Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Opini

Rubrik Opini / Esai di nulondalo.com menjadi wadah bagi gagasan dan refleksi kritis atas berbagai persoalan publik. Di sini, nalar, pengalaman, dan keberanian berpikir bertemu dalam satu ruang dialog yang sehat.

Gusdur Dalam Memori  Mbak Yenny dan Gus Mus

Gusdur Dalam Memori Mbak Yenny dan Gus Mus

  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • account_circle Riski Hidayat
  • visibility 230
  • 0Komentar

Oleh: Riski Hidayat, Mahasiswa Pasca Sarjana UAC Mojokerto Tulisan ini Merupakan Refleksi Penulis pada saat Menghadiri Acara Peringatan Haul Gus Dur ke 16 dan Tasyakuran Penganugrahan Gelar Pahlawan Nasional K.H Abdurrahman Wahid di Tebu Ireng Pada 17 Desember 2025. Berangkat dari pertanyaan yang dilontarkan oleh Mbak Yenny Wahid. Apa yang membuat Gus Dur begitu istimewa […]

Abdul Kadir Diko/FOTO: Istimewa Play Button photo_camera 14

Gorontalo Green School: Langkah Kecil Menahan Krisis Lingkungan

  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • account_circle Abdullah K. Diko
  • visibility 339
  • 0Komentar

Kerusakan lingkungan tidak pernah hadir sebagai peristiwa tunggal. Ia tumbuh perlahan—dari tanah yang kehilangan kesuburan, sungai yang kian tercemar, hingga bencana alam yang makin sering dan sulit diprediksi. Dalam banyak kasus, respons kita justru terjebak pada solusi jangka pendek: proyek cepat, jargon hijau, dan seremoni tanam pohon. Padahal, di balik krisis itu terdapat persoalan yang […]

NU di Persimpangan Jalan: Analisis Geopolitik dan Sosio-Keagamaan

NU di Persimpangan Jalan: Analisis Geopolitik dan Sosio-Keagamaan

  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
  • visibility 304
  • 0Komentar

Eksistensi Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi sosial-keagamaan terbesar di dunia tengah menghadapi ujian eksistensial yang menempatkannya pada persimpangan jalan sejarah yang krusial. Memasuki akhir tahun 2025, organisasi ini terjebak dalam pusaran konflik internal yang melibatkan dua pilar utamanya, jajaran Syuriyah yang merepresentasikan otoritas ulama dan jajaran Tanfidziyah sebagai pelaksana organisatoris. Ketegangan ini bukan sekadar perselisihan […]

Map Is Not Territory

Map Is Not Territory

  • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
  • account_circle Tim Redaksi
  • visibility 202
  • 0Komentar

Oleh : Pepy Albayqunie (Jamaah di Gusdurian, Seorang pecinta kebudayaan lokal di Sulawesi Selatan yang belajar menulis novel secara otodidak. Ia lahir dengan nama Saprillah) Dalam kegiatan orientasi atau pelatihan Moderasi Beragama, ada satu latihan sederhana yang sering memantik diskusi selanjutnya. Peserta diminta menggambar denah perjalanan dari rumah menuju lokasi pelatihan. Tidak perlu akurat, tidak […]

Satu Tubuh, Banyak Identitas

Satu Tubuh, Banyak Identitas

  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • account_circle Pepy al-Bayqunie
  • visibility 315
  • 0Komentar

Tubuh yang sama, tetapi identitasnya beraneka-ragam. Identitas tidak pernah tunggal atau statis; ia muncul dan berubah karena interaksi dengan lingkungan, pengalaman, dan relasi sosial. Setiap bagian diri lahir dari pertemuan antara harapan, tanggung jawab, dan kenyataan yang selalu bergerak. Perpecahan identitas bukan kelemahan, melainkan kondisi yang memungkinkan refleksi, adaptasi, dan tindakan yang relevan di berbagai […]

Etika Lingkungan Diabaikan Karma Ekologi Menerjang

Etika Lingkungan Diabaikan Karma Ekologi Menerjang

  • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
  • account_circle Hatim Badu Pakuna, S.Ag., M.Ag.
  • visibility 292
  • 0Komentar

Setiap pekan, perjalanan pulang kampung terasa istimewa. Hanya sekitar 70 Km dari pusat kota Gorontalo, ke arah barat, persisnya di wilayah Tolangohula. Membutuhkan waktu tempuh sekitar dua jam dengan kecepatan rata-rata 40 km per jam. Jalanan berliku, dengan sensasi turunan dan tanjakan, melewati puluhan desa berkembang memberi kenikmatan tersendiri dalam berkendara. Suami yang memegang kendali, […]

PBNU, Kisruh Digital, dan Kerentanan dari Sikap Terlalu Akomodatif

PBNU, Kisruh Digital, dan Kerentanan dari Sikap Terlalu Akomodatif

  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
  • account_circle Pepy al-Bayqunie
  • visibility 324
  • 0Komentar

(Penulis Jamaah GUSDURian, tinggal di Sulawesi Selatan yang lahir dengan nama Saprillah) Kisruh di PBNU bukan hal mengejutkan. NU sejak dulu hidup dengan perdebatan. Organisasi sebesar ini wajar kalau penuh pandangan, ego, dan aspirasi. Tapi kisruh kali ini berbeda: ia terjadi di era digital—era ketika gesekan kecil langsung berubah jadi tontonan nasional sebelum ada kesempatan […]

Jejak Cengkeh, Luka Petani, dan Cahaya Gus Dur dari Masa Lalu

Jejak Cengkeh, Luka Petani, dan Cahaya Gus Dur dari Masa Lalu

  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • account_circle Apriyanto Radjak
  • visibility 229
  • 0Komentar

Penulis: Apriyanto Rajak –  (seorang petani, nelayan dan pemain sepak bola amatir) Di penghujung Agustus 2025, saya bersama Rizki memutuskan untuk bekerja sama menyelesaikan pekerjaan di kebun masing-masing. Kebetulan kebun milik kami berdua tidak terlalu berjauhan. Adapun jarak dari kampung bisa diasumsikan dengan waktu tempuh 15 menit menggunakan sepeda motor. Lokasinya berada di pegunungan Landaso, Kecamatan Bolaang […]

Mengenang Kwik Kian Gie

Mengenang Kwik Kian Gie

  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • account_circle Eka Putra B Santoso
  • visibility 171
  • 0Komentar

(Penulis Akademisi Politik IAIN Sultan Amai Gorontalo) Kemarin Kwik Kian Gie berpulang. Ekonom dan mantan Menteri era Gusdur dan Megawati itu  meninggalkan banyak sekali pemikiran tentang dinamika ekonomi politik di Indonesia. Saya ingat dalam buku Kwik yang berjudul ” Gonjang ganjing ekonomi Indonesia ” Ia mengkritik doktrin Marxisme Ortodoks berupa penguasaan ekonomi oleh negara secara […]

Pagula: Ulama Pesisir dan Penemu Pukat Cincin dari Gorontalo

Pagula: Ulama Pesisir dan Penemu Pukat Cincin dari Gorontalo

  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • account_circle Abdul Kadir Lawero
  • visibility 255
  • 0Komentar

Di tengah riak ombak pesisir Kota Gorontalo, sejarah mencatat nama seorang ulama yang hidupnya sederhana, namun penuh pengaruh. Sosok itu adalah KH. Nahar Akadji, yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pagula—sebuah panggilan penuh makna yang mencerminkan kelembutan, kearifan, dan manisnya akhlak beliau. Di Gorontalo, penyebutan ulama memang berbeda. Tak ada istilah “Kiai” seperti di Jawa […]

expand_less