Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Aliansi Tolak RUU TNI Gelar Aksi di Ternate Soroti Soal Ancaman Demokrasi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
  • visibility 143
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sejumlah elemen organisasi yang tergabung dalam Aliansi Tolak RUU TNI, yakni LMID Pembebasan, Sekolah Critis MU, Sekber, KPR, FSPBI, AMP, LPM Aspirasi, Aksi Kamisan, dan FIB, menggelar aksi demonstrasi jalanan. Aksi ini menolak revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) yang dinilai mengancam demokrasi dan hak asasi manusia. Ternate, 20 Maret 2025.

Aksi dimulai di depan Kantor DPRD Kota Ternate dan direncanakan berlangsung hingga malam hari, termasuk buka puasa bersama. Namun, karena tidak adanya aktivitas di kantor DPRD, massa aksi memutuskan untuk berpindah ke depan Kantor Wali Kota Ternate guna terus mengkampanyekan isu ini secara masif.

Koordinator aksi, Acil, menyampaikan bahwa ada tiga pasal penting dalam revisi RUU TNI yang menjadi alasan utama penolakan. Salah satu aspek krusial adalah pasal 47 ayat 2 yang memungkinkan TNI menduduki jabatan sipil, sesuatu yang bertentangan dengan semangat reformasi dan berpotensi menghidupkan kembali Dwi Fungsi ABRI.

“Kami melihat ini sebagai ancaman terhadap demokrasi, karena militer tidak hanya berfungsi sebagai alat pertahanan negara, tetapi kini diberikan ruang untuk mengisi jabatan-jabatan sipil. Hal ini bisa berdampak pada meningkatnya ancaman terhadap demokrasi dan hak asasi manusia,” ujar Acil.

Acil juga menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar demonstrasi satu hari, melainkan bagian dari gerakan panjang untuk terus mengkampanyekan bahaya UU TNI yang telah disahkan oleh DPR pada pagi harinya. Konsolidasi lanjutan akan terus dilakukan demi menjaga demokrasi tetap tegak di Indonesia.

Salah satu demonstran, Juned, juga menyoroti bahwa RUU ini bermasalah. terutama terkait Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dan keterlibatan TNI dalam jabatan sipil. Ia menilai bahwa revisi ini merupakan langkah mundur bagi demokrasi Indonesia.

“RUU ini seakan berupaya menghidupkan kembali Dwi Fungsi ABRI, yang dulu ditolak keras oleh semangat reformasi. Kami juga melihat bahwa DPR tidak transparan dalam pembahasannya. Prosesnya terkesan terburu-buru, tanpa melibatkan partisipasi rakyat,” tegas Juned.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat kecil tidak diberikan ruang untuk menyuarakan keberatan mereka, sehingga keputusan DPR dan pemerintah dalam mengesahkan UU ini dianggap sangat tidak demokratis.

Aliansi ini juga membawa isu sentral dalam aksi mereka, yakni “Tolak RUU TNI dan Kembalikan TNI ke barak. Selain itu terdapat delapan isu turunan yang meliputi:

1. Tolak Revisi UU TNI

2. Tolak Dwi Fungsi Militer

3. Tarik Militer dari Jabatan Sipil dan Kembalikan TNI ke Barak

4. Tarik Militer Organik dan Non-Organik dari Tanah Papua

5. Bubarkan Komando Teritorial

6. Usut tuntas korupsi dan bisnis militer

7. Tolak RUU Pokok Agraria

8. Usut tuntas pembunuhan di Halmahera Tengah dan Halmahera Timur.

Kontributor : Asril

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forum Perbenihan Tanaman Pangan Gorontalo: Wujudkan Benih Unggul untuk Peningkatan Produksi Pertanian

    Forum Perbenihan Tanaman Pangan Gorontalo: Wujudkan Benih Unggul untuk Peningkatan Produksi Pertanian

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo melalui UPTD Balai Perbenihan, Pengawasan dan Sertifikasi Benih Pertanian (BPPSBP) melaksanakan Forum Perbenihan Tanaman Pangan Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2025 di Manna Cafe n Bakery Gorontalo, Kamis 23/10/2025 . Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi dan sinkronisasi antara seluruh pemangku kepentingan di bidang perbenihan, guna menyamakan persepsi dalam mendukung peningkatan produksi dan […]

  • To Build the World Anew: Pesan untuk Kegagalan Tatanan Dunia Modern

    To Build the World Anew: Pesan untuk Kegagalan Tatanan Dunia Modern

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Suryadi R
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Dunia abad ke-21 sering dipromosikan sebagai dunia paling maju dalam sejarah manusia. Teknologi berkembang pesat, konektivitas lintas benua terjadi dalam hitungan detik, dan pengetahuan seolah tak lagi memiliki batas. Tetapi di balik semua itu, dunia justru terasa semakin terbelah. Perang tidak berhenti, ketimpangan melebar, dan rasa saling percaya antarbangsa semakin menipis. Alih-alih membangun dunia baru, […]

  • Pra Konbes dan Munas Alim Ulama 2026 Bahas I’adatun Nazhar, NU Susun Pedoman Peninjauan Ulang Keputusan Bahtsul Masail

    Pra Konbes dan Munas Alim Ulama 2026 Bahas I’adatun Nazhar, NU Susun Pedoman Peninjauan Ulang Keputusan Bahtsul Masail

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 281
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Mekanisme I’adatun Nazhar atau peninjauan ulang terhadap keputusan-keputusan Bahtsul Masail menjadi salah satu isu penting yang dibahas dalam Webinar Pra Konferensi Besar (Konbes) dan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama Nahdlatul Ulama 2026 yang digelar pada Ahad, 14 Juni 2026. Dalam pengantarnya, anggota Komisi Maudhu’iyah sekaligus pengurus LBM PBNU, KH Abdullah Aniq Nawawi, menjelaskan […]

  • Gorontalo Menyalakan Api Revolusi Lebih Dini: Pendang Kalengkongan dan Sejarah yang Terlupakan

    Gorontalo Menyalakan Api Revolusi Lebih Dini: Pendang Kalengkongan dan Sejarah yang Terlupakan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 1.175
    • 0Komentar

    Sejarah, sebagaimana ia ditulis dan diwariskan, tak selalu adil pada semua tokoh yang turut membentuknya. Ada nama-nama yang diabadikan, dipatungkan, dan diajarkan dari generasi ke generasi. Namun ada pula yang perlahan menghilang—bukan karena perannya kecil, melainkan karena narasi tak selalu ramah pada mereka yang bekerja dalam diam. Di Gorontalo, ada satu tanggal yang setiap tahun […]

  • Kader PMII Kota Gorontalo Sandri Siap Datangi Instansi Pusat, Tegaskan Komitmen Kawal Isu Daerah

    Kader PMII Kota Gorontalo Sandri Siap Datangi Instansi Pusat, Tegaskan Komitmen Kawal Isu Daerah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Aroma ketidakadilan dan lemahnya penegakan hukum di daerah tampaknya akan segera mendapat perhatian serius di tingkat pusat. Dalam waktu dekat, Sandri, kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Gorontalo yang dikenal vokal dan konsisten mengawal isu publik, akan bertolak ke Jakarta untuk mendatangi sejumlah lembaga strategis negara. Langkah tersebut, menurut Sandri, adalah bentuk komitmen nyata […]

  • Tak Biasa, Gorontalo Gelar Lomba Toilet Terbersih Tiap Bulan

    Tak Biasa, Gorontalo Gelar Lomba Toilet Terbersih Tiap Bulan

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 366
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Kota Gorontalo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menghadirkan inovasi unik dalam membangun budaya bersih di lingkungan sekolah, yakni melalui lomba “toilet terbersih” yang digelar setiap bulan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo, Husin Ali, menjelaskan bahwa program ini tidak sekadar menilai kebersihan fisik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter […]

expand_less