Dari Kairo untuk Indonesia: FEB UNUSIA dan IKAKAS Mesir Merajut Jembatan Ilmu Lintas Negara
- account_circle Faisal Husuna
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 33
- print Cetak

Dekan FEB UNUSIA, Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak., bersama Ketua IKAKAS Mesir, Muh. Nurul Muqaffi, serta jajaran pengurus dan pimpinan program studi FEB UNUSIA usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan dua Implementation Arrangement (IA) di Sekretariat IKAKAS Mesir, Kairo, Sabtu (31/10/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“IKAKAS Mesir siap menjadi jembatan kolaborasi akademik, sosial, dan pengembangan kapasitas mahasiswa Indonesia di Mesir. Kami berharap kemitraan ini melahirkan program berkelanjutan yang bermanfaat bagi kedua lembaga,” ujarnya.
Dalam konteks ini, pengalaman mahasiswa Indonesia beradaptasi dengan kehidupan masyarakat Mesir dapat menjadi sumber pembelajaran yang berharga.
Mereka berhadapan dengan perbedaan bahasa, kebiasaan sosial, budaya, hingga sistem transaksi dan pengelolaan keuangan yang tidak selalu sama dengan kondisi di Indonesia.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan mengapa kerja sama ini tidak hanya diarahkan pada pengembangan keilmuan secara teoritis, tetapi juga pada peningkatan keterampilan praktis mahasiswa.
Menghubungkan Akuntansi, Ekonomi Syariah, dan Kehidupan Global
Kolaborasi ini juga membuka ruang pengembangan keilmuan yang lebih spesifik melalui keterlibatan dua program studi di lingkungan FEB UNUSIA.
Ketua Program Studi Akuntansi, Habsyah Fitri Aryani, M.Ak., menempatkan literasi keuangan sebagai salah satu kebutuhan penting bagi mahasiswa Indonesia yang hidup dan menempuh pendidikan di luar negeri.
Kemampuan mengelola keuangan, memahami akuntabilitas, serta mengenali mekanisme transaksi internasional merupakan bekal yang dibutuhkan mahasiswa untuk menjalani kehidupan lintas negara secara mandiri dan bertanggung jawab.
- Penulis: Faisal Husuna
- Editor: Djemi Radji

Saat ini belum ada komentar