Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Instrumen Penaklukan Tanpa Mesiu: Pengetahuan, Kekuasaan, dan Politik Global

  • account_circle Muhammad Kamal
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 324
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Melalui bahasa pembangunan, negara-negara di Asia, Afrika, dan Amerika Latin ditempatkan dalam posisi sebagai “murid sejarah”. Mereka dianggap membutuhkan bimbingan teknis, bantuan ekonomi, dan transfer pengetahuan dari Barat. Kolonialisme tidak lagi memakai bahasa penaklukan, tetapi berganti dengan istilah yang terdengar lebih bersahabat: modernisasi, pembangunan, dan kerja sama internasional.

Maka konsep pembangunan sering kali bukan sekadar proyek ekonomi. Ia juga merupakan proyek ideologis. Melalui bahasa pembangunan, kapitalisme global memperoleh legitimasi moral. Model ekonomi Barat dipresentasikan seolah-olah sebagai jalur sejarah yang alamiah, sesuatu yang pada akhirnya harus ditempuh semua bangsa jika ingin disebut modern.

Dengan cara ini, pengetahuan mulai berfungsi bukan hanya untuk memahami dunia, tetapi juga untuk menata dunia sesuai kepentingan tertentu.

Peran kalangan akademik dalam proses tersebut tidak bisa diabaikan. Pada dekade 1950-an dan 1960-an, berbagai universitas di Amerika menjadi pusat produksi teori modernisasi. Para ilmuwan sosial merumuskan model perkembangan masyarakat yang menggambarkan sejarah sebagai perjalanan dari kondisi tradisional menuju masyarakat industri modern. Kerangka ini kemudian dipakai dalam berbagai program pembangunan internasional.

Salah satu gagasan yang paling berpengaruh datang dari ekonom Amerika Walt Whitman Rostow, yang mempopulerkan teori tentang tahapan pertumbuhan ekonomi. Dalam model ini, setiap negara dianggap bergerak melalui serangkaian tahap menuju masyarakat konsumsi massal—tahap yang secara implisit direpresentasikan oleh masyarakat Amerika sendiri. Teori tersebut tampak seperti analisis ekonomi biasa, tetapi dampak politiknya sangat besar. Ia menjadikan pengalaman Barat sebagai standar universal perkembangan sejarah.

  • Penulis: Muhammad Kamal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melihat yang Tak Terlihat Ala Gus Dur: Catatan tentang Politik, Agama, dan Jaringan Kekuasaan

    Melihat yang Tak Terlihat Ala Gus Dur: Catatan tentang Politik, Agama, dan Jaringan Kekuasaan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Namun revolusi tidak berhenti pada runtuhnya rezim lama. Setelah itu muncul pertanyaan baru: siapa yang benar-benar mengendalikan arah negara? Gus Dur membaca momen ini dengan cukup jeli. Ia menaruh perhatian pada figur seperti Abolhassan Banisadr, seorang intelektual yang kemudian menjadi presiden pertama pascarevolusi. Posisi Banisadr terasa ganjil bagi banyak pengamat. Ia bukan ulama garis keras, […]

  • Adjustment Langit

    Adjustment Langit

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Itulah sebabnya banyak orang yang di luar Ramadhan shalatnya kadang seperti laporan keuangan perusahaan kecil: ada, tapi jarang diaudit. Begitu masuk Ramadhan, tiba-tiba masjid penuh. Bahkan shaf yang biasanya longgar mendadak padat seperti antrean audit pajak. Seorang kiai NU pernah bercanda, “Ramadhan itu bulan di mana umat Islam mendadak jadi rajin seperti mahasiswa yang skripsinya […]

  • Diduga Belum Memiliki Izin Lokasi, KOPRA INSTITUT Soroti PT. Pangkatan Indonesia

    Diduga Belum Memiliki Izin Lokasi, KOPRA INSTITUT Soroti PT. Pangkatan Indonesia

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Komite Perjuangan Rakyat (KOPRA) INSTITUT, menyoroti PT. Pangkatan Indonesia salah satu perusahan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah desa Tanjung Siram Billah Hulu kabupaten Labuhanbatu. Perusahan ini di duga belum memiliki izin lokasi dan perizinan kebun. Ketua Bidang Kajian Lingkungan KOPRA INSTITUT Julkifli mengungkapkan bahwa berdasarkan data dan informasi yang ia peroleh ada dugaan PT. […]

  • Rahmat Aries Bawa Asta Aksi ke Forum ASEAN

    Rahmat Aries Bawa Asta Aksi ke Forum ASEAN

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Luwu Utara. Rahmat Aries, seorang penyandang disabilitas yang menjabat sebagai Perencana Ahli Pertama di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Luwu Utara, terpilih mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi YSEALI Summit 2025 yang berlangsung di Penang, Malaysia. YSEALI (Young Southeast Asian Leaders Initiative) merupakan program kepemimpinan yang digagas oleh Pemerintah Amerika Serikat melalui […]

  • Sudah Dibayar, Tetap Hangus: Aturan Kuota Internet Digugat

    Sudah Dibayar, Tetap Hangus: Aturan Kuota Internet Digugat

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 232
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sepasang suami istri, Didi Supandi dan Wahyu Triana Sari, mengajukan gugatan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait aturan penghangusan sisa kuota internet. Gugatan tersebut terdaftar dengan nomor perkara 273/PUU-XXIII/2025 dan menyasar Pasal 71 angka 2 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja yang mengubah Pasal 28 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 […]

  • Inilah Tuntutan Demo Aliansi Merah Maron

    Inilah Tuntutan Demo Aliansi Merah Maron

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Widodo, dan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus M. Thomas Mopili, menemui aksi demonstrasi mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di Bundaran Tugu Saronde, Senin (1/9/2025). Mahasiswa UNG yang tergabung dalam Aliansi Merah Maron menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo, DPRD, […]

expand_less