Breaking News
light_mode
Trending Tags

GUSDURian Makassar dan Bawaslu Sulsel Gelar Bincang Demokrasi Bahas Tantangan Gen Z di Era Digital

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 133
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Makassar, nulondalo.com – Komunitas GUSDURian Makassar bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan serta organisasi kepemudaan (OKP) pegiat demokrasi menggelar Bincang Demokrasi #1 pada Jumat, 31 Januari 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Bawaslu Sulsel dan menjadi ruang diskusi awal dalam mengawal demokrasi di tengah tantangan era digital.

Bincang demokrasi perdana tersebut mengangkat tema “Transformasi Demokrasi Era Digital: Peran dan Tantangan Gen Z”, yang menyoroti perubahan wajah demokrasi akibat perkembangan teknologi serta posisi strategis generasi muda dalam menjaga nilai-nilai demokrasi.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Alamsyah, S.H. (Komisioner Bawaslu Sulsel), Megawati (Penggerak GUSDURian Makassar), dan Dr. Muh. Fachri Said, S.H., M.H. (Akademisi Fakultas Hukum UMI). Diskusi dipandu secara interaktif dan kritis dengan melibatkan peserta dari berbagai latar belakang.

Kegiatan ini dihadiri oleh penggerak inti dan penggerak muda Komunitas GUSDURian Makassar, perwakilan IPNU Sulsel, sahabat Lapar Sulsel, serta kader PMII Makassar.

Koordinator GUSDURian Makassar, Fathurrahman Marzuki, dalam sambutannya menegaskan pentingnya mengawal proses demokrasi yang dinilai semakin memprihatinkan dari waktu ke waktu.

“Gus Dur selama hidupnya adalah sosok yang sangat tegas dan konsisten melawan segala bentuk pelemahan demokrasi. Spirit itu yang harus terus kita hidupkan,” ujar Fathurrahman.

Ia menambahkan, meskipun demokrasi Indonesia belum sempurna, upaya koreksi dan pengawalan harus terus dilakukan agar demokrasi tetap berjalan sesuai nilai-nilai dasarnya.

“Kegiatan bincang demokrasi ini akan terus kami lakukan sebagai bentuk keseriusan kami menjaga demokrasi agar tetap berada dalam relnya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli, yang hadir sebagai keynote speaker, menekankan bahwa tantangan demokrasi di era digital bukan lagi soal jarak, melainkan literasi dan etika.

“Di era serba digital ini, kemampuan literasi dan etika menjadi kunci utama. Anak-anak muda, khususnya perempuan, harus terus mengasah intelektual agar mampu memegang kendali proses demokrasi di masa depan,” ujarnya.

Kedepan, Bincang Demokrasi ini direncanakan akan terus berlanjut melalui kolaborasi antara GUSDURian Makassar, Bawaslu Sulsel, serta berbagai lembaga dan OKP pegiat demokrasi lainnya sebagai bagian dari komitmen bersama menjaga demokrasi yang sehat dan berkeadilan.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerindra Gorontalo Klaim ‘Banjir’ Intelektual, Tarmizi Abbas: Siapakah Intelektual Itu?

    Gerindra Gorontalo Klaim ‘Banjir’ Intelektual, Tarmizi Abbas: Siapakah Intelektual Itu?

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Benarkah Gerindra lagi panen tokoh intelektual serupa ciutan Juru Bicara Gerindra Gorontalo, Wahidin Ishak, di beberapa kanal media online 9 Maret 2025, baru-baru ini? Apa model dan bentuk intelektual yang dimaksud Wahidin itu juga tidak dijelaskan. Yang pasti, Jubir itu bilang: “Biasa-biasa jo. Mungkin karena Ketua GERINDRA cukup pintar maka para intelektual banyak yang ke […]

  • Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 H, Pemerintah dan NU Diprediksi Mulai Puasa 19 Februari 2026

    Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 H, Pemerintah dan NU Diprediksi Mulai Puasa 19 Februari 2026

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 207
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Umat Islam di Indonesia diperkirakan akan kembali menghadapi kemungkinan perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi. Perbedaan tersebut dipicu oleh kondisi astronomis hilal yang belum memenuhi kriteria kesepakatan regional pada saat pemantauan. Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa berdasarkan […]

  • Wali Band Bakal Meriahkan HUT ke-298 Kota Gorontalo

    Wali Band Bakal Meriahkan HUT ke-298 Kota Gorontalo

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 163
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Kota Gorontalo menyiapkan perayaan meriah dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke-298 Kota Gorontalo. Selain berbagai lomba dan kegiatan masyarakat, pemkot juga berencana menghadirkan grup musik papan atas Tanah Air, Wali, untuk menghibur warga pada malam puncak perayaan. Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, saat memimpin rapat persiapan […]

  • Menghidupkan Kembali Gagasan Gus Dur: Tantangan bagi NU di Daerah

    Menghidupkan Kembali Gagasan Gus Dur: Tantangan bagi NU di Daerah

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Salah satu agenda penting Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di bawah kepemimpinan KH. Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum dan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam adalah menghidupkan kembali pemikiran KH. Abdurrahman Wahid, atau yang akrab dikenal sebagai Gus Dur. Pertanyaannya, seperti apa upaya menghidupkan gagasan tersebut, dan bagaimana implikasinya bagi NU di tingkat daerah? […]

  • Wali Kota Geram! Anak SMP Terseret Kasus Pelecehan, Pengawasan Diminta Diperketat

    Wali Kota Geram! Anak SMP Terseret Kasus Pelecehan, Pengawasan Diminta Diperketat

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wali Kota Kota Gorontalo, Adhan Dambea, kembali mengingatkan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan pengawasan penggunaan handphone di kalangan anak-anak. Peringatan ini disampaikan menyusul maraknya kasus pelecehan yang terjadi di Kota Gorontalo, yang bahkan diduga melibatkan pelaku dari kalangan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP). “Belum lama ini ada kasus pelecehan yang terduga pelakunya […]

  • Mahasiswa KKN Desa Boidu Edukasi Masyarakat tentang Teknologi Climate Smart Agriculture

    Mahasiswa KKN Desa Boidu Edukasi Masyarakat tentang Teknologi Climate Smart Agriculture

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Mahasiswa KKN Tematik Tahap II Desa Boidu melaksanakan program kerja yang memanfaatkan teknologi Climate Smart Agriculture. Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat Desa Boidu, khususnya Sanggar Tani pada hari Selasa (9/9/2025). Koordinator desa Nabil murtono menyampaikan bahwa Tujuan kegiatan ini di buat untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan teknologi untuk mengurangi […]

expand_less