Breaking News
light_mode
Trending Tags

Desa/Kelurahan Garda Terdepan Pelayanan Pemerintahan

  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • visibility 59
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gorontalo, Bakukabar  — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan pentingnya peran desa dan kelurahan sebagai garda terdepan pemerintahan dalam sambutannya pada penyerahan penghargaan Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Gorontalo di Hotel Grand Q, Senin (30/6/2025).

Acara ini turut dihadiri Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, sejumlah kepala OPD terkait, camat, kepala desa dan lurah, serta perangkat desa dari seluruh kabupaten/kota.

Dalam arahannya, Gubernur Gusnar mengingatkan kembali makna historis dari Lomba Desa yang sudah berlangsung sejak era Orde Baru. Ia menilai bahwa meski zaman berubah, esensi lomba sebagai ajang evaluasi dan motivasi peningkatan pelayanan publik serta kualitas tata kelola desa dan kelurahan tetap harus dijaga.

“Saya sampaikan kepada OPD, desa itu bukan aparat terbawah, tapi justru aparat terdepan. Kalau yang di depan tumbang satu per satu, yang di belakang pasti ikut tumbang,” tegas Gusnar.

Gusnar menekankan perlunya menjaga keberlanjutan hasil lomba, tidak hanya berhenti pada momen seremoni. Menurutnya, mempertahankan kualitas desa atau kelurahan pasca-juara adalah tantangan yang harus dijawab seluruh perangkat pemerintahan paling bawah.

Dua hal penting yang menjadi perhatian Gubernur kepada para kepala desa dan lurah adalah kebersihan dan produktivitas. Ia mengajak agar desa-desa terus menjaga kebersihan sebagai cerminan wajah kabupaten dan provinsi, serta mengembangkan potensi produksi baik di sektor pertanian, peternakan, UMKM, maupun kerajinan.

“Kita perlu pikirkan bagaimana desa dan kelurahan yang juara ini bisa terus bertahan 2 hingga 5 tahun. Supaya desa-desa lainnya ikut termotivasi dan tertular semangat pembenahan,” ujar Gusnar.

Kepala Dinas Dukcapil dan PMD Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, menjelaskan bahwa Lomba Desa dan Kelurahan ini telah selesai dilaksanakan di tingkat provinsi dan hari tersebut menjadi puncak kegiatan dengan penyerahan hadiah kepada para juara. Ia menyebut bahwa kegiatan ini merupakan bentuk motivasi kepada seluruh desa dan kelurahan untuk terus berlomba-lomba menjadi lebih baik, sesuai harapan masyarakat.

“Ini selesai dilaksanakan, yaitu sesuai Undang-Undang Desa dan Permendagri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan. Di tingkat provinsi kami sudah melaksanakan seluruh tahapan, dan hari ini adalah puncaknya,” jelas Reflin.

Penilaian dalam lomba ini didasarkan pada tiga indikator utama, yaitu indikator kemasyarakatan, indikator pemerintahan, dan indikator kewilayahan. Ketiganya mencerminkan aspek partisipasi masyarakat, tata kelola administrasi dan kepemimpinan lokal, serta kondisi wilayah dan infrastruktur.

Untuk tahapan pelaksanaan, lomba ini dimulai dari tingkat kecamatan dan kabupaten/kota pada bulan April hingga Mei. Setelah dilakukan penilaian dan seleksi di daerah, perwakilan desa dan kelurahan yang terbaik diusulkan ke provinsi dan dinilai pada bulan Juni. Juara tingkat provinsi selanjutnya akan mewakili Gorontalo ke ajang penilaian regional III yang mencakup wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Gorontalo. (mcgorontaloprov/simg/mila)

  • Penulis: Redaksi Nulondalo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Ramadan, Pemuda Desa Buti Gotong Royong Bangun Pagar Masjid Al-Ikhlas Secara Swadaya photo_camera 2

    Jelang Ramadan, Pemuda Desa Buti Gotong Royong Bangun Pagar Masjid Al-Ikhlas Secara Swadaya

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Faisal Husuna
    • visibility 167
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Di bawah cahaya lampu seadanya, sekelompok pemuda di Desa Buti, Kecamatan Mananggu masih bertahan di halaman Masjid Al-Ikhlas. Mereka mengayunkan sekop, mendorong gerobak, dan merapikan tumpukan batu yang perlahan disusun menjadi pagar masjid. Tak ada aba-aba resmi, tak pula jadwal ketat. Usai menyelesaikan aktivitas masing-masing, mereka datang satu per satu, lalu bekerja bersama. […]

  • Dari Laporan ke Tindakan: A. Abbas dan A. Rudi Buktikan Pelayanan Tanpa Basa-Basi

    Dari Laporan ke Tindakan: A. Abbas dan A. Rudi Buktikan Pelayanan Tanpa Basa-Basi

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Keluhan warga Dusun Taipa, Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, terkait padamnya lampu penerangan jalan akhirnya terjawab. Pemerintah Kabupaten Maros melalui Dinas Perhubungan bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Maros, H.A. Maskur Abbas, SE,.M.Si., bersama Camat Maros Baru, A. Rudi, S.IP, M.M, menunjukkan respons sigap dengan langsung melakukan penggantian lima […]

  • Catatan Dari Konferensi Indigenous Religions Di Yogyakarta

    Catatan Dari Konferensi Indigenous Religions Di Yogyakarta

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2019
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Untuk pertama kalinya, International Conference on Indigenous Religions resmi dihelat. Sejak pukul 08.00WIB pagi, terlihat pemandangan manusia berkerumun memenuhi barisan antre di University Club (UC) Hotel Universitas Gadjah Mada (UGM), untuk melakukan registrasi. Uniknya, para partisipan tidak hanya berlatar belakang peneliti atau speakers dalam konferensi, melainkan juga “sang Liyan”—mereka yang seringkali kita sebut sebagai “yang […]

  • UNU Gorontalo Dampingi Petani Atasi Konflik Satwa

    UNU Gorontalo Dampingi Petani Atasi Konflik Satwa

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Gorontalo yang melakukan penanaman papaya di batas ladang Masyarakat dengan kawasan hutan. Penanaman buah ini merupakan upaya untuk meredam konflik satwa liar dan petani yang hingga kini belum mampu diatasi. Mahasiswa ini menanam bibit papaya dengan jarak tertentu pada bidang lahan, sehingga saat pohon besar dan berbuah nanti kawasan ini […]

  • Mendagri Mengapresiasi Realisasi APBD Pemprov Gorontalo Triwulan II

    Mendagri Mengapresiasi Realisasi APBD Pemprov Gorontalo Triwulan II

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Gorontalo mencatatkan realisasi belanja dan pendapatan yang baik di triwulan II tahun 2025. Hasil capaian tersebut mendapat apresiasi oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada saat memimpin rapat koordinasi inflasi melalui sambungan Zoom, Senin (7/7/2025). Realisasi belanja APBD Pemprov Gorontalo triwulan II 2025 berada di peringkat sembilan nasional dan atau peringkat satu se-Sulawesi […]

  • Mengapresiasi Transparansi, Sulawesi Tengah Anugerahkan Keterbukaan Informasi Publik 2025

    Mengapresiasi Transparansi, Sulawesi Tengah Anugerahkan Keterbukaan Informasi Publik 2025

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 97
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komitmen menghadirkan pemerintahan yang terbuka dan melayani kembali ditegaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025. Kegiatan yang digelar oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Tengah ini berlangsung di Ruang Polibu, Senin (15/12/2025). Acara tersebut menjadi ruang […]

expand_less