Breaking News
light_mode
Trending Tags

Musrenbang kelurahan Baju Bodoa 2026–2027: Anggaran Rp200 Juta Dibagi Rata ke Tiga Lingkungan

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 186
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS — Pemerintah Kelurahan Baju Bodoa, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun Anggaran 2026–2027 pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Kantor Lurah Baju Bodoa.

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus merumuskan arah pembangunan kelurahan agar lebih tepat sasaran dan berorientasi pada kebutuhan riil warga.

Musrenbang tersebut dihadiri langsung oleh Lurah Baju Bodoa Hasdar, S.E, Camat Maros Baru A.Rudi, S.IP,. MM, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Baju Bodoa, Ketua LPMK, para Ketua RT dan RW se-Kelurahan Baju Bodoa, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin, serta tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Dalam sambutannya, Lurah Baju Bodoa Hasdar menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, tetapi ruang demokrasi warga untuk menentukan masa depan wilayahnya.

“Musrenbang ini adalah wadah kita bersama untuk menyatukan gagasan dan kebutuhan masyarakat. Kami ingin pembangunan di Baju Bodoa benar-benar lahir dari suara warga, bukan hanya dari atas meja perencanaan,” ujar Hasdar.

Ia juga menekankan pentingnya skala prioritas dalam mengusulkan program. Hasdar mengungkapkan bahwa untuk Tahun Anggaran 2026–2027, Kelurahan Baju Bodoa mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp200 juta yang akan dibagi rata ke tiga lingkungan di wilayah tersebut.

“Kita mungkin punya banyak keinginan, tapi hari ini kita harus memilih mana yang paling mendesak dan paling berdampak bagi masyarakat. Anggaran yang ada akan kita bagi secara merata di tiga lingkungan, sehingga pembangunan bisa lebih adil dan dirasakan semua warga,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Maros Baru dalam arahannya menyampaikan bahwa Musrenbang kelurahan adalah fondasi utama dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Perencanaan yang baik itu dimulai dari bawah. Kalau kelurahan solid dalam menyusun usulan, maka pembangunan di tingkat kecamatan dan kabupaten akan jauh lebih terarah dan tepat sasaran,” katanya.

Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat Baju Bodoa.

“Saya melihat semangat kolaborasi di sini sangat baik. Ini modal besar untuk mendorong percepatan pembangunan di Maros Baru, khususnya di Kelurahan Baju Bodoa,” tambahnya.

Dari unsur masyarakat, perwakilan Ketua RT menyampaikan bahwa warga berharap usulan yang disepakati tidak hanya menjadi catatan, tetapi benar-benar diperjuangkan hingga terealisasi.

“Kami di RT itu paling tahu kondisi lapangan. Jadi kami berharap hasil Musrenbang ini betul-betul diperjuangkan, terutama soal infrastruktur dan pelayanan dasar,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan perwakilan Ketua RW, yang menekankan pentingnya pemerataan pembangunan.

“Jangan sampai ada wilayah yang terus tertinggal. Musrenbang ini menjadi harapan kami agar pembangunan bisa dirasakan secara adil oleh semua warga,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, berbagai usulan strategis mengemuka, mulai dari pembangunan dan perbaikan infrastruktur lingkungan, peningkatan layanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, hingga pemberdayaan pemuda dan kegiatan sosial keagamaan.

Musrenbang ditutup dengan penetapan daftar usulan prioritas Kelurahan Baju Bodoa yang selanjutnya akan dibawa ke Musrenbang tingkat kecamatan sebagai bahan sinkronisasi pembangunan daerah.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawaslu Kota Gorontalo Perkuat Kapasitas Panwascam Hadapi Tahapan Verifikasi Faktual

    Bawaslu Kota Gorontalo Perkuat Kapasitas Panwascam Hadapi Tahapan Verifikasi Faktual

    • calendar_month Sabtu, 15 Jun 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Bawaslu Kota Gorontalo menggelar kegiatan peningkatan kapasitas bagi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se-Kota Gorontalo dalam rangka mempersiapkan pengawasan tahapan Verifikasi Faktual (Verfak) dukungan calon perseorangan pada Pemilihan Serentak 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Yulia pada Sabtu–Minggu, 15–16 Juni 2024. Anggota Bawaslu Kota Gorontalo, Herlina Antu, menjelaskan bahwa penguatan kapasitas ini bertujuan agar […]

  • Warga Paguyaman dan Paguyaman Pantai Juga Dapat Bantuan

    Warga Paguyaman dan Paguyaman Pantai Juga Dapat Bantuan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) juga telah dinikmati warga Kecamatan Paguyaman dan Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo. Penyaluran bantuan ini dilakukan oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah. Idah Syahidah menjelaskan kuota penerima BLP3G di tahun ini mengalami penyesuaian signifikan. Hal ini imbas dari efisiensi anggaran seluruh pemerintah daerah termasuk Provinsi Gorontalo. “Kalu tahun-tahun sebelumnya penerima bantuan […]

  • Tunis Tidak Pernah Usai

    Tunis Tidak Pernah Usai

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Di sebuah pagi yang bergerak perlahan di jantung Jakarta, Aula Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal tidak sekadar menjadi aula pertemuan. Ia berubah menjadi semacam ruang ingatan—tempat waktu tidak berjalan lurus, melainkan berputar, mempertemukan yang dulu pernah berangkat dengan yang baru saja pulang ke tanah air. Ahad, 12 April 2026, sekitar 80 orang berkumpul di aula […]

  • Titel Haji; Sejarah tentang Kemuliaan dan Perlawanan

    Titel Haji; Sejarah tentang Kemuliaan dan Perlawanan

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Di antara sekian ibadah yang dilakukan oleh umat Islam, hanya naik haji ke Baitullah yang mendapatkan titel. Gelarnya melekat seumur hidup. Segera setelah seseorang pulang dari berhaji di Tanah Suci, masyarakat pun menyematkan titel mulia itu di depan namanya—Haji Fulan atau Hajjah Fulanah. Gelar ini bukan sekadar sebutan, tetapi simbol dari suatu perjalanan agung, kedalaman […]

  • Wacana Pilkada Lewat DPRD Dinilai Bertentangan dengan Putusan MK

    Wacana Pilkada Lewat DPRD Dinilai Bertentangan dengan Putusan MK

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 286
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Wacana sejumlah partai politik besar untuk mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD dinilai bertentangan dengan konstitusi dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Putusan MK Nomor 110/PUU-XXII/2025 secara tegas menempatkan pilkada sebagai bagian dari rezim pemilu yang harus dilaksanakan secara langsung oleh rakyat. Pengajar Politik IAIN Sultan Amai Gorontalo, Eka Putra B. Santoso, […]

  • Wajar Tapi Palsu

    Wajar Tapi Palsu

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 514
    • 0Komentar

    Gus Dur pernah bilang, “Yang lebih lucu dari politik adalah orang yang menganggap politik itu serius.” Dalam konteks audit negara, barangkali yang lebih lucu dari korupsi adalah keyakinan bahwa WTP berarti pemerintah sudah beres. WTP itu sebenarnya sederhana: laporan keuangan tidak melanggar SAP. Titik. Tapi di negeri ini, WTP diperlakukan seperti air zam-zam—disiramkan ke mana-mana […]

expand_less