Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Instrumen Penaklukan Tanpa Mesiu: Pengetahuan, Kekuasaan, dan Politik Global

  • account_circle Muhammad Kamal
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 383
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Melalui bahasa pembangunan, negara-negara di Asia, Afrika, dan Amerika Latin ditempatkan dalam posisi sebagai “murid sejarah”. Mereka dianggap membutuhkan bimbingan teknis, bantuan ekonomi, dan transfer pengetahuan dari Barat. Kolonialisme tidak lagi memakai bahasa penaklukan, tetapi berganti dengan istilah yang terdengar lebih bersahabat: modernisasi, pembangunan, dan kerja sama internasional.

Maka konsep pembangunan sering kali bukan sekadar proyek ekonomi. Ia juga merupakan proyek ideologis. Melalui bahasa pembangunan, kapitalisme global memperoleh legitimasi moral. Model ekonomi Barat dipresentasikan seolah-olah sebagai jalur sejarah yang alamiah, sesuatu yang pada akhirnya harus ditempuh semua bangsa jika ingin disebut modern.

Dengan cara ini, pengetahuan mulai berfungsi bukan hanya untuk memahami dunia, tetapi juga untuk menata dunia sesuai kepentingan tertentu.

Peran kalangan akademik dalam proses tersebut tidak bisa diabaikan. Pada dekade 1950-an dan 1960-an, berbagai universitas di Amerika menjadi pusat produksi teori modernisasi. Para ilmuwan sosial merumuskan model perkembangan masyarakat yang menggambarkan sejarah sebagai perjalanan dari kondisi tradisional menuju masyarakat industri modern. Kerangka ini kemudian dipakai dalam berbagai program pembangunan internasional.

Salah satu gagasan yang paling berpengaruh datang dari ekonom Amerika Walt Whitman Rostow, yang mempopulerkan teori tentang tahapan pertumbuhan ekonomi. Dalam model ini, setiap negara dianggap bergerak melalui serangkaian tahap menuju masyarakat konsumsi massal—tahap yang secara implisit direpresentasikan oleh masyarakat Amerika sendiri. Teori tersebut tampak seperti analisis ekonomi biasa, tetapi dampak politiknya sangat besar. Ia menjadikan pengalaman Barat sebagai standar universal perkembangan sejarah.

  • Penulis: Muhammad Kamal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • THR Harus Dibayar Dua Minggu Sebelum Lebaran, DPR Siap Kawal Langsung

    THR Harus Dibayar Dua Minggu Sebelum Lebaran, DPR Siap Kawal Langsung

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani menegaskan bahwa pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja wajib dilakukan paling lambat dua minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri. Ia memastikan DPR RI akan mengawal langsung pelaksanaan aturan tersebut agar tidak ada perusahaan yang mengabaikan kewajibannya. Menurut Irma, ketentuan tersebut merupakan regulasi yang telah dikeluarkan […]

  • Tamim al-Dari dan Lampu Pertama di Masjid Madinah (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #22)

    Tamim al-Dari dan Lampu Pertama di Masjid Madinah (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #22)

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Pada masa awal Islam, Masjid Nabawi belum memiliki penerangan pada malam hari. Jika malam tiba, masjid menjadi gelap. Orang-orang yang ingin beribadah setelah Isya harus melakukannya dalam cahaya yang sangat terbatas. Kondisi ini berbeda dengan beberapa tempat ibadah di wilayah Syam yang telah menggunakan lampu minyak untuk penerangan malam. Tamim al-Dari melihat keadaan itu. Ia kemudian […]

  • Pemkot Gorontalo Musnahkan 19.754 Miras di Lapangan Padebuolo

    Pemkot Gorontalo Musnahkan 19.754 Miras di Lapangan Padebuolo

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 239
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pemerintah Kota Gorontalo memusnahkan sebanyak 19.754 minuman keras (miras) berbagai jenis, Senin (29/12/2025). Pemusnahan dilakukan di Lapangan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur. Ribuan miras tersebut merupakan hasil penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2017 tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo, serta hasil razia Polresta […]

  • Alasan Ridwan Kamil Kerap Menyebut Nama Aura Kasih dalam Pantun

    Alasan Ridwan Kamil Kerap Menyebut Nama Aura Kasih dalam Pantun

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 238
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Nama Ridwan Kamil kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah pantun lama yang menyebut nama penyanyi Aura Kasih viral di media sosial. Pantun-pantun tersebut kemudian memicu spekulasi warganet terkait hubungan personal antara keduanya. Isu ini mencuat setelah akun-akun gosip mengunggah jejak digital Ridwan Kamil yang beberapa kali menyelipkan nama Aura Kasih dalam pantun, baik […]

  • Mekanisme Pengangkatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Soroti Ketiadaan Batas Masa Jabatan

    Mekanisme Pengangkatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Soroti Ketiadaan Batas Masa Jabatan

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 209
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Konstitusionalitas mekanisme pengangkatan dan pemberhentian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) kembali diuji di Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini, permohonan diajukan oleh seorang warga negara sekaligus mahasiswa, Tri Prasetio Putra Mumpuni. Dalam Sidang Pemeriksaan Pendahuluan Perkara Nomor 77/PUU-XXIV/2026 yang dipimpin Ketua MK Suhartoyo di Ruang Sidang Pleno Gedung 1 MK, Senin (2/3/2026), Pemohon […]

  • BNPB Imbau Warga Waspada Pasca Gempa M 7,6 dan Potensi Gelombang Susulan photo_camera 2

    BNPB Imbau Warga Waspada Pasca Gempa M 7,6 dan Potensi Gelombang Susulan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Hingga pukul 07.00 WIB, tercatat dua gempa susulan masing-masing berkekuatan magnitudo 5,5 dan 5,2 yang berpusat di laut dan tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, sistem peringatan dini sempat mendeteksi adanya gelombang tsunami dengan ketinggian relatif kecil, yakni sekitar 0,3 meter di wilayah Halmahera Barat dan 0,2 meter di Bitung. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena […]

expand_less