Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Jalan Rusak Total, Warga Kelurahan Tubo Berinisiatif Bangun Sandiri

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
  • visibility 126
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kondisi jalan Ake Tubo di RT 007 dan RT 008 Kelurahan Tubo, Ternate Utara, Kota Ternate mengalami RUSAK TOTAL. Jalan ake Tubo adalah jalan satu-satunya yang digunakan tiap hari oleh warga untuk bolak balik ke tempat kerja, pasar dan juga aktifitas kebun masyarakat setempat.

Selain itu, jalan ake Tubo juga merupakan akses jalan satu-satunya menuju ke tempat Denistinasi Wisata Ake Tubo dan sebagai jalur utama ke posko pemantauan bencana Banjir lahar dingin. Jalan yang sudah lama rusak total itu sangat menghambat aktivitas warga.

Pada Tahun 2024 saat panen cengkeh dengan tingkat mobilitas yang tinggi dan jumlah pemanen yang banyak mengakibatkan tidak efisien, rawan kecelakaan dan kerusakan kendaraan, mengingat saat musim panen itu bersamaan dengan musim hujan.

Keresahan warga yang sudah menumpuk bertahun-tahun itu berujung pada keputusan dengan inisiatif untuk memperbaiki sandiri melalui patungan (iuran) warga. Abe seorang warga RT 008 merupakan inisiator penggerak, dia ditemani beberapa orang warga sekitar. mereka memulai mengajak masyarakat untuk partisipasi agar sama-sama membangun jalan.

“Niat baik itu akhirnya mendapat respon positif dari warga Tubo dan pemerintah Kelurahan Tubo. Sejak tanggal 26 Februari sampai sekarang pekerjaan baru mencapai 100 meter dari Panjang keseluruhan 500 meter”, ucap Abe, Masy kelurahan Tubo.

“Hal itu terkendala karena kekurangan anggaran. Sebenarnya, pembangunan jalan bikin sandiri ini bukan baru pertama kali, pernah juga buat di tahun 2020 tapi pada akhirnya rusak lagi”, Lanjut Abe.

Masyarakat sekitar berharap persoalan ini bisa secepatnya direspon oleh Pemerintah Kota Ternate. Mereka juga mengakui bahwa yang dibuat itu bukanlah solusi, tapi ini adalah jawaban paling masuk akal untuk bertahan Sementara waktu.

“Olehnya itu warga sangat berharap agar Pemerintah Kota Ternate bangun Jalan Ake Tubo secepatnya. Dengan kondisi jalan tersebut akhirnya warga sekitar harus mengeluarkan ongkos lebih banyak. Misalnya, air bersih dengan volume 110 liter dikenakan biaya Rp. 120.000 padahal onkos awalnya hanya Rp. 70.000”, Kata Abe.

Begitu juga dengan biaya transportasi barang lain, seperti semen, besi dan lain-lain harus membayar dengan harga Rp. 250.000 pengantaran dari toko bangunan, padahal ongkos awalnya sekitar Rp 150.000/200.000.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Inggris Mengakui Negara Palestina

    Pemerintah Inggris Mengakui Negara Palestina

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Pada 21 September 2025, Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer secara resmi mengakui Negara Palestina guna melindungi keberlangsungan solusi dua negara dan menciptakan jalan menuju perdamaian abadi bagi rakyat Israel dan Palestina. Keputusan bersejarah ini, yang diumumkan bersama Kanada dan Australia, diambil ketika situasi riil di Gaza terus memburuk, Israel terus memperluas permukiman ilegal di […]

  • LBH Papua Pos Sorong Duga Kapolresta Lindungi Anggota dalam Kasus Penyiksaan Warga Sipil

    LBH Papua Pos Sorong Duga Kapolresta Lindungi Anggota dalam Kasus Penyiksaan Warga Sipil

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 225
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Pos Sorong menduga Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Sorong, Papua Barat Daya, melakukan pembiaran dan melindungi oknum anggota kepolisian yang diduga terlibat dalam kasus penyiksaan terhadap warga sipil bernama Ortizan F. Tarage. Dilansir dari Jubi.id, Dugaan tersebut disampaikan anggota LBH Papua Pos Sorong, Ambrosius Kelagilit, menyusul lambannya penanganan […]

  • Kader PMII Kota Gorontalo Tegaskan Komitmen Kawal Isu Daerah Hingga ke Tingkat Pusat 

    Kader PMII Kota Gorontalo Tegaskan Komitmen Kawal Isu Daerah Hingga ke Tingkat Pusat 

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 139
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Gorontalo kembali menunjukkan sikap kritisnya terhadap persoalan-persoalan serius yang menghantui daerah. Salah satu aktivisnya, Sandri atau yang lebih akrab disapa Kevin Lapendos, menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis depan dalam mengawal isu-isu strategis, mulai dari dugaan tindak pidana korupsi, pertambangan ilegal, hingga persoalan tata kelola sumber […]

  • Utang Langit

    Utang Langit

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu punya cara unik mengajarkan akuntansi kepada umat. Bedanya, ini bukan akuntansi laba-rugi perusahaan, melainkan laporan keuangan batin. Dalam bahasa sederhana: kita semua punya “Utang Langit”. Bedanya dengan utang bank, yang ini tidak ditagih debt collector, tapi oleh nurani. Di bulan suci, manusia mendadak rajin menghitung. Menghitung pahala, menghitung takjil, menghitung THR, bahkan menghitung […]

  • Ketua Badko HMI Sumut Mengaku Diteror Usai Bahas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    Ketua Badko HMI Sumut Mengaku Diteror Usai Bahas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 250
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sumatera Utara (Badko HMI Sumut), Yusril Mahendra Butar Butar, mengaku menerima teror dan intimidasi dari pihak tak dikenal. Teror tersebut terjadi usai dirinya menggelar forum diskusi terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andri Yunus. Dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/3/2026), Yusril mengungkapkan bahwa ancaman […]

  • Skor SPI Anjlok ke 70,26: Integritas Maros Dipertanyakan

    Skor SPI Anjlok ke 70,26: Integritas Maros Dipertanyakan

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Kabupaten Maros kembali menjadi sorotan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025. Dalam laporan tersebut, Maros hanya meraih skor 70,26, yang menempatkannya pada kategori merah atau berisiko tinggi dalam hal integritas. Maros pun berada dalam jajaran 13 daerah di Indonesia yang mendapat rapor merah tahun ini. Bupati […]

expand_less