IAIN Gorontalo Serahkan Buku “Sepiring Cerita Bersama Jagung–Binthe Molamahu” ke Menteri Pertanian
- account_circle Redaksi
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 205
- print Cetak

Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., menyerahkan buku “Sepiring Cerita Bersama Jagung–Binthe Molamahu” kepada Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., usai kegiatan Silaturahmi dan Tausiyah Swasembada Pangan di Kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo, Jumat (20/6/2025).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Buku tersebut merupakan salah satu karya terpilih dalam Program Akuisisi Pengetahuan Lokal BRIN yang menguraikan praktik ritual masyarakat petani yang merefleksikan cara pandang terhadap tanah sebagai sumber kehidupan dengan dimensi ekonomi, budaya, serta tanggung jawab sosial dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Kajian ini kemudian memperkuat pandangan teoretis bahwa relasi manusia dengan alam dalam masyarakat pertanian tidak terlepas dari nilai-nilai spiritual dan etika ekologis yang hidup dalam tradisi lokal.
Kedua karya tersebut menjadi bukti perhatian kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo terhadap hubungan antara pangan, budaya, dan lingkungan.
Hal ini sekaligus merefleksikan bahwa perguruan tinggi keagamaan dapat mengambil peran dalam pengembangan sektor pertanian melalui pendekatan sosial dan ekologis.
Tema yang diangkat dalam Silaturahmi dan Tausiyah Swasembada Pangan “Urgensi Hilirisasi dan Inovasi Terapan Berbasis Ekologi” menjadi ruang yang mempertemukan gagasan tersebut dengan agenda pemerintah dalam memperkuat swasembada pangan nasional berbasis potensi lokal.
Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri Pertanian RI yang dinilai memberi semangat baru bagi pengembangan kampus.
Ia menegaskan komitmen IAIN Gorontalo dalam memperkuat peran perguruan tinggi keagamaan sebagai bagian dari upaya mendukung hilirisasi pertanian dan ketahanan pangan melalui pendekatan sosial, budaya, dan keagamaan. (adv)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar