Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Opini

Rubrik Opini / Esai di nulondalo.com menjadi wadah bagi gagasan dan refleksi kritis atas berbagai persoalan publik. Di sini, nalar, pengalaman, dan keberanian berpikir bertemu dalam satu ruang dialog yang sehat.

Mengapa Harus Panahan? photo_camera 2

Mengapa Harus Panahan?

  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • account_circle Dr. Husin Ali
  • visibility 456
  • 0Komentar

Catatan Antropolog tentang Disiplin, Rasa, dan Jalan Pulang pada Diri Ada olahraga yang membuat kita berkeringat. Ada yang memacu adrenalin. Dan ada satu yang membuat kita diam namun justru di sanalah kita menemukan diri sendiri. Panahan adalah yang terakhir. Saya menulis ini sebagai antropolog—dan pengalaman itu diperkaya oleh perjumpaan panjang dengan Bang Ade Permana, seorang […]

Resolusi 2026: Memindahkan energi, memperluas Jejaring Play Button

Resolusi 2026: Memindahkan energi, memperluas Jejaring

  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • account_circle Pepy al-Bayqunie
  • visibility 331
  • 0Komentar

Periode 2019–2025, saat saya memimpin Balai Litbang Agama Makassar (BLAM), menjadi fase penting dalam pembelajaran kepemimpinan dan pengelolaan program pengembangan sumber daya manusia keagamaan. Berbagai program yang dilaksanakan—mulai dari MB Speak Up, Sekolah Penguatan Moderasi Beragama, hingga Klinik Moderasi Beragama—menjadi laboratorium bagi pengembangan strategi, inovasi, dan implementasi kebijakan moderasi beragama di tingkat operasional. Pengalaman memimpin […]

Eka Putra B. Santoso/Foto: Istimewa Play Button

Desain Pemilu, Putusan MK dan masa depan Demokrasi Kita

  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • account_circle Eka Putra B Santoso
  • visibility 844
  • 0Komentar

Penulis adalah Pengajar Politik IAIN Sultan Amai Gorontalo Mukadimah Pada penghujung tahun 2025, berita tentang kesepakatan partai-partai besar seperti Gerindra, PKB, Nasdem dan Golkar untuk merumuskan Pilkada lewat DPRD mencuat. Alasan mereka yang utama adalah menekan mahalnya ongkos pilkada dan praktik politik uang dalam kontestasi elektoral. Namun wacana ini tidak hanya bersifat insinuatif namun secara […]

Ketika Guru PAI SD Tak Fasih Baca Al-Qur’an, Ke Mana Arah Pendidikan Agama?

Ketika Guru PAI SD Tak Fasih Baca Al-Qur’an, Ke Mana Arah Pendidikan Agama?

  • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
  • account_circle Turmuji Jafar
  • visibility 607
  • 0Komentar

Oleh: Turmuji Jafar, Mahasiswa Pascasarjana UAC Mojokerto Mengawali tahun baru kita di suguhi dengan catatan merah oleh Kementerian Agama (Kemenang) dari hasil asesmen Pendidikan Agama Islam (PAI) akhir tahun 2025, menunjukkan data sebanyak 58,26 persen guru agama Islam tingkatan sekolah dasar (SD) di Indonesia belum fasih dalam membaca Al-Qur’an. Temuan ini berdasarkan asesmen terhadap 160.143 […]

Panggung, Disabilitas, dan Kurikulum Berbasis Cinta (Catatan Review and Design in Islamic Education Ditjen Pendis Kemenag RI)

Panggung, Disabilitas, dan Kurikulum Berbasis Cinta (Catatan Review and Design in Islamic Education Ditjen Pendis Kemenag RI)

  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • account_circle Pepy al-Bayqunie
  • visibility 358
  • 0Komentar

Saya cenderung skeptis terhadap doa dan pembacaan kitab suci dalam acara seremonial. Bukan karena keduanya kehilangan legitimasi religius, melainkan karena terlalu sering diposisikan sebagai ritual pembuka yang netral, steril dari relasi kuasa, dan seolah berada di luar politik representasi. Padahal, justru di awal acara itulah etika sebuah panggung bekerja. Acara ini dibuka dengan tilawah Al-Qur’an, […]

Mendesak Penetapan Bencana Nasional Untuk Aceh dan Sumatera

Mendesak Penetapan Bencana Nasional Untuk Aceh dan Sumatera

  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • account_circle Turmuji Jafar
  • visibility 463
  • 0Komentar

Oleh: Turmuji Jafar (Mahasiswa Pascasarjana UAC Mojokerto)   Bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di tiga provinsi: Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Terhitung sejak tanggal 25-30 November 2025, terus mendapatkan bantuan dari berbagai pihak untuk kemanusiaan dan juga pemulihan. Banjir yang terjadi di Aceh dan Sumatera bukan semata-mata karena faktor musim hujan dengan […]

Ingatan, Emosi dan Ilusi Kebenaran Play Button

Ingatan, Emosi dan Ilusi Kebenaran

  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • account_circle Suaib Prawono
  • visibility 476
  • 0Komentar

Ingatan manusia sering kali tertuju pada hal-hal yang dianggap penting. Jika pernyataan ini benar, maka muncul pertanyaan: apakah kecenderungan ini termasuk dalam ranah emosi atau hal yang bersifat rasional? Banyak yang berpendapat bahwa ini lebih berkaitan dengan emosi. Sebab, ketika seseorang lebih mudah mengingat hal-hal yang bermakna secara pribadi, emosional, atau bernilai subjektif, itu menunjukkan […]

Natal, Toleransi, dan Warisan Gus Dur 

Natal, Toleransi, dan Warisan Gus Dur 

  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • account_circle Djemi Radji
  • visibility 362
  • 0Komentar

Perayaan Natal bagi umat Kristiani dan Katolik di Indonesia yang jatuh pada 25 Desember 2025 merupakan momentum sarat nilai spiritual. Ia bukan sekadar peringatan kelahiran Yesus Kristus, melainkan ruang refleksi tentang kasih, perdamaian, dan kemanusiaan. Namun, Natal juga hadir dalam lanskap sosial Indonesia yang lebih luas–sebuah negeri yang tidak pernah kekurangan perayaan. Dari harlah organisasi, […]

Jamaah sebagai Akar, Jamiyah sebagai Mesin: Teori Kekuasaan Versi NU

Jamaah sebagai Akar, Jamiyah sebagai Mesin: Teori Kekuasaan Versi NU

  • calendar_month Senin, 22 Des 2025
  • account_circle Pepy al-Bayqunie
  • visibility 304
  • 0Komentar

NU tidak membangun kekuasaan dengan cara merebut pusat. Ia tidak lahir dari istana, parlemen, atau kantor administrasi. NU lahir dari pinggir—dari desa, dari surau kecil, dari pesantren kampung yang jauh dari kota, dari obrolan yang tidak pernah berniat menjadi wacana besar. Karena itu, teori kekuasaan NU sejak awal berlawanan dengan logika kekuasaan modern yang bertumpu […]

Reinterpretasi Sejarah 22 Desember: Dari Hari Perempuan Menjadi Perayaan Ibu

Reinterpretasi Sejarah 22 Desember: Dari Hari Perempuan Menjadi Perayaan Ibu

  • calendar_month Senin, 22 Des 2025
  • account_circle Adythia Al Ghozaly
  • visibility 321
  • 0Komentar

Oleh: Adythia Al Ghozaly Kaempe, S.H   Setiap 22 Desember, kita disuguhi narasi nasional yang menyesatkan: peringatan “Hari Ibu” seolah menjadi satu-satunya representasi perempuan. Padahal, lebih dari sembilan dekade silam, perempuan-perempuan Nusantara berkumpul dalam Kongres Perempuan 1928, menuntut hak politik, kebebasan, pendidikan, dan pengakuan sosial yang setara. Namun, patriarki dengan cerdik merampas tanggal itu, membungkusnya […]

expand_less