Breaking News
light_mode
Trending Tags

Instrumen Penaklukan Tanpa Mesiu: Pengetahuan, Kekuasaan, dan Politik Global

  • account_circle Muhammad Kamal
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 114
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di sinilah kita melihat bagaimana imperialisme epistemik terus bermutasi mengikuti perkembangan zaman. Jika pada abad ke-20 dominasi itu bekerja melalui teori pembangunan dan modernisasi, pada abad ke-21 ia bergerak melalui bahasa inovasi, teknologi, dan ekonomi digital.

Hal yang perlu disadari adalah bahwa pengetahuan tidak pernah benar-benar berdiri di ruang hampa. Ia selalu terkait dengan institusi, kepentingan ekonomi, dan konfigurasi kekuasaan global, Mereka yang menguasai produksi pengetahuan memiliki kemampuan untuk menentukan arah perdebatan dunia—mulai dari definisi pembangunan hingga standar teknologi masa depan.

Karena itu, kekuatan Amerika Serikat tidak semata-mata terletak pada pangkalan militernya yang tersebar di berbagai benua. Kekuatan yang jauh lebih menentukan adalah keberhasilannya memenangkan perang gagasan: meyakinkan dunia bahwa model ekonomi, teknologi, dan cara hidup mereka adalah horizon kemajuan yang paling rasional.

Dominasi militer mungkin mampu menguasai wilayah untuk sementara waktu. Namun dominasi pengetahuan mampu membentuk cara sebuah bangsa memandang dirinya sendiri. Ketika suatu masyarakat mulai mengukur kemajuannya dengan standar yang dibuat oleh luar, penaklukan sebenarnya telah terjadi—tanpa perlu satu peluru pun ditembakkan.

Karena itu, dominasi Amerika Serikat tidak bisa dijelaskan hanya melalui ukuran kekayaan atau kekuatan militernya. Yang jauh lebih menentukan adalah kemampuannya membentuk horizon pemikiran global—mendefinisikan apa yang disebut kemajuan, bagaimana pembangunan seharusnya dijalankan, dan seperti apa masa depan yang dianggap rasional.

Sebab ketika suatu bangsa mulai memandang dirinya sendiri melalui kategori yang diciptakan oleh kekuatan luar artinya dia telah rela melancurkan sumberdaya nya untuk asing.

  • Penulis: Muhammad Kamal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Respons Berbeda soal Pandji: PKS Sebut Kritik Sehat, FPI Nilai Penistaan Agama

    Respons Berbeda soal Pandji: PKS Sebut Kritik Sehat, FPI Nilai Penistaan Agama

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sikap berbeda ditunjukkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Front Persaudaraan Islam (FPI) dalam merespons materi stand-up comedy Mens Rea yang dibawakan komika Pandji Pragiwaksono. PKS menilai materi tersebut sebagai bagian dari kritik yang sehat dalam demokrasi, sementara FPI menilai sebagian isi pertunjukan mengandung penistaan agama dan layak diproses hukum. Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad […]

  • Dakwah dengan Akhlak, Bukan Amarah: Pesan KH. Hasyim Asy’ari yang Relevan Hingga Kini Play Button

    Dakwah dengan Akhlak, Bukan Amarah: Pesan KH. Hasyim Asy’ari yang Relevan Hingga Kini

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 230
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Bagaimana seharusnya Islam hadir di tengah masyarakat yang belum sepenuhnya menjalankan syariat? Pertanyaan inilah yang menjadi pokok bahasan dalam sebuah pengajian yang digelar secara mendadak dan disiarkan melalui kanal youtube NUtizen Televisi, pada dua tahun yang lalu. Pengajian tersebut disampaikan oleh KH. Abdullah Aniq Nawawi, MA, Katib Syuriyah PWNU Gorontalo sekaligus Pengurus Lembaga […]

  • Anggaran PPPA dan KPAI Turun, DPR Soroti Lonjakan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

    Anggaran PPPA dan KPAI Turun, DPR Soroti Lonjakan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Anggota Komisi VIII DPR RI, Muhamad Abdul Azis Sefudin, menyoroti penurunan anggaran Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di tengah meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Azis usai Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian […]

  • Hizbut Tahrir Bangkit, Satkornas Banser NU: Saatnya Pemerintah Mengambil Langkah Tegas

    Hizbut Tahrir Bangkit, Satkornas Banser NU: Saatnya Pemerintah Mengambil Langkah Tegas

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Nulondalo – Organisasi terlarang yang telah dibubarkan pemerintah pada 19 Juli 2017 bernama Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) kembali bangkit di beberapa titik di Indonesia. Komandan Satuan Koordinasi Nasional Banser PP GP Ansor, H. Syafiq Syauqi menyampaikan bahwa HTI telah dibubarkan Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM karena bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, dan mengancam keutuhan NKRI. “GP […]

  • Terkuak! Kurir Kepercayaan Ko Erwin Ditangkap, Jaringan Sabu 1 Kg Dibongkar Bareskrim

    Terkuak! Kurir Kepercayaan Ko Erwin Ditangkap, Jaringan Sabu 1 Kg Dibongkar Bareskrim

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Kini, penyidik masih mendalami aliran uang, jalur distribusi, serta memburu aktor lain yang diduga masih aktif dalam jaringan Ko Erwin. Penangkapan Patrisius diyakini baru permulaan dari upaya besar untuk memutus rantai peredaran narkotika lintas daerah di Indonesia. “Kami akan terus kembangkan kasus ini hingga ke akar-akarnya,” tegas Brigjen Eko.

  • Memaknai Tema Natal 2020 “Mereka akan Menamakan Dia Imanuel”

    Memaknai Tema Natal 2020 “Mereka akan Menamakan Dia Imanuel”

    • calendar_month Jumat, 25 Des 2020
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Natal bukan hanya sekedar momen ritual umat kristiani dalam rangka memperingati hari kelahiran Yesus Kristus. Tapi Natal juga menjadi arena refleksi dan introspeksi bagi umat Kristiani dalam kehidupan sosial. Bagaimana kecintaan mereka terhadap Yesus dan juga bagaimana mereka menterjemahkan nilai-nilai kasih dalam diri Yesus Kristus. Natal tahun 2020 mengusung tema “Mereka Akan Menamakan Dia Imanuel”. Tema […]

expand_less