Breaking News
light_mode
Trending Tags

Desa/Kelurahan Garda Terdepan Pelayanan Pemerintahan

  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • visibility 87
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gorontalo, Bakukabar  — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan pentingnya peran desa dan kelurahan sebagai garda terdepan pemerintahan dalam sambutannya pada penyerahan penghargaan Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Gorontalo di Hotel Grand Q, Senin (30/6/2025).

Acara ini turut dihadiri Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, sejumlah kepala OPD terkait, camat, kepala desa dan lurah, serta perangkat desa dari seluruh kabupaten/kota.

Dalam arahannya, Gubernur Gusnar mengingatkan kembali makna historis dari Lomba Desa yang sudah berlangsung sejak era Orde Baru. Ia menilai bahwa meski zaman berubah, esensi lomba sebagai ajang evaluasi dan motivasi peningkatan pelayanan publik serta kualitas tata kelola desa dan kelurahan tetap harus dijaga.

“Saya sampaikan kepada OPD, desa itu bukan aparat terbawah, tapi justru aparat terdepan. Kalau yang di depan tumbang satu per satu, yang di belakang pasti ikut tumbang,” tegas Gusnar.

Gusnar menekankan perlunya menjaga keberlanjutan hasil lomba, tidak hanya berhenti pada momen seremoni. Menurutnya, mempertahankan kualitas desa atau kelurahan pasca-juara adalah tantangan yang harus dijawab seluruh perangkat pemerintahan paling bawah.

Dua hal penting yang menjadi perhatian Gubernur kepada para kepala desa dan lurah adalah kebersihan dan produktivitas. Ia mengajak agar desa-desa terus menjaga kebersihan sebagai cerminan wajah kabupaten dan provinsi, serta mengembangkan potensi produksi baik di sektor pertanian, peternakan, UMKM, maupun kerajinan.

“Kita perlu pikirkan bagaimana desa dan kelurahan yang juara ini bisa terus bertahan 2 hingga 5 tahun. Supaya desa-desa lainnya ikut termotivasi dan tertular semangat pembenahan,” ujar Gusnar.

Kepala Dinas Dukcapil dan PMD Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, menjelaskan bahwa Lomba Desa dan Kelurahan ini telah selesai dilaksanakan di tingkat provinsi dan hari tersebut menjadi puncak kegiatan dengan penyerahan hadiah kepada para juara. Ia menyebut bahwa kegiatan ini merupakan bentuk motivasi kepada seluruh desa dan kelurahan untuk terus berlomba-lomba menjadi lebih baik, sesuai harapan masyarakat.

“Ini selesai dilaksanakan, yaitu sesuai Undang-Undang Desa dan Permendagri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan. Di tingkat provinsi kami sudah melaksanakan seluruh tahapan, dan hari ini adalah puncaknya,” jelas Reflin.

Penilaian dalam lomba ini didasarkan pada tiga indikator utama, yaitu indikator kemasyarakatan, indikator pemerintahan, dan indikator kewilayahan. Ketiganya mencerminkan aspek partisipasi masyarakat, tata kelola administrasi dan kepemimpinan lokal, serta kondisi wilayah dan infrastruktur.

Untuk tahapan pelaksanaan, lomba ini dimulai dari tingkat kecamatan dan kabupaten/kota pada bulan April hingga Mei. Setelah dilakukan penilaian dan seleksi di daerah, perwakilan desa dan kelurahan yang terbaik diusulkan ke provinsi dan dinilai pada bulan Juni. Juara tingkat provinsi selanjutnya akan mewakili Gorontalo ke ajang penilaian regional III yang mencakup wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Gorontalo. (mcgorontaloprov/simg/mila)

  • Penulis: Redaksi Nulondalo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membagun Peradaban Islam yang tak Islami

    Membagun Peradaban Islam yang tak Islami

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2019
    • account_circle Aljunaid Bakari
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Kota Gorontalo sebagai ibu kota provinsi merupakan kota yang terus berkembang. Perkembangannya terbilang cukup masif, terutama sejak resmi memisahkan diri dari Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2002. Sebagaimana kota-kota berkembang pada umumnya, arah pengembangan Kota Gorontalo sangat dipengaruhi oleh sense of place—sebuah imaji kolektif yang menjadi inspirasi pembangunan wilayah. Di banyak kota di Indonesia, sense […]

  • GP Ansor Sulsel Tegaskan Satu Komando Pimpinan Pusat Soal Kasus Kuota Haji

    GP Ansor Sulsel Tegaskan Satu Komando Pimpinan Pusat Soal Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Makassar – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Selatan resmi merilis pernyataan sikap terkait polemik dugaan penyimpangan kuota haji yang menyeret nama mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut). Ketua GP Ansor Sulsel, Muhammad Ridwan Yusuf, menegaskan bahwa seluruh kader di daerah tetap berada dalam satu komando yang solid. Ia menyatakan bahwa GP […]

  • DPR Soroti Ketidakjelasan Status Kayu Gelondongan Pascabanjir di Aceh

    DPR Soroti Ketidakjelasan Status Kayu Gelondongan Pascabanjir di Aceh

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 177
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Ketua DPR RI Koordinator Industri dan Pembangunan (Korinbang) Saan Mustopa menyoroti ketidakjelasan status hukum kayu gelondongan yang terbawa banjir dan hingga kini masih menumpuk di sejumlah kabupaten di Provinsi Aceh. Kondisi tersebut dinilai menghambat upaya pemulihan pascabencana karena pemerintah daerah dan masyarakat tidak berani menangani atau memanfaatkan kayu-kayu tersebut. Hal itu disampaikan […]

  • Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Barat Laut Luwu Timur, BMKG: Kedalaman 10 Kilometer

    Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Barat Laut Luwu Timur, BMKG: Kedalaman 10 Kilometer

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah barat laut Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Rabu (4/3/2026) dini hari. Informasi tersebut disampaikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui rilis resminya. Dalam keterangan itu disebutkan gempa terjadi pada pukul 02.10.29 WIB. BMKG mencatat lokasi gempa berada pada koordinat 2,35 Lintang Selatan (LS) dan 120,86 […]

  • Skema Ponzi Berkedok Syariah Terkuak, DPR Desak Pemulihan Kerugian Korban DSI

    Skema Ponzi Berkedok Syariah Terkuak, DPR Desak Pemulihan Kerugian Korban DSI

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 180
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dugaan skema ponzi berkedok syariah dalam pengelolaan investasi peer to peer lending PT Dana Syariah Indonesia (DSI) kian menguat. Komisi III DPR RI menegaskan bahwa penanganan perkara tersebut tidak boleh berhenti pada penetapan tersangka dan proses pemidanaan semata, tetapi harus berorientasi pada pemulihan kerugian para korban. Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat […]

  • Anak Miskin Jadi Sarjana: Bukan Keajaiban, Tapi Tanda Gagalnya Sistem Pendidikan

    Anak Miskin Jadi Sarjana: Bukan Keajaiban, Tapi Tanda Gagalnya Sistem Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Kisah-kisah tentang keluarga miskin yang  berhasil menyekolahkan anaknya hingga mencetak sarjana bahkan sampai meraih gelar doktor, selalu mengalirkan inspirasi.  Di media sosial ceritanya memantik perhatian yang tinggi. Narasinya dibagikan berulang-ulang. Orang menanggapinya dengan pujian dan rasa haru. Keberhasilan  orang-orang miskin itu menorehkan kesan yang kuat. Sebab mereka meraih sarjana dengan perjuangan yang berdarah-darah. Ada yang […]

expand_less