Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Kesya: Bagaimana Staw, Bagaimana Staw

  • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
  • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
  • visibility 151
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Viral dan sangat viral……ungkapan “Bagaimana Staw, Bagaimana Staw,” yang diucapkan oleh Kesya kepada temannya saat live TikTok dapat dianalisis secara semiotika untuk memahami makna dan implikasi yang terkandung di dalamnya. Saya mengamati dan menonton sampai habis video tersebut yang tidak hanya viral di TikTok tapi juga di Facebook.

Saya mencoba memahami ungkapan “Bagaimana staw” tersebut sebagai tanda yang penuh makna. Ungkapan “Bagaimana Staw” berfungsi sebagai ekspresi keheranan atau kebingungan.

“Bagaimana” menunjukkan pertanyaan yang mendalam tentang suatu fenomena, sedangkan “Staw” menambahkan nuansa informal dan akrab, yang mencerminkan gaya bahasa anak muda.

Dalam konteks ini, Kesya menciptakan kedekatan dengan audiens, menggugah rasa ingin tahu, dan menciptakan suasana yang lebih santai, meskipun topik yang dibahas cukup serius.

Konteks viral dari pernyataan ini menunjukkan bagaimana media sosial menjadi sarana untuk mendiskusikan isu-isu penting. Ketika Kesya mengaitkan ungkapan ini dengan P3K sebagai giveaway (tapi apakah benar itu bersifat giveaway), terdapat implikasi bahwa pemerintah mengedepankan pendekatan yang lebih menarik dan mudah diterima oleh generasi muda.

Bagi saya ada nuansa kritik yang tersirat, di mana keseriusan sebuah program yang seharusnya berfokus pada pengembangan SDM dan pelayanan publik diperlakukan seakan-akan hanya sebagai tawaran menarik.

Secara semiotika ungkapan “bagaimana staw” ini mencerminkan ironi di mana program yang seharusnya serius dan berfokus pada peningkatan kualitas pegawai pemerintah disajikan dalam bentuk giveaway. Ini menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan pendidikan dan praktik yang dilakukan.

Hal ini bisa ditafsirkan sebagai kritik terhadap cara pemerintah dalam menyampaikan program-program penting, yang dinilai kurang efektif dan terkesan superficial.

Dari perspektif komunikasi, penggunaan ungkapan “bagaimana staw” ini oleh Kesya memperlihatkan bagaimana bahasa dan tanda-tanda dapat membangun koneksi emosional dengan audiens.

Dengan mengadopsi gaya bahasa yang akrab dan santai, Kesya berhasil menarik perhatian banyak orang, membawa isu P3K ke dalam diskusi publik yang lebih luas.

Ini menunjukkan bahwa cara penyampaian informasi dapat memengaruhi bagaimana pesan diterima dan dipahami oleh masyarakat.

Dalam analisis semiotika, ungkapan “Bagaimana Staw” oleh Kesya bukan hanya sekadar kalimat, melainkan refleksi dari dinamika antara bahasa, budaya, dan pengelolaan sumber daya manusia di sektor publik.

Ungkapan ini menjadi lebih dari sekadar fenomena viral, tapi mencerminkan tantangan dan peluang dalam komunikasi publik di era digital.

Penulis : Dr. Samsi Pomalingo, MA(Akademisi di Universitas Negeri Gorontalo)

  • Penulis: Dr. Samsi Pomalingo, MA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak PES PWNU Gorontalo: Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Da’i Cilik dan Mobile Lengend

    Puncak PES PWNU Gorontalo: Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Da’i Cilik dan Mobile Lengend

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Suasana penuh kebersamaan mewarnai penutupan Pekan Ekonomi Syariah (PES) PWNU Gorontalo 2025 yang digelar sejak 28 Oktober 2025 sampai dengan Kamis 30 Oktober 2025 di pelataran kantor PWNU Gorontalo. Penutupan diisi dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang berbagai lomba yang sebelumnya digelar, termasuk Lomba Da’i Cilik dan Lomba Mobile Legends bertema ekonomi syariah. Kedua lomba […]

  • Penyebab Menteri KKP Jatuh Pingsan Terungkap, Diduga Akibat Kelelahan

    Penyebab Menteri KKP Jatuh Pingsan Terungkap, Diduga Akibat Kelelahan

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 216
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Penyebab Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono jatuh pingsan saat memimpin upacara pelepasan jenazah di Jakarta akhirnya terungkap. Berdasarkan keterangan pihak KKP, Trenggono diduga mengalami kelelahan akibat aktivitas dan agenda kerja yang padat dalam beberapa hari terakhir. Insiden tersebut terjadi saat Menteri Trenggono memimpin upacara penghormatan dan pelepasan jenazah pegawai KKP […]

  • PP Gentuma Bina Wajib Retribusi Kepelabuhanan dan Kesyahbandaraan

    PP Gentuma Bina Wajib Retribusi Kepelabuhanan dan Kesyahbandaraan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kepatuhan pengguna jasa terhadap kewajiban retribusi, Unit Pelaksana Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pelabuhan Perikanan (PP) Gentuma menyelenggarakan Pembinaan Wajib Retribusi Jasa Kepelabuhanan dan Optimalisasi Pelayanan Kesyahbandaraan, Kamis (3/7/2025). Plt. Kepala PP Gentuma Sitti Sabariah Machmud menegaskan pentingnya pemahaman bersama tentang retribusi dalam sambutannya. Sabariah menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan […]

  • GUSDURian Ternate Mendukung Perjuangan Perempuan Pada Moment International Women’s Day 2025

    GUSDURian Ternate Mendukung Perjuangan Perempuan Pada Moment International Women’s Day 2025

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Nulondalo – Hari Internasional Perempuan (International Women’s Day / IWD) yang diperingati setiap 8 Maret menjadi pengingat bahwa perjuangan hak perempuan masih panjang. Tahun ini, IWD 2025 mengusung tema “Aksi Akselerasi”, yang menekankan percepatan pencapaian kesetaraan gender, terutama dalam ranah politik. Suwarno Djabar, Koordinator Gusdurian Ternate, menilai bahwa sejak IWD pertama kali diperingati pada 1911, […]

  • Tsuwaibah Al Aslamiyah: Ibu Susu Pertama Nabi (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #11)

    Tsuwaibah Al Aslamiyah: Ibu Susu Pertama Nabi (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #11)

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sebagian besar kita, umat Islam, pasti mengenal nama Halimah al‑Sa’diyyah sebagai pengasuh dan ibu susu Nabi Muhammad. Kisah hidup Nabi pasti tidak akan pernah luput dari nama Halimah al-Sa’diyah. Namun, sebenarnya ada seorang perempuan yang menjadi ibu susu pertama Nabi sebelum diserahkan kepada Halimah al-Sa’diyah. Namanya Tsuwaibah. Tsuwaibah al-Aslamiyah adalah seorang budak perempuan milik Abu […]

  • Pemkab Maros Serahkan SK 4.639 ASN P3K Paruh Waktu, Bupati: Ini Kekuatan Besar Pelayanan Publik

    Pemkab Maros Serahkan SK 4.639 ASN P3K Paruh Waktu, Bupati: Ini Kekuatan Besar Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Nulondalo.com|Maros, Sulsel — Pemerintah Kabupaten Maros resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada 4.639 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Penyerahan tersebut dirangkaikan dalam Apel Akbar yang berlangsung khidmat di Lapangan Palantikang, Maros, Selasa sore, 30 Desember 2025. Apel akbar ini dihadiri lengkap unsur Forkopimda Plus, jajaran staf ahli, […]

expand_less