Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Instrumen Penaklukan Tanpa Mesiu: Pengetahuan, Kekuasaan, dan Politik Global

  • account_circle Muhammad Kamal
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 326
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di sinilah kita melihat bagaimana imperialisme epistemik terus bermutasi mengikuti perkembangan zaman. Jika pada abad ke-20 dominasi itu bekerja melalui teori pembangunan dan modernisasi, pada abad ke-21 ia bergerak melalui bahasa inovasi, teknologi, dan ekonomi digital.

Hal yang perlu disadari adalah bahwa pengetahuan tidak pernah benar-benar berdiri di ruang hampa. Ia selalu terkait dengan institusi, kepentingan ekonomi, dan konfigurasi kekuasaan global, Mereka yang menguasai produksi pengetahuan memiliki kemampuan untuk menentukan arah perdebatan dunia—mulai dari definisi pembangunan hingga standar teknologi masa depan.

Karena itu, kekuatan Amerika Serikat tidak semata-mata terletak pada pangkalan militernya yang tersebar di berbagai benua. Kekuatan yang jauh lebih menentukan adalah keberhasilannya memenangkan perang gagasan: meyakinkan dunia bahwa model ekonomi, teknologi, dan cara hidup mereka adalah horizon kemajuan yang paling rasional.

Dominasi militer mungkin mampu menguasai wilayah untuk sementara waktu. Namun dominasi pengetahuan mampu membentuk cara sebuah bangsa memandang dirinya sendiri. Ketika suatu masyarakat mulai mengukur kemajuannya dengan standar yang dibuat oleh luar, penaklukan sebenarnya telah terjadi—tanpa perlu satu peluru pun ditembakkan.

Karena itu, dominasi Amerika Serikat tidak bisa dijelaskan hanya melalui ukuran kekayaan atau kekuatan militernya. Yang jauh lebih menentukan adalah kemampuannya membentuk horizon pemikiran global—mendefinisikan apa yang disebut kemajuan, bagaimana pembangunan seharusnya dijalankan, dan seperti apa masa depan yang dianggap rasional.

Sebab ketika suatu bangsa mulai memandang dirinya sendiri melalui kategori yang diciptakan oleh kekuatan luar artinya dia telah rela melancurkan sumberdaya nya untuk asing.

  • Penulis: Muhammad Kamal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nilai Ekspor Mei Provinsi Gorontalo Capai US.433.761

    Nilai Ekspor Mei Provinsi Gorontalo Capai US$11.433.761

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Nilai ekspor Mei 2025 Provinsi Gorontalo sebesar US$11.433.761. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 123,25 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar US$5.121.461. “Ekspor melalui pelabuhan atau bandara di Provinsi Gorontalo pada Mei 2025 adalah sebesar US$2.901.823 dengan komoditas Gula/Kembang Gula (HS 17) dan komoditas Pelet Kayu (HS 44),” kata Dwi Alwi Astuti […]

  • Tinggalkan Jagung Priatno Sejahtera Menanam Kakao

    Tinggalkan Jagung Priatno Sejahtera Menanam Kakao

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo dikenal memiliki bentang alam pertanian jagung yang dihiasi hamparan kebun jagung di lereng-lereng bukit. Meskipun indah dipandang mata tetapi pesona kebun jagung itu ternyata menyimpan bahaya besar, yakni erosi permukaan tanah (top soil) karena pengolahan lahan tanpa terasering atau teknik konservasi tanah. Menghadapi kondisi ini, hati Priatno (45) galau. Pria Jawa transmigran asal Banyumas Jawa […]

  • ASPETI Resmi Ajukan Keberatan Administratif ke Menteri ESDM Terkait Tarif Denda Pertambangan

    ASPETI Resmi Ajukan Keberatan Administratif ke Menteri ESDM Terkait Tarif Denda Pertambangan

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Jakarta – Perkumpulan Asosiasi Penambang Tanah Pertiwi (ASPETI) secara resmi melayangkan surat keberatan administratif kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia pada 5 Januari 2026. Langkah hukum ini diambil sebagai respon terhadap terbitnya Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 391.K/MB.01/MEM.B/2025 yang mengatur tarif denda administratif pelanggaran kegiatan usaha pertambangan di kawasan hutan. […]

  • BNPB Imbau Warga Waspada Pasca Gempa M 7,6 dan Potensi Gelombang Susulan photo_camera 2

    BNPB Imbau Warga Waspada Pasca Gempa M 7,6 dan Potensi Gelombang Susulan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Sementara itu, laporan awal menunjukkan adanya kerusakan ringan hingga sedang di Kota Ternate, termasuk satu unit tempat ibadah di Kecamatan Pulau Batang Dua serta dua rumah warga di Kelurahan Ganbesi, Kecamatan Ternate Selatan. Di Kota Bitung, pendataan masih terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). BNPB memastikan pemantauan terus dilakukan secara intensif dan akan […]

  • Lalampa: Kue Tradisional Gorontalo yang Kaya Cita Rasa dan Sejarah

    Lalampa: Kue Tradisional Gorontalo yang Kaya Cita Rasa dan Sejarah

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Di antara beragam kuliner Nusantara yang menggoda selera, Lalampa menjadi salah satu kue tradisional khas Gorontalo yang patut diperkenalkan lebih luas. Kue ini merupakan simbol kekayaan kuliner pesisir Sulawesi, terutama dari masyarakat Gorontalo yang kaya akan rempah dan hasil laut. Sekilas, Lalampa terlihat seperti lemper dari Jawa. Namun, di balik tampilannya yang sederhana, tersimpan keunikan […]

  • Ketika Alam Bicara

    Ketika Alam Bicara

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Suaib Prawono
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Alam kembali bersuara. Kali ini, ia berteriak lantang lewat banjir bandang dan tanah lonsor yang meluluhlantakkan pemukiman warga di tiga provinsi; Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Bukan hanya rumah dan harta benda yang hanyut dan tertimbun, tetapi juga nyawa manusia yang tak bersalah. Berdasarkan data yang dilansir BNPB,  29 November 2025, total 303 orang […]

expand_less