bahasa akuntansi bisa dianggap sebagai write-off dosa. Bukan berarti dosanya tidak pernah ada, tetapi dihapus karena ada proses koreksi dan komitmen untuk tidak mengulanginya.

Humor khas pesantren sering mengatakan, “Ramadhan itu seperti diskon besar di toko pahala.”

  • Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bapsae: Kritik Gap Generasi ala BTS

    Bapsae: Kritik Gap Generasi ala BTS

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Terus terang, saya tidak pernah menaruh ekspektasi apa pun pada BTS selain sebagai band pop yang rapi dan menyenangkan. Dalam bayangan saya, K-Pop—termasuk BTS—adalah industri yang sangat efisien menjual visual, koreografi, dan kemasan. Musiknya menghibur, energik, dan selesai di situ. Pure entertainment. Tidak lebih. Pandangan saya mulai terkoreksi ketika, dalam satu diskusi tentang masa depan NU […]

  • Kena Semprot! Wali Kota Adhan Dambea Murka Usai Terima Aduan Warga

    Kena Semprot! Wali Kota Adhan Dambea Murka Usai Terima Aduan Warga

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Merespons kondisi tersebut, Wali Kota dua periode itu langsung mengambil langkah tegas. Ia menginstruksikan seluruh camat untuk melakukan evaluasi rutin terhadap kinerja lurah di wilayah masing-masing. “Mulai Senin depan, camat wajib melakukan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan. Setiap Senin harus dilaksanakan. Saya akan pantau dan evaluasi langsung,” tegas Adhan Dambea. Penegasan ini menjadi peringatan […]

  • Bukan Menafikan Zakat, Ini Makna Strategis Seruan Menag soal Ekonomi Umat

    Bukan Menafikan Zakat, Ini Makna Strategis Seruan Menag soal Ekonomi Umat

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pernyataan Menteri Agama yang menyerukan agar pembangunan ekonomi umat tidak semata bertumpu pada zakat terus menjadi perbincangan publik. Sebagian pihak menilai seruan tersebut berpotensi menggeser posisi zakat sebagai rukun Islam. Namun, menurut Dr. Ahmad Shaleh Amin, M.A., pandangan demikian lahir dari pembacaan yang tidak utuh terhadap konteks yang disampaikan. Dr. Ahmad menegaskan bahwa […]

  • Di Bawah Bayang APBN: Menguji Akuntabilitas Keuangan Daerah dan BUMD

    Di Bawah Bayang APBN: Menguji Akuntabilitas Keuangan Daerah dan BUMD

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Nurul Izah Rahareng
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Pertanyaan pentingnya adalah: sejauh mana prinsip transparansi dan akuntabilitas telah diterapkan, dan di mana celah yang masih perlu diperbaiki? Analisis dan Argumentasi 1. Transparansi Fiskal Meskipun pelaporan keuangan di tingkat pusat semakin tertata, akses publik terhadap data APBD dan kinerja BUMD masih terbatas. Informasi yang tersedia sering kali sulit dipahami oleh masyarakat awam. Kondisi ini […]

  • Hari Buruh, Akademisi Prekariat, dan Kampus yang Diam-Diam Menjadi Pabrik

    Hari Buruh, Akademisi Prekariat, dan Kampus yang Diam-Diam Menjadi Pabrik

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Kampus hari ini juga semakin dekat dengan logika korporasi. Banyak perguruan tinggi dikelola dengan ukuran-ukuran manajerial: target jumlah mahasiswa, efisiensi anggaran, produktivitas publikasi, ranking internasional, akreditasi, dan citra kelembagaan. Semua hal itu tidak salah pada dirinya sendiri. Masalahnya muncul ketika manusia yang bekerja di dalam sistem dianggap sekadar instrumen pencapai target. Dosen dihitung dari jumlah […]

  • Menata Langkah Baru; Visi Inklusif GUSDURian Makassar

    Menata Langkah Baru; Visi Inklusif GUSDURian Makassar

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Di tengah sejuknya udara pegunungan Malino, para penggerak Komunitas GUSDURian (KGD) Makassar berkumpul dalam sebuah pertemuan bernama komunitas meting yang berlangsung pada 2-4 Mei 2025. Villa Vinus Malino dua yang menjadi tempat pertemuan itu seolah menjadi saksi bisu lahirnya sebuah visi baru yang lebih inklusif dan menjanjikan bagi keberlanjutan komunitas. Visi tersebut berbunyi, “GUSDURian Makassar […]

expand_less