Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Instrumen Penaklukan Tanpa Mesiu: Pengetahuan, Kekuasaan, dan Politik Global

  • account_circle Muhammad Kamal
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 384
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketika model seperti ini diterima sebagai kebenaran ilmiah, pilihan-pilihan lain otomatis dipinggirkan. Sistem ekonomi alternatif dianggap tidak efisien, tidak rasional, atau sekadar bentuk keterbelakangan yang belum selesai. Dominasi ideologi tidak lagi dipaksakan secara kasar; ia bekerja melalui legitimasi akademik yang terlihat objektif.

Inilah yang membuat imperialisme modern jauh lebih licin dibanding kolonialisme lama. Ia tidak selalu memaksa, tetapi membuat banyak negara merasa sedang memilih secara bebas—padahal pilihan yang tersedia sudah dibingkai sebelumnya. Bantuan pembangunan, program pendidikan, beasiswa, hingga konsultasi kebijakan sering menjadi jalur masuk bagi kerangka berpikir tersebut.

Pola yang sama masih dapat dilihat dalam politik ekonomi global hari ini, terutama dalam sektor teknologi digital. Dalam dua dekade terakhir, istilah seperti ekonomi inovasi, ekosistem startup, dan kompetisi digital menjadi bahasa yang hampir universal dalam kebijakan ekonomi. Negara-negara berkembang berlomba membuka pasar digital mereka dengan harapan menarik investasi dan mempercepat transformasi teknologi.

di balik bahasa yang terdengar progresif itu, struktur kekuasaan global tetap terlihat. Infrastruktur digital dunia masih sangat bergantung pada perusahaan teknologi besar Amerika seperti Google, Meta, dan Microsoft. Platform, sistem komputasi awan, hingga ekosistem data global sebagian besar berada dalam jaringan yang mereka kuasai.

Negara-negara berkembang memang didorong untuk menjadi inovatif, tetapi standar inovasi itu sendiri ditentukan oleh pusat-pusat teknologi di Silicon Valley. Banyak negara akhirnya masuk ke dalam ekonomi digital global sebagai pasar, pengguna teknologi, dan produsen data, sementara kendali terhadap infrastruktur digital tetap berada di tempat lain.

  • Penulis: Muhammad Kamal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tindakan Tak Terpuji, Dosen UIM Makassar Dipecat Usai Viral Play Button

    Tindakan Tak Terpuji, Dosen UIM Makassar Dipecat Usai Viral

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    nulondalo.com-Universitas Islam Makassar (UIM) resmi memberhentikan dosennya, Amal Said alias AS, setelah aksinya meludahi kasir swalayan di Makassar viral di media sosial. Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV dan menuai kecaman publik. Insiden itu terjadi pada Rabu (24/12). Dalam video yang beredar, AS tampak meludahi kasir saat hendak membayar belanjaan. Aksi tersebut diduga dipicu teguran karena […]

  • Saring Sebelum Sharing, Pesan Bhabinkamtibmas Usai Mediasi Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

    Saring Sebelum Sharing, Pesan Bhabinkamtibmas Usai Mediasi Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Ikbal
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Mediasi tersebut dihadiri Kepala Desa Ilomangga Irnawati Djafar Nusi, S.Pd, aparat desa, tokoh masyarakat, serta pihak-pihak yang terkait dalam persoalan tersebut. Dalam pertemuan tersebut, masing-masing pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan klarifikasi dan penjelasan secara terbuka. Setelah melalui proses musyawarah, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai tanpa menempuh jalur hukum. Selain itu, pihak yang […]

  • As-Salam Tenjo Berbagi Tali Sayang 500 Paket ke Guru dan Murid

    As-Salam Tenjo Berbagi Tali Sayang 500 Paket ke Guru dan Murid

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 319
    • 0Komentar

    “Setahu kami, hanya As-Salam Tenjo yang membagikan tali sayang berupa sembako kepada seluruh murid dan gurunya. Ini menunjukkan perhatian yang luar biasa dari yayasan kepada keluarga besar sekolah,” tuturnya. Melalui kegiatan berbagi tersebut, As-Salam Tenjo tidak hanya menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai ruang tumbuhnya nilai kepedulian, solidaritas, dan kebersamaan di tengah masyarakat […]

  • Pemkab Gorontalo Dorong Penelusuran Naskah Kuno untuk Selamatkan Warisan Sejarah

    Pemkab Gorontalo Dorong Penelusuran Naskah Kuno untuk Selamatkan Warisan Sejarah

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Gorontalo, Doni Lahatie, mengatakan penelusuran ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta mendokumentasikan kembali warisan budaya yang tersebar di masyarakat. “Upaya ini penting agar identitas sejarah Gorontalo tetap terjaga dan tidak hilang,” kata Doni. Pemerintah daerah juga mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk menyerahkan atau mendata naskah kuno yang dimiliki agar dapat […]

  • Pra Konbes dan Munas Alim Ulama 2026 Bahas I’adatun Nazhar, NU Susun Pedoman Peninjauan Ulang Keputusan Bahtsul Masail

    Pra Konbes dan Munas Alim Ulama 2026 Bahas I’adatun Nazhar, NU Susun Pedoman Peninjauan Ulang Keputusan Bahtsul Masail

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sementara itu, Wakil Rais A’am PBNU, KH Afifuddin Muhajir, menjelaskan bahwa dalam khazanah usul fikih dikenal konsep tajdid al-ijtihad (pembaruan ijtihad) dan i’adah al-bahs (peninjauan ulang hasil ijtihad). Menurutnya, terdapat sejumlah faktor yang dapat menjadi alasan dilakukannya I’adatun Nazhar, antara lain ditemukannya dalil yang lebih kuat, perubahan realitas sosial (taghayyur al-waqi’), perubahan objek penerapan hukum […]

  • Gusnar dan Dubes Australia Tanam Jagung Metode SALT

    Gusnar dan Dubes Australia Tanam Jagung Metode SALT

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Duta Besar Australia Mr. Rod Brazier melakukan penanaman jagung untuk program Direct Aid Project (DAP) di Desa Iloponu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Rabu (22/10/2025). Penanaman jagung dilaksanakan di kebun percontohan penerapan metode Sloping Agricultural Land Technique (SALT) atau teknik pertanian di lahan miring. Program DAP adalah hibah dari pemerintah Australia […]

expand_less