Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Dari Kairo untuk Indonesia: FEB UNUSIA dan IKAKAS Mesir Merajut Jembatan Ilmu Lintas Negara

  • account_circle Faisal Husuna
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 32
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bagi FEB UNUSIA, Mesir bukan hanya tempat mahasiswa Indonesia menimba ilmu. Negeri yang memiliki sejarah panjang perkembangan peradaban Islam ini juga menyimpan potensi besar untuk pengembangan penelitian, ekonomi syariah, literasi keuangan, dan penguatan jejaring intelektual internasional.

Di sisi lain, IKAKAS-Mesir memiliki posisi strategis sebagai wadah silaturahmi alumni dan keluarga As’adiyah yang berada di Mesir. Keberadaan komunitas diaspora ini dapat menjadi penghubung antara pengalaman akademik mahasiswa Indonesia di luar negeri dengan kebutuhan pengembangan pendidikan di Tanah Air.

Dekan FEB UNUSIA, Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak., memandang bahwa internasionalisasi perguruan tinggi harus dibangun melalui kerja nyata. Baginya, kerja sama antarnegara tidak semestinya berhenti pada seremoni dan dokumen administratif, tetapi harus melahirkan program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa maupun masyarakat.

“Internasionalisasi perguruan tinggi tidak cukup berhenti pada penandatanganan dokumen. Kerja sama harus diterjemahkan menjadi penguatan kompetensi mahasiswa, kolaborasi riset, publikasi internasional, dan pengabdian masyarakat yang memberikan dampak nyata,” tegas Aras.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pendidikan tinggi membutuhkan ruang kolaborasi yang lebih luas. Kampus tidak lagi cukup membangun kualitas akademik hanya melalui aktivitas di dalam ruang perkuliahan.

Pengalaman lintas budaya, pertukaran gagasan, dan keterlibatan dalam persoalan masyarakat internasional menjadi bagian penting dari proses pembelajaran.

Diaspora sebagai Jembatan Pengetahuan

Bagi Muh. Nurul Muqaffi, Ketua IKAKAS Mesir, kemitraan ini merupakan kesempatan untuk memperkuat hubungan diaspora pelajar Indonesia dengan lembaga pendidikan nasional.

Diaspora tidak hanya menjadi komunitas warga Indonesia yang tinggal dan belajar di luar negeri. Mereka juga memiliki pengalaman sosial, budaya, dan akademik yang dapat dibagikan untuk memperkaya perspektif generasi muda di Indonesia.

  • Penulis: Faisal Husuna
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

    Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 702
    • 0Komentar

    Dengan demikian, umat Islam di Indonesia akan menyempurnakan ibadah puasa Ramadan hingga 30 hari, dan merayakan Idulfitri secara serentak pada 21 Maret 2026. Kementerian Agama juga mengimbau masyarakat untuk menyambut Hari Raya Idulfitri dengan penuh khidmat serta menjadikannya sebagai momentum mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, dan meningkatkan kepedulian sosial. Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan bahwa posisi […]

  • Perkokoh Pancasila, Lakpesdam NU Kota Gorontalo Ngaji Kebangsaan

    Perkokoh Pancasila, Lakpesdam NU Kota Gorontalo Ngaji Kebangsaan

    • calendar_month Minggu, 30 Jun 2019
    • account_circle Yusran Laindi
    • visibility 215
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Mengantisipasi berkurangnya jumlah dukungan terhadap Pancasila di Kota Gorontalo, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Nahdlatul Ulama Kota Gorontalo gelar Ngaji Kebangsaan dengan tema ‘Pancasila Sebagai Living Ideologi Bangsa.’ Narasumber kegiatan tersebut, KH. Abdul Rasyid Kamaru (Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Gotontalo), Alim Niode M.Si (Budayawan) dan DR Sastro Wantu […]

  • Konflik Pesantren Darul Istiqomah Pusat Maros belum usai, Ratusan Santriwati SPIDI Merasa Terancam

    Konflik Pesantren Darul Istiqomah Pusat Maros belum usai, Ratusan Santriwati SPIDI Merasa Terancam

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Nulondalo.com–Maros–Konflik internal di lingkungan Pesantren Darul Istiqomah Kabupaten Maros kembali memanas. Situasi tersebut mencuat setelah Polda Sulawesi Selatan melakukan pemasangan police line pada portal pesantren. Menurut informasi yang dihimpun awak media, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari pelaporan perwakilan warga yang berada di lingkungan pesantren beberapa bulan lalu. Konflik keluarga tersebut diketahui telah berlangsung cukup […]

  • Kasus Pembobolan Rumah kosong di Maros Polisi Aktif Diduga Terlibat

    Kasus Pembobolan Rumah kosong di Maros Polisi Aktif Diduga Terlibat

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Nulondalo.com–Maros — Kasus dugaan pembobolan rumah kosong di Kelurahan Maccini Baji, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menjadi perhatian setelah muncul informasi bahwa salah satu pihak yang diduga terlibat disebut-sebut masih berstatus sebagai anggota Polri aktif Peristiwa tersebut diduga menyebabkan korban mengalami kerugian hingga mencapai ratusan juta rupiah. Informasi yang dihimpun menyebutkan, sejumlah orang yang […]

  • PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU hingga Ranting Dimulai 1 November 2026

    PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU hingga Ranting Dimulai 1 November 2026

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Faisal Husuna
    • visibility 84
    • 0Komentar

    JAKARTA, Nulondalo.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai mensosialisasikan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) hasil Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama. Salah satu perubahan penting dalam aturan baru tersebut menyangkut mekanisme pemilihan ketua di berbagai tingkatan kepengurusan NU. Katib Aam PBNU, Prof. Mohammad Nuh, mengatakan sosialisasi perlu segera dilakukan menyusul berakhirnya masa khidmah sejumlah […]

  • Pendidikan Inklusi: Merangkul Perbedaan, Menguatkan Kemanusiaan

    Pendidikan Inklusi: Merangkul Perbedaan, Menguatkan Kemanusiaan

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Suaib Prawono
    • visibility 178
    • 2Komentar

    Nulondalo.com. Denpasar- Keberagaman adalah kenyataan yang melekat dalam kehidupan manusia. Tidak ada dua individu yang lahir dengan kondisi yang benar-benar sama. Perbedaan kemampuan, latar belakang sosial, budaya, ekonomi, hingga kondisi fisik merupakan bagian dari mozaik kehidupan yang membentuk masyarakat. Kehadiran kelompok disabilitas dalam perbincangan publik menjadi penanda bahwa masyarakat semakin menyadari kekayaan keberagaman tersebut. Dalam […]

expand_less